Kasus Nasional Tembus 1 Juta, Pemprov DKI Tingkatkan Aturan untuk Tekan COVID-19 Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Kamis (27/8/2020). ANTARA/Ricky Prayoga/am.

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pengetatan serta peningkatan aturan-aturan yang telah dikeluarkan menyusul kasus COVID-19 secara nasional tembus 1 juta.

"Perbaikan, dan penyempurnaan regulasi disesuaikan dengan fakta, data dan kondisi yang ada," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (26/1).

Baca Juga:

Masyarakat DKI Jakarta Didorong Kembangkan Usaha Hidroponik

Pemprov DKI juga bakal menambah jumlah aparat yang ditugasi untuk memantau aturan dan menindak warga yang melanggar protokol kesehatan.

Wagub DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Kanugrahan)

Sehingga, warga diminta untuk menaati protokol kesehatan. Tak cukup di situ, Riza berharap warga untuk saling mengingatkan ihkwal pentingnya 3M.

"Sudah cukup setiap hari kita mendengar ada teman, kerabat, bahkan keluarga terpapar. Bahkan tidak sedikit keluarga yg sudah meninggal," jelasnya.

Baca Juga:

DPRD DKI Jakarta Ganti Istilah di APBD DKI 2021

Kemudian Pempriv DKI juga akan meningkatkan kerjasama dengah daerah-daerah penyangga Jakarta dan pemerintah pusat dalam penanganan pandemi COVID-19 ini. "Tetapi yang paling penting dari semuanya kerja sama dengan seluruh warga Jakarta," ungkapnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Pakai Masker, Pengunjung Malioboro bakal Diusir Satpol PP
Indonesia
Tak Pakai Masker, Pengunjung Malioboro bakal Diusir Satpol PP

“Jika ada warga yang tidak pakai masker, akan langsung diminta pergi dari Malioboro,” tegas kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto

Tak Tegas Atur Arus Balik, Pengamat Khawatir Muncul Gelombang Kedua COVID-19
Indonesia
Tak Tegas Atur Arus Balik, Pengamat Khawatir Muncul Gelombang Kedua COVID-19

Apalagi pengetatan penjagaan di jalan-jalan tikus kan terbilang sulit

Anies 'Dikerjai' Pemerintah Pusat soal Penanganan Corona
Indonesia
Anies 'Dikerjai' Pemerintah Pusat soal Penanganan Corona

"Banyak keinginan dan kebijakan Anies yang terhalang oleh pemerintah pusat," ujar Ujang

DPR Sesalkan Pemerintah Terkesan Tutupi Data Pergerakan Pasien Corona
Indonesia
DPR Sesalkan Pemerintah Terkesan Tutupi Data Pergerakan Pasien Corona

Anggota DPR Komisi IX Saleh Daulay mengkritisi tak terbukanya data persebaran penderita dan pergerakan penderita COVID-19.

Penetapan Tersangka Rizieq Shihab Picu Kekhawatiran Kasusnya Bakal Dihentikan Lagi
Indonesia
Penetapan Tersangka Rizieq Shihab Picu Kekhawatiran Kasusnya Bakal Dihentikan Lagi

Praktisi hukum Petrus Selestinus menilai, kekhawatiran muncul akan kemungkinan berujung dengan SP3 lagi.

Pemkot Jakpus Rombak GOR dan Balai Jadi Tempat Pasien COVID-19
Indonesia
Pemkot Jakpus Rombak GOR dan Balai Jadi Tempat Pasien COVID-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat menyulap gelanggang olahraga dan balai untuk dijadikan sebagai lokasi penampungan pasien terkonfirmasi COVID-19.

  Menkominfo Luncurkan Aplikasi Pantau Orang Tanpa Gejala COVID-19
Indonesia
Menkominfo Luncurkan Aplikasi Pantau Orang Tanpa Gejala COVID-19

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengatakan aplikasi tersebut mampu memantau pergerakan pasien Covid-19 yang telah dinyatakan positif, ODP maupun PDP.

Dukung Jokowi, Ferdinand Hutahaean Mundur dari Demokrat
Indonesia
Dukung Jokowi, Ferdinand Hutahaean Mundur dari Demokrat

Politikus Ferdinand Hutahaean memutuskan mundur dari Partai Demokrat.

BNN Tetap Ingin Diskotek Golden Crown Ditutup
Indonesia
BNN Tetap Ingin Diskotek Golden Crown Ditutup

Langkah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI menutup Golden Crown sudah tepat.