Kasus Melonjak, Pemkab Sleman Tambah Shelter OTG Petugas memeriksa penghuni shelter OTG di Kabupaten Sleman Foto: MP/Teresa Ika

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta akan menambah lokasi shelter penampungan pasien positif COVID-19 tanpa gejala (OTG).

Pasalnya, Asrama Haji yang kini menjadi shelter penampungan OTG sudah hampir penuh. Lantaran jumlah pasien positif corona di Kabupaten Sleman melonjak tajam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan menjelaskan, Pemkab tengah menyiapkan Rumah Susun (Rusun) Gemawang di Kecamatan Mlati sebagai shelter OTG baru.

Baca Juga:

Jumlah OTG yang Huni Wisma Atlet Tembus 2.108 Orang

“Rencana ke depan adalah aktivasi Rusunawa Gemawang. Saat ini sedang dipersiapkan. Sehingga saat Asrama Haji penuh bisa segera dibuka (rusunawa),” ujar Makwan di Yogyakarta, Kamis (24/09).

Rusunawa Gemawang memiliki kapasitas daya tampung 76 kamar. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan daya tampung asrama haji yang mencapai 138 kamar.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memeriksa kesiapan shelter Rusunawa Bener. Foto: Humas Gubernur DIY
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memeriksa kesiapan shelter Rusunawa Bener. Foto: Humas Gubernur DIY

Lantaran terbatas, Pemkab Sleman memberlakukan beberapa persyaratan dan seleksi bagi calon pasien yang akan dikarantina.

Makwan menjelaskan, syarat dan seleksi tersebut tidak jauh berbeda dengan yang diterapkan di Asrama haji. Di antaranya sang pasien membawa surat keterangan positif COVID-19 tanpa gejala (asimtomatik) dari puskesmas atau fasilitas kesehatan, tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumah, dan melapor terlebih dahulu kepada pemerintah desa setempat.

Baca Juga:

Menparekraf Ingatkan Hotel Isolasi OTG Jangan Jadi Klaster Baru Pekerja

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sleman Shavitri Nurmala Dewi menjelaskan, hasil pemeriksaan laboratorium dan tim penanganan COVID-19 DIY menyatakan, jumlah warga terkonfirmasi positif corona pada Kamis 24 September 2020 sebanyak 22 kasus positif. Total kasus positif covid 19 di DIY menjadi sebanyak 2397 kasus.

“20 pasien baru di antaranya berasal dari Kabupaten Sleman. Sebagian besar adalah pasien OTG atau tanpa gejala,” jelas wanita yang biasa disapa Evy ini.

Sebagian besar pasien yang terkonfirmasi positif didapatkan dari hasil tracking dan hasil rapid test masal yang diadakan oleh pemerintah beberapa waktu lalu. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Ratusan OTG Mulai Penuhi RS Darurat Wisma Atlet

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Irjen Napoleon Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Irjen Napoleon Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Suap Djoko Tjandra

Sidang pembacaan surat tuntutan yang disusun oleh JPU untuk terdakwa Irjen Napoleon, rencananya akan dimulai sekira pukul 10.00 WIB.

Potensi Kerumunan Salat Id Tinggi, Aparat Diminta Waspada
Indonesia
Potensi Kerumunan Salat Id Tinggi, Aparat Diminta Waspada

Seluruh jajaran Kementerian Agama (Kemenag), TNI, Polri, serta satuan polisi pamong praja (satpol PP) diminta melakukan pengawasan protokol kesehatan saat pelaksanaan salat Idulfitri.

PT Angkasa Pura II Buka Pelayanan Tes COVID-19 Untuk Masyarakat Umum
Indonesia
PT Angkasa Pura II Buka Pelayanan Tes COVID-19 Untuk Masyarakat Umum

Layanan tes COVID-19 di Airport Health Center Terminal 1 bagi masyarakat umum ini tersedia untuk walk in service (24 jam) dan drive thru service

Anies: 1,8 Juta Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin
Indonesia
Anies: 1,8 Juta Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin

Pemprov DKI Jakarta menyebut sudah ada jutaan warga ibu kota yang berpartisipasi dalam penerimaan vaksinasi COVID-19.

Tahun ini, Produksi Beras Nasional Diprediksi Capai 31 Juta Ton
Indonesia
Tahun ini, Produksi Beras Nasional Diprediksi Capai 31 Juta Ton

Terjadi pergeseran puncak panen padi pada 2020 dibandingkan 2019. Puncak panen padi pada 2020 terjadi pada April, sementara puncak panen pada 2019 terjadi pada Maret.

Dinas SDA Beli 65 Pompa Apung Senilai Rp6,5 Miliar Tangani Banjir
Indonesia
Dinas SDA Beli 65 Pompa Apung Senilai Rp6,5 Miliar Tangani Banjir

Juaini mengatakan, total anggaran pembelian pompa itu mencapai Rp6,5 miliar dengan satu unit pompanya sekitar Rp100 juta. Dananya, kata dia, diperoleh dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni 2020.

Keraton Yogyakarta Tiadakan Rangkaian Prosesi Sekaten 2020
Indonesia
Keraton Yogyakarta Tiadakan Rangkaian Prosesi Sekaten 2020

Keraton Yogyakarta meniadakan rangkaian prosesi acara Sekaten 2020.

Tingkat Kepatuhan Warga Jakarta Pakai Masker Jeblok, Lebih Rendah dari Bali dan Jabar
Indonesia
Tingkat Kepatuhan Warga Jakarta Pakai Masker Jeblok, Lebih Rendah dari Bali dan Jabar

Ada dua penyebab kenaikan kasus COVID-19 beberapa hari terakhir

Wali Kota Tanjungbalai Segera Diadili
Indonesia
Wali Kota Tanjungbalai Segera Diadili

Tim penyidik KPK menyerahkan tersangka Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial dan barang bukti kepada tim jaksa penuntut umum (JPU).

Pakar Intelijen Nilai Komnas HAM Tak Seharusnya Panggil BIN Terkait TWK KPK
Indonesia