Kasus Positif Naik Empat Kali Lipat, PKS Minta Anies Hati-hati Keluarkan Kebijakan Tenaga kesehatan tengah melayani pembuatan surat bebas COVID-19. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Achmad Yani meminta kepada Gubernur Anies untuk menimbang secara matang dan hati-hati dalam mengambil kebijakan.

Pendapat dia, baru empat hari penerapan PSBB masa transisi, pasien corona mengalami lonjakan yang signifikan. Naik empat kali lipat per hari.

Baca Juga:

Rencana Anies Ganjil Genap Motor Rawan Picu 'Klaster Angkutan Massal'

"Ini baru empat hari, tapi lonjakan pasien sudah sangat tinggi, dari 61 orang menjadi 239 orang per hari dalam waktu singkat. Ini ekstrem sekali dan harus menjadi perhatian dalam membuat kebijakan," kata Yani di Jakarta, Rabu (10/6).

Penyemprotan disinfektan oleh petugas Damkar DKI untuk mencegah COVID-19 di Blok III Pasar Senin, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Penyemprotan disinfektan oleh petugas Damkar DKI untuk mencegah COVID-19 di Blok III Pasar Senin, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Yani juga menyoroti lonjakan volume kendaraan masa transisi PSBB. Menurutnya, lonjakan pengguna lalu lintas juga terjadi di DKI, jika dibandingkan masa PSBB. Di PSBB masa transisi, ada penambahan rata-rata jumlah kendaraan hampir mencapai 50 ribu unit per hari.

"Lalu lintas kendaraan juga mulai meningkat lebih banyak dibandingkan masa PSBB sebelumnya, dari 190 ribuan meningkat jadi 240 ribuan per hari,” ujar Yani.

Baca Juga:

Begini Cara DKI Tumbuhkan Kembali Ekonomi di Tengah Pandemi

Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta itu mengungkapkan, tingginya penambahan jumlah pasien positif COVID-19 tidak lepas dari rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kita mau ekonomi jalan lagi, tapi kita juga tidak bisa mengabaikan bahwa wabah COVID-19 ini masih ada dan masih terus menyebar. Pemprov DKI juga saya nilai masih kurang tegas dalam melakukan penertiban terkait protokol kesehatan,” tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Upaya New Normal Dinilai Tak Sesuai Realita di Lapangan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Berencana Hapus LRT Velodrome-Manggarai, PSI Minta Menhub Turun Tangan
Indonesia
Anies Berencana Hapus LRT Velodrome-Manggarai, PSI Minta Menhub Turun Tangan

Sebab, tersirat kabar jika Gubernur Anies menghapus LRT rute Velodrome-Manggarai.

Ngaku Pewaris Tahta, Pria Ini Segel Keraton Kasepuhan Cirebon
Indonesia
Ngaku Pewaris Tahta, Pria Ini Segel Keraton Kasepuhan Cirebon

Dalam video tersebut tertulis "pewaris TAHTA Asli Melakukan Sidak keraton Kasepuhan Kota Cirebon"

Sejumlah Anak Jadi "Martir" saat Demo Ricuh PA 212 Cs
Indonesia
Sejumlah Anak Jadi "Martir" saat Demo Ricuh PA 212 Cs

Komisi Perlindungan Anal Indonesia (KPAI) menemukan adanya anak di bawah umur yang ikut aksi menentang UU Cipta Kerja yang digagas oleh PA 212 cs.

Mabes Polri Klaim Sudah Tahap Akhir Penetapan Tersangka Kebakaran Kejagung
Indonesia
Mabes Polri Klaim Sudah Tahap Akhir Penetapan Tersangka Kebakaran Kejagung

Karopenmas Polri Awi Setiyono menyampaikan perkembangan kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung).

Penyuap Edhy Prabowo Jalani Sidang Tuntutan
Indonesia
Penyuap Edhy Prabowo Jalani Sidang Tuntutan

Suharjito, penyuap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akan menghadapi tuntutan jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pekan Ini Anies Terima Suntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Pekan Ini Anies Terima Suntik Vaksin COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku, dalam waktu dekat ini dirinya bakal menerima suntik vaksinasi COVID-19.

Pemerintah Kembali Serap Surat Utang Rp22 Triliun
Indonesia
Pemerintah Kembali Serap Surat Utang Rp22 Triliun

Sebelumnya, dalam lelang tujuh seri SUN pada Selasa (14/7), pemerintah menyerap dana sebesar Rp22 triliun dari penawaran masuk mencapai Rp61,16 triliun.

Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik
Indonesia
Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik

Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Keselamatan Jaya di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mengedukasi larangan mudik Lebaran 2021.

Citilink Tetap Terbang di Periode 6 Sampai 17 Mei 2021
Indonesia
Citilink Tetap Terbang di Periode 6 Sampai 17 Mei 2021

Penerbangan tersebut diperuntukan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria dalam melakukan perjalanan sesuai dengan ketentuan pada Surat Edaran Gugus Tugas COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Pelabelan KKB Jadi Kelompok Teror Dinilai Perparah Konflik di Papua
Indonesia
Pelabelan KKB Jadi Kelompok Teror Dinilai Perparah Konflik di Papua

kebijakan pemerintah yang memberikan label teroris kepada KKB justru semakin mempertegas pendekatan keamanan