Kasus Positif Corona di Indonesia Tembus 17 Ribu Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto di Jakarta, Sabtu (16/5/2020). (BNPB)

MerahPutih.com - Pemerintah mengumumkan penambahan pada jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona atau COVIDd-19 pada Sabtu (16/5). Jumlah pasien positif mencapai 17.025 pasien.

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 529 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto di BNPB, Jakarta, Sabtu (16/5).

Baca Juga:

Anies Sebut Warga Harus Waspada Penyebaran Corona Gelombang Kedua

Yuri mengungkapkan, jumlah penambahan 108 pasien menjadi 3.911 yang sembuh.

"COVID-19 bisa sembuh dan ini memotivasi kita untuk hidup sehat. Kondisinya bagus dan tak dikhawatirkan menular. Mereka sembuh dan punya kekebalan imunitas yang baik," jelas Yurianto.

Angka meninggal dunia bertambah 13 orang menjadi 1.089 pasien yang meninggal.

"Kasus kematian ini adalah dari penderita konfirmasi positif COVID-19. Optimisme kita perlukan ," ucapnya.

Lalu, orang dalam pemantauan menjadi 269. 449 dan pasien dalam pengawasan mencapai 35.069 orang.

Yuri mengingatkan masyarakat untuk menghindari tempat berkumpul karena memiliki risiko penularan COVID-19. Sebab banyak penularan orang tanpa gejala dan menularkan kepada orang lain.

"Tinggal di rumah adalah jawaban satu satunya yang benar. Tak melakukan perjalanan ke mana pun baik itu ke rumah saudara atau ke kampung," jelas Yurianto.

Seorang petugas medis bersiap menggunakan alat pelindung diri untuk memeriksa pasien yang baru masuk ruang isolasi instalasi paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai di Dumai, Riau, Sabtu (7/3/2020). Seorang pasien perempuan berumur 68 tahun warga Dumai yang baru pulang dari ibadah umrah dan melakukan transit di Malaysia pada 4 Maret 2020 mengalami keluhan sesak nafas, demam disertai batuk berdahak, dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Dumai serta dalam pengawasan otoritas kesehatan setempat terkait epidemi Covid-19. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/ama.
Seorang petugas medis bersiap menggunakan alat pelindung diri untuk memeriksa pasien yang baru masuk ruang isolasi instalasi paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai di Dumai, Riau, Sabtu (7/3/2020). Seorang pasien perempuan berumur 68 tahun warga Dumai yang baru pulang dari ibadah umrah dan melakukan transit di Malaysia pada 4 Maret 2020 mengalami keluhan sesak nafas, demam disertai batuk berdahak, dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Dumai serta dalam pengawasan otoritas kesehatan setempat terkait epidemi Covid-19. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/ama.

"Kemudian rajin cuci tangan dengan sabun, sudah terbukti ilmiah penggunaan sabun akan hancurkan virus itu," ujarnya.

Masyarakat harus mencegah adanya kerumunan dan penumpukan orang. Selain itu, masyarakat juga diminta tak menyentuh terlalu lama orang yang rentan seperti orang tua dan sakit karena penularan bisa lebih cepat.

Baca Juga:

Pengamat Soroti Pandemi Corona Jadi Panggung Politik

"Karena lenularan tidak langsung melalui kontak tangan ini sangat besar pengaruhnyam lakukan sering-sering cuci tangan dan hindari terlalu banyak memegang tubuh," jelas Yurianto.

Menurut dia, jangan sampai ada orang yang tertular.

"Karena beban rumah sakit makin berat. Mencegah jangan sampai sakit dan ada orang lain yang sakit," ungkap Yurianto.

Ia mengingatkan soal adanya ancaman demam berdarah yang bisa terjadi kapan pun.

"Bersihkan rumah, bersihkan sarang nyamuk. Lindungi yang sakit, sehat dan lindungi masayarakat kita. Kita bisa," jelas Yurianto. (Knu)

Baca Juga:

Pemerintah Bantah bakal Hilangkan Pembatasan dalam PSBB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Daop 8 Operasionalkan 23 Kereta Api Hadapi Libur Tahun Baru Islam
Indonesia
Daop 8 Operasionalkan 23 Kereta Api Hadapi Libur Tahun Baru Islam

PT KAI Daop 8 Surabaya melayani 165.512 penumpang terdiri dari 29.519 penumpang KA jarak Menengah/Jauh dan 135.993 penumpang KA Lokal.

Masuk Bali Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19
Indonesia
Masuk Bali Wajib Bawa Surat Negatif COVID-19

Upaya ini agar tak muncul lagi klaster baru dalam penyebaran COVID-19.

ASN Perlu Sistem Karier Baru Biar Tidak Terkena Imbas Pilkada
Indonesia
ASN Perlu Sistem Karier Baru Biar Tidak Terkena Imbas Pilkada

Sistem politik yang ada menyebabkan ASN bisa tidak netral atau dipaksa oleh sistem untuk tidak netral

Simalakama COVID-19 Jadi Ujian Berat Presiden Jokowi
Indonesia
Simalakama COVID-19 Jadi Ujian Berat Presiden Jokowi

"Kebijakan yang akhirnya mulai diberlakukan pada awal April 2020 yakni PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) belum mampu menertibkan masyarakat lantaran belum diterapkan sanksi tegas," kata Kreshna.

Sri Sultan Tetapkan UMP DI Yogyakarta Rp1.765.000
Indonesia
Sri Sultan Tetapkan UMP DI Yogyakarta Rp1.765.000

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X resmi menetapkan UMP Yogyakarta 2021 sebesar Rp1.765.000

Polresta Surakarta Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni
Indonesia
Polresta Surakarta Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni

Kedua pelaku yang diamankan berinisial BD dan HD ditahan di Mapolresta Surakarta.

Cegah Wabah Corona, Ketum IDI Ingatkan Kebiasaan Tangan Asal Pegang-Pegang
Indonesia
Cegah Wabah Corona, Ketum IDI Ingatkan Kebiasaan Tangan Asal Pegang-Pegang

Virus corona bisa menular antarmanusia lewat batuk hingga bersin, serta menyentuh makanan yang terkena virus

DPR Bentuk Panja Jiwasraya untuk Kawal Hak Nasabah yang Dirampas
Indonesia
DPR Bentuk Panja Jiwasraya untuk Kawal Hak Nasabah yang Dirampas

Panja yang sudah dibentuk harus segera tancap gas menyelesaikan persoalan skandal Jiwasraya yang ditaksir merugikan negara Rp13,7 triliun itu.

Pemerintah Bakal Tindak Tegas Buzzer yang Serang Bintang Emon
Indonesia
Pemerintah Bakal Tindak Tegas Buzzer yang Serang Bintang Emon

“Kalau mereka dalam aktivitasnya ternyata ada unsur pidana Ya silakan diproses,” papar Donny

 Pemkot Solo Tidak Akan Potong Gaji ASN untuk Bantu Penanganan COVID-19
Indonesia
Pemkot Solo Tidak Akan Potong Gaji ASN untuk Bantu Penanganan COVID-19

Rudy menegaskan tidak akan memotong gaji ASN sebagaimana dilakukan di daerah lain seperti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.