Kasus Positif Virus Corona di Kota Bandung Kembali Meningkat Angka kasus COVID-19 di Kota Bandung meningkat. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

MerahPutih.com - Jumlah kasus positif kumulatif maupun kasus positif aktif COVID-19 di Kota Bandung kembali meningkat pada Agustus 2020 seiring diberlakukannya masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Koordinator Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisa Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, peningkatan itu disebabkan oleh upaya pelacakan yang semakin masif.

Baca Juga:

Relawan Vaksin COVID-19 Harus Berdomisili Bandung, Tak Boleh Keluar Wilayah Penelitian

"Yang sudah terlacak dan dinyatakan positif sudah dilakukan isolasi, dan juga perlu dukungan masyarakat untuk pengawasan isolasi," kata Ahyani saat dihubungi di Bandung, Senin (24/8), dikutip Antara.

Ia menyampaikan pada 14 Juli 2020 terdapat 50 orang yang dinyatakan positif aktif COVID-19, berkurang sembilan kasus aktif dibandingkan hari sebelumnya. Kemudian pada 18 Agustus 2020, jumlah kasus positif aktif COVID-19 bertambah 66 kasus.

Tim Riset Unpad mulai melakukan uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac gelombang kedua. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Ilustrasi, tim riset Unpad mulai melakukan uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac gelombang kedua, di Kota Bandung, Jabar. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Ahyani menyampaikan lagi bahwa pada 23 Agustus 2020, ada 71 kasus baru positif aktif COVID-19 dan kasus kematian bertambah tiga menjadi 48 kasus.

Ia menyebut perkantoran menjadi penyumbang penambahan kasus positif COVID-19 tersebut. Perkantoran juga menjadi sasaran Pemerintah Kota Bandung untuk melakukan pemeriksaan COVID-19 secara masif.

"Sudah ada dalam Perwali terbaru, akan ada pemeriksaan ke seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah)," kata dia.

Baca Juga:

Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi

Ia mengimbau seluruh masyarakat maupun ASN yang bekerja di perkantoran agar semakin berdisiplin dalam masa adaptasi kebiasaan baru sehingga meskipun pelacakan semakin masif, angka positif bisa tidak terus bertambah.

"Disiplin dan pengawasan perlu ditingkatkan, pelacakan juga diteruskan," katanya. (*)

Baca Juga:

Ratusan Pekerja Tuntut Hiburan Malam di Bandung Kembali Beroperasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Minta Bank DKI Pulihkan Ekonomi Jakarta
Indonesia
Wagub DKI Minta Bank DKI Pulihkan Ekonomi Jakarta

Bank DKI terus mendukung semua program-program milik Pemda DKI

Budi Karya Sempat Sesak Nafas Sebelum Positif Terinfeksi Virus Corona
Indonesia
Budi Karya Sempat Sesak Nafas Sebelum Positif Terinfeksi Virus Corona

Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Brigjen Albertus Budi Sulistya mengatakan Budi juga dipasangi sejumlah alat medis.

[HOAKS atau FAKTA]: Kader PDIP Dewi Tanjung Meninggal Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kader PDIP Dewi Tanjung Meninggal Dunia

Viral kabar duka di media sosial Facebook bahwa kader PDI Perjuangan Dewi Tanjung meninggal dunia.

Alasan Polri Tak Hadiri Sidang Perdana Praperadilan Anita kolopaking
Indonesia
Alasan Polri Tak Hadiri Sidang Perdana Praperadilan Anita kolopaking

Polri akan menghadiri sidang apabila persoalan administrasi tersebut sudah diselesaikan

 Mundur dari Pertarungan Pilwakot Solo, Purnomo Diprotes Pendukungnya Sendiri
Indonesia
Mundur dari Pertarungan Pilwakot Solo, Purnomo Diprotes Pendukungnya Sendiri

"Ya ada yang langsung datang sendiri protes pada saya. Ada juga yang melalui telepon dan pesan Whatsapp. Sampai dikira saya punya maksud lain," kata dia.

Dua EWS Rusak, Tsunami di Pantai Selatan Sulit Dideteksi
Indonesia
Dua EWS Rusak, Tsunami di Pantai Selatan Sulit Dideteksi

Terlebih dengan munculnya hasil riset ITB yang menyebutkan potensi gelombang setinggi 20 meter akan melanda laut selatan Jawa

Geger Gugatan Warisan Anak dari Pendiri Sinar Mas
Indonesia
Geger Gugatan Warisan Anak dari Pendiri Sinar Mas

"Jadi pada dasarnya Sinar Mas tidak ada sangkut pautnya dalam persoalan keluarga Bapak Eka TjiptaWidjaja dalam kasus gugatan ini," ujar Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto..

Update COVID-19 DKI 9 April: Total Sembuh 82 Orang, Positif Tambah 189 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 DKI 9 April: Total Sembuh 82 Orang, Positif Tambah 189 Kasus

Berdasarkan data resmi Pemprov DKI per Kamis (9/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Terpilih Sebagai Ketua MA, Syarifuddin Punya Harta Rp3,6 Miliar
Indonesia
Terpilih Sebagai Ketua MA, Syarifuddin Punya Harta Rp3,6 Miliar

Syarifuddin memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Yogyakarta, Ogan Komering Ulu, Banyumas, dan di Jakarta Selatan