Kasus Pembantaian di Sigi, Bamsoet Sebut Negara tidak Boleh Kalah dari Teroris Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (ANTARA/Abdu Faisal)

MerahPutih.com - Aksi terorisme di Desa Lembantongoa, Sigi, Sulawesi Tengah, yang menewaskan empat orang dalam satu keluarga menuai kecaman.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo mengatakan, negara tidak boleh kalah oleh kelompok teroris.

Baca Juga

DPR Minta Pemerintah Gandakan Aparat Buat Atasi Teror

Menurut Bamsoet, kepolisian harus segera menangkap para pelaku yang sudah diidentifikasi berjumlah sekitar sepuluh orang. Tiga orang di antaranya membawa senjata api.

"Jangan biarkan negara kalah oleh kelompok teroris," kata Bamsoet kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/12).

Menurutnya, kepolisian perlu menggali informasi siapa pemasok senjata api ke kalangan teroris tersebut. Dengan demikian, polisi dapat memutus mata rantai peredaran gelap senjata api.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo. (ANTARA/HO-Humas MPR RI/am)
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo. (ANTARA/HO-Humas MPR RI/am)

Ia meyakini, kelompok teroris yang dengan leluasa mendapatkan senjata api, tak ubahnya seperti awan gelap dalam suasana ketentraman dan kedamaian masyarakat. Kepolisian bisa bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN).

"Ini untuk mendeteksi dari mana kelompok teroris tersebut mendapatkan senjata api," ucapnya.

Baca Juga

DPR Minta Densus 88 dan TNI Dikerahkan ke Sigi Sulteng

Bambang menegaskan terorisme merupakan musuh bersama. Tindakan membunuh dan menebar rasa takut tidak ada di dalam ajaran agama mana pun. Namun, dia mengajak masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi.

"Tindakan membunuh dan menebar rasa takut, tak pernah diajarkan dalam ajaran agama apapun," kata politikus Golkar ini.

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa negara telah mengutuk keras aksi terorisme yang dilakukan di Kecamatan Sigi pada hari Jumat (27/11) lalu.

Menurut Presiden, aksi terorisme tersebut jelas tujuannya untuk memecah-belah persatuan antar anak bangsa.

“Tindakan biadab itu jelas bertujuan untuk provokasi dan merusak persatuan dan kerukunan di antara warga bangsa,” ujarnya.

Untuk itu, orang nomor satu di Republik Indonesia ini pun telah mengutus Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis untuk melakukan upaya tegas dan terukur.

“Saya telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan pelaku teror itu hingga ke akar-akarnya,” terang Presiden. (Knu)

Baca Juga

Panglima TNI Terjunkan Pasukan Khusus ke Poso

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mulai Dapatkan Vaksin COVID-19, Pekerja Hiburan: Ah, Sudah Biasa Disuntik
Indonesia
Mulai Dapatkan Vaksin COVID-19, Pekerja Hiburan: Ah, Sudah Biasa Disuntik

Langkah ini untuk membangkitkan ekonomi kembali

Biar Bunga Kredit Turun, BUMN BRI, Pegadaian dan PNM Segera Digabung
Indonesia
Biar Bunga Kredit Turun, BUMN BRI, Pegadaian dan PNM Segera Digabung

negara akan mengambil seluruh saham dengan mengalihkan saham seri B dari PNM dan Pegadaian kemudian diserahkan kepada BRI

MUI Kutuk Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar
Indonesia
MUI Kutuk Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar

"MUI meminta pihak aparat untuk mencari dan menangkap pelaku serta membongkar motif dari tindakan yang tidak terpuji ini," papar Anwar Abbas.

Istana Benarkan Mobil Rombongan Presiden Jokowi Terobos Banjir di Kalsel
Indonesia
Istana Benarkan Mobil Rombongan Presiden Jokowi Terobos Banjir di Kalsel

Mobil rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerobos banjir yang cukup tinggi saat kunjungan kerja di Kalimantan Selatan, Senin (18/1).

Demo Berbuntut Kericuhan Dinilai karena Pemerintah Tak Transparan Bahas UU Cipta Kerja
Indonesia
Demo Berbuntut Kericuhan Dinilai karena Pemerintah Tak Transparan Bahas UU Cipta Kerja

Unjuk rasa meluas karena pemerintah kurang terbuka dan transparan terkait isi Undang-Undang Cipta Kerja secara utuh dan menyeluruh.

Setelah 1998, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus 5,32 Persen
Indonesia
Setelah 1998, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus 5,32 Persen

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan resesi,

Klinik di Jakarta Layani Swab Test, Harganya Rp750 Ribu
Indonesia
Klinik di Jakarta Layani Swab Test, Harganya Rp750 Ribu

"Ada (tes corona). Untuk tes swabnya diharga 750.000. Di sini gak ada rapid test, adanya swab test. Bukan pengambilan darah," ucap petugas Klinik Venosa.

Pelajar SD-SLTP Ethiopia Ingin Berkunjung dan Belajar di Indonesia
Dunia
Pelajar SD-SLTP Ethiopia Ingin Berkunjung dan Belajar di Indonesia

Pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Ethiopia memiliki minat yang besar untuk mengetahui, berkunjung, bahkan mendapatkan beasiswa dari Indonesia.

PSBB Transisi di Jakarta Dinilai Hanya Sia-sia Belaka
Indonesia
PSBB Transisi di Jakarta Dinilai Hanya Sia-sia Belaka

umlah kasus corona yang kian bertambah di Jakarta seolah mengindikasikan PSBB transisi yang dirancang Gubernur DKI Anies Baswedan tak berdampak menekan penyebaran virus.

Waspadai Cuaca Ekstrem Hantui Perayaan Lebaran 22 Wilayah di Indonesia
Indonesia
Waspadai Cuaca Ekstrem Hantui Perayaan Lebaran 22 Wilayah di Indonesia

BMKG juga memberikan peringatan dini gelombang tinggi wilayah perairan Indonesia.