Kasus Pesta Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Mereka Tidak Diundang Tapi Datang Sendiri Raffi Ahmad terlihat berkumpul dengan teman-temannya tanpa mengenakan masker (Foto: instagram @lambe_turah)

MerahPutih.com - Polisi menyebut belasan tamu yang menghadiri acara ulang tahun ayah Sean Gelael, Ricardo Gelael termasuk Raffi Ahmad tidak ada yang diundang. Namun, mereka inisiatif datang sendiri.

“Betul malam itu ada acara ada 18 orang di dalam situ yang memang tidak diundang tapi datang sendiri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Selasa (19/1)

Baca Juga

Penjelasan Polisi soal Kasus Raffi Ahmad, Lanjut atau Tidak?

Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, Yusri menyebut para tamu yang hadir mengaku tidak diundang dalam acara itu. Namun, mereka tetap datang ke pesta itu lantaran merasa sebagai teman dekat dari pemilik rumah.

“Kita sudah klarifikasi beberapa saksi-saksi termasuk yang datang di situ. Memang betul mereka tidak diundang, mereka datang sendiri karena merasa teman, mereka datang cuman 18 orang,” beber Yusri.

Yusri menyebut sebetulnya dalam acara itu sudah menerapkan protokol kesehatan. Lokasi acara pun juga terbilang cukup luas.

“Itu di rumahnya memang rumahnya ada seperti lapangan basket yang besar sekali tapi cuman ada 18 orang itu saja,” kata Yusri.

Tangkapan Layar - Raffi Ahmad mendapat vaksin COVID-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/aa.
Tangkapan Layar - Raffi Ahmad mendapat vaksin COVID-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/aa.

Sekedar informasi, Raffi Ahmad menjadi salah satu publik figur yang diperdana diberikan vaksinasi virus corona di Istana Negara.

Usai menerima vaksin, Raffi diketahui ikut dalam sebuah pesta disebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan.

Pesta itu pun kemudian disorot banyak pihak karena dinilai melanggar protokol kesehatan. Raffi Ahmad sendiri juga sudah menyampaikan permintaan maafnya.

Polda Metro Jaya sendiri menyebut kasus itu tidak memenuhi unsur Pasal 93 UU nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantina kesehatan lantaran acara itu menjalankan protokol kesehatan dan hanya diisi oleh 18 orang tampa adanya pemberian undangan.

Meski begitu untuk memberikan kepastian hukum terhadap kasus ini, pihak kepolisian bakal melakukan gelar perkara dalam kasus ini. (Knu)

Baca Juga

Polisi Gelar Perkara Tentukan Nasib Raffi Ahmad Cs

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Senasib Benny Tjokro, Heru Hidayat Juga Dihukum Seumur Hidup
Indonesia
Senasib Benny Tjokro, Heru Hidayat Juga Dihukum Seumur Hidup

Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat divonis pidana seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Wahyu Setiawan Jalani Sidang Dakwaan Kasus Suap PAW Caleg PDIP Hari Ini
Indonesia
Wahyu Setiawan Jalani Sidang Dakwaan Kasus Suap PAW Caleg PDIP Hari Ini

Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun

DPR Harap KNKT Segera Ungkap Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182
Indonesia
DPR Harap KNKT Segera Ungkap Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berharap Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera mengungkap penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Buntut Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf Amin, Enam Kereta Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara
Indonesia
Buntut Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf Amin, Enam Kereta Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

Seluruh waktu keberangkatan KA dari Stasiun Gambir tidak mengalami perubahan

Usai RS UMMI Dilaporkan Polisi, Rizieq Keluar dari RS
Indonesia
Usai RS UMMI Dilaporkan Polisi, Rizieq Keluar dari RS

Rumah Sakit Ummi Bogor juga telah dilaporkan ke Polresta Bogor Kota oleh Satgas COVID-19 Kota Bogor pada Jumat (27/11).

Pengamat Tak Setuju indonesia Merujuk Korsel dan Selandia Baru Tangani COVID-19
Indonesia
Pengamat Tak Setuju indonesia Merujuk Korsel dan Selandia Baru Tangani COVID-19

Menurutnya, kasus virus corona di daerah-daerah seperti DKI Jakarta, Bogor, Bandung, dan Bali masih fluktuatif

Guru NU Kritisi Nadiem yang Dinilai Kedepankan Teknologi Daripada Humanisme
Indonesia
Guru NU Kritisi Nadiem yang Dinilai Kedepankan Teknologi Daripada Humanisme

Nadiem pun lebih mementingkan kebijakan ke depan tanpa memperhatikan sejarah perjalanan pendidikan di Indonesia

Tambah Fasilitas Stadion JIS, DPRD DKI: Pemprov Bisa Ambil Lahan Warga
Indonesia
Tambah Fasilitas Stadion JIS, DPRD DKI: Pemprov Bisa Ambil Lahan Warga

Ia meminta Pemda DKI untuk melakukan pembebasan lahan di sekitar stadion JIS.

Alur Pasokan Duit Suap ke Mensos Juliari dari Proyek Bansos COVID-19
Indonesia
Alur Pasokan Duit Suap ke Mensos Juliari dari Proyek Bansos COVID-19

Kemenso menangani Bansos COVID-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial RI tahun 2020 dengan nilai kurang lebih Rp5,9 triliun dengan total 272 kontrak dan dilaksanakan sebanyak 2 periode.

Terduga Teroris Sukoharjo Meninggal, Kuasa Hukum Temukan Dua Luka Tembakan
Indonesia
Terduga Teroris Sukoharjo Meninggal, Kuasa Hukum Temukan Dua Luka Tembakan

Ikhsan meninggal dunia akibat luka dua tembak saat ditangkap Densus 88 Antitetor Mabes Polri Jumat (10/7).