Kasus Positif Corona di Jerman Hampir Sentuh Angka 100.000 Buruh pabrik tekstil Zender Germany GmbH, yang biasanya pemasok otomotif, membuat masker. Friso Gentsch/Pool via REUTERS/wsj/djo

MerahPutih.com - Jerman mengonfirmasi peningkatan infeksi virus corona hingga 3.834 dalam 24 jam terakhir, menjadi 99.225 kasus pada Selasa (7/4).

Kenaikan itu mengakhiri penurunan selama empat hari berturut-turut. Demikian data Robert Koch Institute untuk penyakit menular, dikutip Antara.

Baca Juga:

Trump Suarakan Harapan di Tengah Masa Sulit COVID-19

Sementara itu, jumlah kematian juga mengalami kenaikan sebanyak 173 menjadi 1.607.

Jumlah kasus baru pada Selasa lebih tinggi dibanding 3.677 kasus yang dilaporkan pada Senin. Sedangkan jumlah kematian naik hingga 92 pada Senin.

Suasana jalan hampir kosong di Kaiserdamm, saat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) terus berlanjut, di Berlin, Jerman, Minggu (29/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Annegret Hilse/foc/cfo
Suasana jalan hampir kosong di Kaiserdamm, saat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) terus berlanjut, di Berlin, Jerman, Minggu (29/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Annegret Hilse/foc/cfo

Meskipun terjadi peningkatan kasus infeksi dan kematian akibat corona di Jerman, otoritas di negara yang melahirkan novelis Gunter Grass itu berencana mengakhiri karantina wilayah pada 19 April mendatang.

Saat ini, Kementerian Dalam Negeri sedang menyusun rencana aksi yang akan diterapkan untuk membatasi penularan virus corona setelah karantina wilayah dicabut.

Baca Juga:

Kasus Virus Corona Tanpa Gejala Meningkat di Tiongkok

Di antara rencana aksi yang sedang disusun itu adalah penggunaan masker bagi siapa pun yang sedang berada di tempat umum, pembatasan pertemuan pubik dan mekanisme pelacakan individu yang dianggap berpotensi menularkan atau tertular corona.

Otoritas di Jerman juga berencana membuka kembali sekolah untuk melakukan proses pembelajaran secara normal. Tanda-tanda kembalinya aktivitas publik yang normal juga mulai terlihat pada komunitas klub sepak bola yang sudah kembali melakukan latihan meskipun corona masih mengancam di mana-mana. (*)

Baca Juga:

WHO Sebut Rentannya Timur Tengah dari Serangan Wabah Corona

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Hapus Denda Progresif Pelanggar Prokes
Indonesia
Pemprov DKI Hapus Denda Progresif Pelanggar Prokes

Pelanggar prokes akan didenda Rp250 ribu

Kemerdekaan Pers Harus Semakin Berkualitas
Indonesia
Kemerdekaan Pers Harus Semakin Berkualitas

Data Aliansi Jurnalis Independen (AJI), setidaknya ada 84 kasus kekerasan terhadap jurnalis dari 1 Januari - 25 Desember 2020.

Respon Wakil Ketua MPR Terkait Mundurnya Dua Stafsus Milenial Jokowi
Indonesia
Respon Wakil Ketua MPR Terkait Mundurnya Dua Stafsus Milenial Jokowi

Dia mengatakan, pada dasarnya setiap pejabat pemerintahan wajib menaati UU No 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan

  Merasa Dizalimi, Eks Dirkeu Angkasa Pura II Tuntut Keadilan
Indonesia
Merasa Dizalimi, Eks Dirkeu Angkasa Pura II Tuntut Keadilan

"Urusan saya dengan Pak Darman (eks Dirut PT.INTI) ini adalah sebenarnya utang piutang, tidak ada satu pun saksi yang disampaikan JPU ini adalah suap menyuap. Jadi saya aneh juga kalau disangkakan sebagai suap," kata Andra

 Polisi Ungkap Pelaku Penyebaran Hoaks Corona Makin Banyak
Indonesia
Polisi Ungkap Pelaku Penyebaran Hoaks Corona Makin Banyak

"Sampai hari ini jumlahnya ada 70 kasus," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Kombes Asep Adi Saputra

 Mabes Polri Bantah Promosi Boy Rafli Sebagai Kepala BNPT Salahi Aturan
Indonesia
Mabes Polri Bantah Promosi Boy Rafli Sebagai Kepala BNPT Salahi Aturan

“Kapolri hanya mengusulkan tapi pengangkatannya merupakan kewenangan Presiden,” ujar Argo

Doni Monardo Ingatkan Artis tidak Asal Klaim Obat COVID-19
Indonesia
Doni Monardo Ingatkan Artis tidak Asal Klaim Obat COVID-19

Menurut Doni, tidak boleh ada yang mengklaim ini obat tradisional jadi obat virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

96.496 Siswa Lulus SNMPTN 2020
Indonesia
96.496 Siswa Lulus SNMPTN 2020

Jalur SNMPTN 2020 menyediakan 101.772 kursi bagi mahasiswa baru

Kasus COVID-19 Jatim dan Sulsel Lampaui Jakarta
Indonesia
Kasus COVID-19 Jatim dan Sulsel Lampaui Jakarta

Jawa Timur juga provinsi yang mengabarkan pasien sembuh yang cukup tinggi.

 Sekda DKI Beberkan Revitalisasi Monas Agar Terlihat Seperti Kawasan Menara Eiffel
Indonesia
Sekda DKI Beberkan Revitalisasi Monas Agar Terlihat Seperti Kawasan Menara Eiffel

Jadi kalau datang ke Medan Merdeka Selatan berujar 'Mana sih Monas? Eh itu, kayak Menara Eiffel' gitu," ujar Saefullah