Kasus Red Notice, Irjen Napoleon Bonaparte Divonis 4 Tahun Penjara Mantan Kadiv Hunter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (10/3). (ANTARA/Desca

MerahPutih.com - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, menjatuhkan vonis 4 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan penjara terhadap mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte.

Napoleon dinyatakan terbukti bersalah menerima suap dari terpidana perkara korupsi cessie Bank Bali, Djoko Tjandra. Suap tersebut untuk membantu proses penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar pencarian orang (DPO) di Direktorat Imigrasi.

Baca Juga

Skandal Djoko Tjandra, Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo Jalani Sidang Vonis

"Mengadili, menyatakan terdakwa Brigjen Prasetijo Utomo terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama" kata Hakim Ketua Muhammad Damis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/3).

Hakim menyebut keterangan sejumlah saksi berikut barang bukti, telah menunjukkan adanya pemberian uang dari Djoko Tjandra melalui Tommy Sumardi kepada Napoleon. Hakim menyimpulkan Napoleon menerima USD 370 ribu dan SGD 200 ribu.

Hakim juga memiliki pandangan yang memberatkan serta meringankan dalam menjatuhkan vonis terhadap Napoleon.

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (10/3/2021). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (10/3/2021). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Hal yang memberatkan, Napoleon tidak mendukung program pemerintah untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi.

Perbuatan Napoleon sebagai anggota Polri dapat menurunkan citra, wibawa, dan nama baik kepolisian. "Terdakwa lempar batu sembunyi tangan. Sama sekali tidak menyesali perbuatan," kata Hakim.

Untuk yang meringankan, Napoleon dianggap berlaku sopan selama persidangan, belum pernah dijatuhi pidana sebelumnya, mengabdi anggota Polri lebih dari 30 tahun, dan punya tanggung jawab keluarga.

Napoleon terbukti bersalah melanggar Pasal 5 ayat 2 junto Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Terhadap putusan tersebut Napoleon menyatakan menolak, sementara JPU Kejaksaan Agung menyatakan pikir-pikir selama 7 hari. (Pon)

Baca Juga

Respons Yasonna Dituding Irjen Napoleon Hapus Red Notice Djoko Tjandra

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dapat Suntikan Modal, Perumnas Fokus Selesaikan 46 Proyek Perumahan
KPR
Dapat Suntikan Modal, Perumnas Fokus Selesaikan 46 Proyek Perumahan

Nama Samesta terinspirasi dari konsep alam semesta yang mempunyai makna penyatuan, keseimbangan dan interkonektivitas.

Dinas Pertanian Klaten Kucurkan Rp800 Juta Untuk Pakan 2.000 Sapi Pengungsi Merapi
Indonesia
Dinas Pertanian Klaten Kucurkan Rp800 Juta Untuk Pakan 2.000 Sapi Pengungsi Merapi

Pembelian hewan ternak tersebut dilakukan supaya warga lereng Gunung Merapi tidak terus-terusan mencari pakan hewan ternak di lokasi zona berbahaya erupsi merapi.

Yogyakarta Tiadakan Acara Outdoor Pergantian Tahun Baru
Indonesia
Yogyakarta Tiadakan Acara Outdoor Pergantian Tahun Baru

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meniadakan event besar outdoor untuk memperingati malam pergantian tahun.

Ketua Relawan Jokowi Resmi Dipenjara karena Kasus Dugaan SARA
Indonesia
Ketua Relawan Jokowi Resmi Dipenjara karena Kasus Dugaan SARA

Bareskrim Polri resmi menahan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin) Ambroncius Nababan.

Ratusan Pekerja Tuntut Hiburan Malam di Bandung Kembali Beroperasi
Indonesia
Ratusan Pekerja Tuntut Hiburan Malam di Bandung Kembali Beroperasi

Banyak pekerja yang terdampak mata pencahariannya akibat ditutupnya sektor hiburan malam.

Oknum Polisi Ditangkap Setelah Terlibat Perampokan Emas di Banyuwangi
Indonesia
Oknum Polisi Ditangkap Setelah Terlibat Perampokan Emas di Banyuwangi

Sebanyak empat orang yang diduga melakukan perampokan toko emas di Banyuwangi dicokok polisi.

PT KCI Tambah Jumlah Perjalanan KRL di 2021
Indonesia
PT KCI Tambah Jumlah Perjalanan KRL di 2021

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menambah jumlah perjalanan KRL Jabodetabek di tahun 2021.

Ambil Alih Dua Kasus Rizieq Shihab, Bareskrim Klaim Permudah Pengusutan
Indonesia
Ambil Alih Dua Kasus Rizieq Shihab, Bareskrim Klaim Permudah Pengusutan

Bareskrim Polri menarik tiga kasus pelanggaran protokol kesehatan yang ditangani sejumlah kepolisian daerah.

Polisi Soroti Pemakaian Masker Pedagang Pasar yang Kerap Salahi Aturan
Indonesia
Polisi Soroti Pemakaian Masker Pedagang Pasar yang Kerap Salahi Aturan

Perilaku sebagian pedagang pasar tradisional yang kerap menyalahi aturan pemakaian masker yang benar mendapatkan sorotan dari Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan.

Warga Jabar Tak Pakai Masker Siap-siap Didenda Rp100-150 Ribu
Indonesia
Warga Jabar Tak Pakai Masker Siap-siap Didenda Rp100-150 Ribu

Warga Jawa Barat yang beraktivitas di ruang publik diwajibkan memakai masker.