Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Sita 17 Bus Milik Dua PO di Soloraya Kejagung menyita belasan bus milik dua PO di Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (22/2) dini hari. (Foto: MP/Ismail)

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita belasan bus milik dua perusahaan otobus (PO) di Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (22/2) dini hari.

Penyitaan dilakukan lantaran bus tersebut diduga dibeli dari uang hasil korupsi PT Asabri.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Priyanto mengatakan, Kejagung mulai melakukan inventarisasi aset yang diduga hasil korupsi kasus Asabri di Solo Raya.

"Sudah ada 17 bus milik dua PO yang disita Kejagung. Penyitaan berkaitan kasus dugaan korupsi Asabri," kata Priyanto pada wartawan usai peresmian RS Darurat TNI AD di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, Rabu (24/2).

Baca Juga:

Korupsi Asabri, Kejagung Dalami Perbuatan Melawan Hukum Taipan Properti Tan Kian

Kejati Jawa Tengah, lanjut dia, hanya sebatas membantu dan mengamankan jalannya penyitaan. Kasus tersebut ditangani langsung Kejagung.

"Kasus ini ditangani langsung Kejagung. Kami hanya sebatas membantu proses penyitaan dari awal sampai selesai karena ini masuk wilayah hukum Kejati Jawa Tengah," kata dia.

  Kejagung menyita belasan bus milik dua PO di Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (22/2) dini hari. (Foto: MP/Ismail)
Kejagung menyita belasan bus milik dua PO di Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (22/2) dini hari. (Foto: MP/Ismail)

Ia membeberkan, tim Kejagung juga melakukan inventarisasi aset lainnya dI Solo Raya yang diduga hasil korupsi Asabri. Terkait jenis aset apa saja yang diamankan, ia tidak bisa merinci karena kasus ini ditangani Kejagung.

"Kami juga bekerja sama dengan Kejari Boyolali, Solo dan Klaten dalam membantu Kejagung dalam melakukan inventarisasi aset kasus Asabri," kata dia.

Baca Juga:

Kejagung Periksa Taipan Properti Tan Kian Terkait Kasus Korupsi Asabri

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Solo Prihatin menambahkan, tim Kejagung selain menyita bus di Boyolali juga datang untuk melakukan penyitaan aset berupa bus di garasi PO Damri di Kota Bengawan. Selain itu, bus yang disita juga diambil dari garasi bus di Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Total ada 17 armada bus yang disita Kejagung di tiga lokasi Solo, Boyolali, dan Sukoharjo. Proses penyitaan dilakukan sampai pada Senin dini hari pukul 02.30 WIB," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Kejagung Telusuri Aset Tersangka Korupsi PT Asabri di Kalimantan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Api Yang Lahap Kilang Balongan Belum Padam
Indonesia
Api Yang Lahap Kilang Balongan Belum Padam

Kebakaran kilang Pertamina Balongan terjadi pada Senin (29/3) dini hari. PT Pertamina (Persero) terus mengupayakan pemadaman api di area terdampak kebakaran dengan memompa air laut untuk memadamkan total titik api.

KPK Dorong Sertifikasi 35.545 Aset Negara Senilai Rp29 Triliun
Indonesia
KPK Dorong Sertifikasi 35.545 Aset Negara Senilai Rp29 Triliun

KPK juga telah mendorong pemulihan aset baik di pusat maupun daerah senilai Rp51 triliun

Setuju Jakarta Kembali PSBB, Pengamat: Tidak Perlu 'Gimmick' Seperti Peti Mati
Indonesia
Setuju Jakarta Kembali PSBB, Pengamat: Tidak Perlu 'Gimmick' Seperti Peti Mati

Ia juga memberikan catatan penting kepada Pemprov DKI Jakarta sebelum benar-benar menerapkan kebijakan tersebut

Beri Penghargaan untuk Gatot Nurmantyo Dinilai Upaya Pemerintah Jinakkan Pengkritiknya
Indonesia
Beri Penghargaan untuk Gatot Nurmantyo Dinilai Upaya Pemerintah Jinakkan Pengkritiknya

Dia menduga, itu bisa menjadi salah satu rangka menjinakkan keduanya yang kerap sampaikan kritik.

KPK Beberkan Potensi Kerugian Negara dan Benturan Kepentingan di Proyek Vaksin
Indonesia
KPK Beberkan Potensi Kerugian Negara dan Benturan Kepentingan di Proyek Vaksin

Komisi Pemberantasan Korupsi membeberkan adanya potensi kerugian negara dalam program pengadaan vaksin COVID-19.

Pekan Depan, Polda Periksa Anji dan Hadi Pranoto
Indonesia
Pekan Depan, Polda Periksa Anji dan Hadi Pranoto

"Jadi kita akan panggil yang bersangkutan sementara ini sebagai saksi pemilik akun Dunia Manji maupun juga HP. Kita lakukan pemeriksaan," ucap Yusri.

Dalam 23 Pekan, Zona Merah COVID-19 Turun Jadi 57 Daerah
Indonesia
Dalam 23 Pekan, Zona Merah COVID-19 Turun Jadi 57 Daerah

Pembagian zonasi ini sangat tergantung dari tingkat kepedulian masyarakat

Menteri Dapat Bintang Mahaputera, Moeldoko: Posisi di Kabinet Belum Aman
Indonesia
Menteri Dapat Bintang Mahaputera, Moeldoko: Posisi di Kabinet Belum Aman

Menurut Moeldoko, penganugerahan tanda kehormatan tidak menjamin posisi seorang menteri aman.

Usai Ikut Kunjungan Edhy Prabowo, Dirjen PRL KKP Meninggal Gegara COVID-19
Indonesia
Usai Ikut Kunjungan Edhy Prabowo, Dirjen PRL KKP Meninggal Gegara COVID-19

Aryo Hanggono terpapar oleh penyakit COVID-19 setelah kunjungan kerja rombongan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ke sejumlah daerah

Gerindra Sebut PSI Nyari Panggung Gulirkan Hak Interpelasi
Indonesia
Gerindra Sebut PSI Nyari Panggung Gulirkan Hak Interpelasi

"Itu nyari-nyari panggung aja," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra, M. Taufik