Kasus Suap Benur, Bupati Kaur Bengkulu Mangkir dari Panggilan KPK Logo KPK. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Bupati Kaur, Bengkulu, Gusril Pausi mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (11/1). Sedianya Gusril diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait perizinan ekspor benih lobster atau benur.

"Gusril Pausi, tidak hadir tanpa ada konfirmasi dan akan diagendakan untuk pemanggilan kembali," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (12/1).

Baca Juga

Kasus Suap Benur, KPK Dalami Pengumpulan Uang untuk Edhy Prabowo

Gusril sedianya diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Suharjito, pemilik PT Dua Putra Perkasa. Suharjito merupakan tersangka pemberi suap kepada bekas menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Ali menyatakan, pemanggilan seseorang sebagai saksi tentu karena adanya kebutuhan penyidikan untuk menjadi lebih terangnya dugaan rangkaian perbuatan para tersangka. KPK mengimbau pihak-pihak yang dipanggil dapat kooperatif.

"Untuk itu KPK mengimbau kepada pihak-pihak yang dipanggil KPK agar bersikap kooperatif memenuhi kewajiban hukum tersebut," tegasnya.

Bupati Kaur, Bengkulu, Gusril Pausi
Bupati Kaur, Bengkulu, Gusril Pausi

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, tiga staf khusus Edhy, Andreau Pribadi Misanta, Safri serta Amril Mukminin; Siswadi selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku Staf istri Menteri KP; dan Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar dan USD 100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosyati Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton serta baju Old Navy. (Pon)

Baca Juga

Periksa Eksportir Benur, KPK Dalami Pertemuan Bahas Fee Edhy Prabowo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Soal UU Cipta Kerja, Menkopolhukam Sebut Lebih Banyak Beredar Kabar Tidak Benar
Indonesia
Soal UU Cipta Kerja, Menkopolhukam Sebut Lebih Banyak Beredar Kabar Tidak Benar

Aksi demonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja berujung bentrok dan kerusuhan di sejumlah daerah di Indonesia.

Edhy Prabowo Klaim Villa yang Disita KPK Bukan Miliknya
Indonesia
Edhy Prabowo Klaim Villa yang Disita KPK Bukan Miliknya

Bangunan beserta tanah itu diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster

Doni Tegaskan Virus COVID-19 Masih Sangat Berbahaya
Indonesia
Doni Tegaskan Virus COVID-19 Masih Sangat Berbahaya

"Sampai hari ini obat COVID belum, ada vaksin pun baru bisa efektif beberapa bulan ke depan. Sehingga ada banyak kejadian yang mungkin terjadi menjelang vaksin diberikan," kata Doni.

 MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Ma'ruf Amin: APBN Semakin Membengkak
Indonesia
MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Ma'ruf Amin: APBN Semakin Membengkak

"Jika memang diberlakukan nanti, pembatalan (iuran BPJS) oleh MA tentu berdampak terhadap APBN menjadi membengkak" tandas Wapres.

Perantara Suap Djoko Tjandra, Tommy Sumardi Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Indonesia
Perantara Suap Djoko Tjandra, Tommy Sumardi Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Tommy Sumardi juga dituntut untuk membayar denda

Lelang Jabatan Sekjen DPD Dinilai Langgar UU
Indonesia
Lelang Jabatan Sekjen DPD Dinilai Langgar UU

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tengah melakukan lelang jabatan Sekretaris Jenderal DPD RI. Namun, proses tersebut dinilai melanggar perundang-undangan yang berlaku.

Pengemudi Ojol Khawatir Pembatasan Kegiatan Kerja dan Pendidikan Kurangi Pemasukan
Indonesia
Pengemudi Ojol Khawatir Pembatasan Kegiatan Kerja dan Pendidikan Kurangi Pemasukan

Ginanjar, pengemudi ojek online yang biasa mengais rezeki di jalanan Jakarta mengaku penghasilannya menurun belakangan ini.

KAI Daop 4 Operasionalkan Kembali KA Sembrani Mulai 10 Juli
Indonesia
KAI Daop 4 Operasionalkan Kembali KA Sembrani Mulai 10 Juli

KA Sembrani akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang pada pukul 21.45 WIB menuju Jakarta dan pukul 01.21 WIB untuk tujuan Surabaya.

Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Makin Tinggi, Polisi Tambah Kamera e-Tilang
Indonesia
Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Makin Tinggi, Polisi Tambah Kamera e-Tilang

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

[HOAKS atau FAKTA]: Swab Test COVID-19 Sebabkan Kerusakan Jaringan Otak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Swab Test COVID-19 Sebabkan Kerusakan Jaringan Otak

Tes COVID juga bisa menyebabkan pendarahan hingga kematian, dan pernah terjadi di Kanada.