Kasus Pemeriksaan Perpajakan, Dua Pejabat Ditjen Pajak Bakal Segera Diadili Ilustrasi. KPK (Antara)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara dua tersangka kasus korupsi pemeriksaan perpajakan ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Dengan demikian, dua pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani bakal segera diadili.

"Jaksa KPK Riniyati Karnasih, Kamis (16/9), telah melimpahkan berkas perkara terdakwa Angin Prayitno dan terdakwa Dadan Ramdani ke Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (17/9).

Dengan pelimpahan berkas tersebut, penahanan Angin dan Dadan menjadi kewenangan majelis hakim pada Pengadilan Tipikor.

Baca Juga:

Kasus Suap Pajak, KPK Kembali Panggil Konsultan PT Jhonlin Baratama

"Selanjutnya menunggu penetapan penunjukan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pertama pembacaan surat dakwaan," ujarnya.

Angin dan Dadan didakwa dengan dakwaan alternatif. Pertama, pasal 12 huruf a UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP. Atau Kedua, pasal 11 UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan tahun 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA/HO-Humas KPK
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA/HO-Humas KPK

Keenamnya adalah Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak periode 2016-2019 Angin Prayitno Aji dan mantan Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak Dadan Ramdani.

Kemudian, konsultan pajak PT Bank PAN Indonesia (Bank Panin) Veronika Lindawati, konsultan pajak PT Gunung Madu Plantations, Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi, serta perwakilan PT Jhonlin Baratama, Agus Susetyo.

Baca Juga:

KPK Garap Pejabat Pajak Terkait Kasus Suap Bank Panin dan PT Jhonlin Baratama

KPK menduga Angin dan Dadan menerima uang miliaran rupiah dari tiga perusahaan besar itu. Dari Bank Panin, keduanya menerima uang sebesar 500 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 5,39 miliar, dari kesepakatan atau komitmen sebanyak Rp 25 miliar melalui Veronika pada 2018.

Kemudian dari PT Gunung Madu Plantations, Angin dan Dadan menerima sebesar Rp 15 miliar melalui Ryan Ahmad dan Aulia Imran pada Januari-Februari 2018.

Lalu, dari PT Jhonlin Baratama, 3 juta dolar Singapura atau sekitar Rp 39 miliar melalui Agus Susetyo pada Juli-September 2019. (Pon)

Baca Juga:

KPK Cecar Konsultan Bank Panin dan Jhonlin Baratama Soal Uang Suap ke Pejabat Pajak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Virus Omicron Hanya Dibuat-buat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Virus Omicron Hanya Dibuat-buat

Sebuah akun Twitter dengan nama pengguna “PaulDoodly” mengunggah sebuah video yang menunjukkan sekelompok orang tengah mendokumentasikan sesuatu di rumah sakit.

Resolusi Dewan Keamanan PBB Kutuk Serangan ke Ukraina Mentah Diveto Rusia
Dunia
Resolusi Dewan Keamanan PBB Kutuk Serangan ke Ukraina Mentah Diveto Rusia

Ada lima negara yang memiliki hak veto di DK PBB, salah satunya Rusia.

Penyebab Jatuhnya Helikopter di Bandara Curug Tangerang Masih Misterius
Indonesia
Penyebab Jatuhnya Helikopter di Bandara Curug Tangerang Masih Misterius

KNKT masih menginvestigasi penyebab kecelakaan helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) Kementerian Perhubungan di Bandara Budiarto, Curug, Tangerang.

Oknum Anggota TNI Terancam Hukuman Disiplin Terkait Rachel Vennya
Indonesia
Oknum Anggota TNI Terancam Hukuman Disiplin Terkait Rachel Vennya

"Nanti akan ada apakah hukuman disiplin atau hukuman pidana," ujar Kapendam Jaya Kolonel, Arh Herwin BS di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (15/10).

Besok Ada Festival Surken di Kota Bogor, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Suryakencana
Indonesia
Besok Ada Festival Surken di Kota Bogor, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Suryakencana

Budi menuturkan pengalihan arus berlaku untuk kendaraan sepeda motor maupun mobil

Komisi I Pastikan Akan Konfirmasi Kabar Hacker Tiongkok Bobol Situs BIN
Indonesia
Komisi I Pastikan Akan Konfirmasi Kabar Hacker Tiongkok Bobol Situs BIN

Komisi I DPR memastikan akan melakukan konfirmasi terkait kabar adanya hacker Tiongkok yang telah menembus jaringan internal Badan Intelijen Negara dan sejumlah kementerian/lembaga pemerintah Indonesia.

Reaksi Pembalap Top WSBK Setelah Pertama Kali Jajal Mandalika
Olahraga
Reaksi Pembalap Top WSBK Setelah Pertama Kali Jajal Mandalika

Sirkuit Mandalika menjadi tuan rumah seri terakhir World Superbike (WSBK) Indonesia 2021

Politikus PKB Minta Menteri Patuh Jokowi soal Larangan Bicara Penundaan Pemilu
Indonesia
Politikus PKB Minta Menteri Patuh Jokowi soal Larangan Bicara Penundaan Pemilu

"Semestinya tidak ada lagi anggota kabinet yang bicara penundaan pemilu, perpanjangan masa jabatan presiden 2027 dan presiden 3 periode," kata Luqman dalam keterangannya, Rabu (6/4).

AS Ancam Boikot G20, DPD: Absen Berarti tak Hormati Indonesia
Indonesia
AS Ancam Boikot G20, DPD: Absen Berarti tak Hormati Indonesia

"Bahwa sedang terdapat resistensi politik beberapa negara terhadap Rusia dan mengancam untuk absen dalam forum G20, itu tentu bisa dimaknai sebagai sikap yang tidak menghormati Indonesia sebagai Presidensi G20," sambung dia.

Berikut Jadwal Perayaan Tri Hari Suci Paskah Misa di Katedral
Indonesia
Berikut Jadwal Perayaan Tri Hari Suci Paskah Misa di Katedral

Umat Katolik memasuki pekan suci jelang perayaan Paskah. Yakni dari Kamis Putih (14/4), Jumat Agung (15/4), Sabtu Suci (16/4) hingga Minggu Paskah (17/4). Peringatan pekan suci kini dapat dilakukan dengan dua cara.