Kasus Suami Bunuh Istri Tak Hanya dr Helmi. Apa Sih Isi Kepala Mereka? Senjata. (Foto: Pixabay)

CANTIK, pintar, sukses. Begitulah sosok dr Letty Sultri. Sayang, kesempurnaannya itu seolah direnggut paksa suaminya sendiri. Enam timah panas yang ditembakkan dr Helmi membuatnya harus meregang nyawa.

Dokter Letty tewas di tangan suaminya sendiri. Kasus suami membunuh istri ini tak hanya ada di Indonesia. Di negara lain pun tidak sedikit suami yang tega membunuh istrinya.

Fenomena ini mengundang pertanyaan sejumlah peneliti. Apa sebenarnya yang ada di pikiran kaum pria kala membunuh perempuan? Profesor Russell Dobash dalam bukunya yang berjudul 'When Men Murder Woman' mengungkap alasan utamanya. Alasan ini ditemukan saat ia melakukan survei kepada sejumlah pria yang telah membunuh wanita.

Cemburu. Ternyata itu lah jawabannya. Sebanyak 65% pria melakukan kekerasan pada pasangannya, baik yang masih bersama maupun yang telah meninggalkan mereka. Yang sesungguhnya terjadi adalah pria-pria itu menginginkan pasangannya kembali ke pangkuannya. Akhirnya, berbagai cara mereka lakukan untuk membujuk sang wanita agar mau kembali.

Sampai di satu titik, mereka sadar bahwa pasangannya tidak mungkin kembali. Pada titik ini lah mereka memutuskan menghabisi nyawa pasangan.

Gelap mata bisa terjadi pada pria yang memiliki banyak problem di masa kecil atau setelah ia dewasa. Kebanyakan mengonsumsi alkohol dan tidak memiliki pekerjaan merupakan dua problem terbesar yang dimiliki kaum pria yang akhirnya tega membunuh pasangannya.

Duh, makanya kurang-kurangi deh minum alkohol dan pikir panjang sebelum berhenti kerja. Jobless alias 'nganggur' itu lebih stres daripada bekerja lo.... (*)

Depresi juga bisa membuat gelap mata. Supaya gak depresi, praktikkan tips ini: Cegah Depresi dengan Aktivitas Menyenangkan.



Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH