Kasus Juliari, KPK Geledah 2 Kantor Vendor Bansos COVID-19 Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara. (Foto: antara)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua kantor vendor pengadaan bantuan sosial (Bansos) di Kementrian Sosial (Kemensos) terkait kasus suap yang menjerat bekas Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara.

"Terkait penyidikan dugaan korupsi di Kemensos dengan tersangka JPB dkk, hari ini, Senin (11/1/2021), tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di 2 lokasi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (11/1).

Baca Juga:

KPK Temukan Duit Patungan Rp8 M Sejak Oktober Jatah Mensos Juliari

Dua kantor yang digeledah tersebut yakni, PT. Mesail Cahaya Berkat yang berlokasi di Soho Capital SC-3209 Podomoro City, Jalan Letjend S. Parman Kav. 28 dan PT Junatama Foodia di Metropolitan Tower, TB Simatupang, Jalan RA Kartini lantai 13.

"Hingga saat ini, kegiatan penggeledahan masih berlangsung. Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut," ujar Ali.

Jubir KPK Ali Fikri. (Foto: Antara)
Jubir KPK Ali Fikri. (Foto: Antara)

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka. Ketiganya diduga sebagai pihak penerima suap.

KPK juga menetapkan dua pihak swasta sebagai tersangka yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke yang diduga sebagai pemberi suap.

Baca Juga:

Ini Penggunaan Hasil Korupsi Bansos COVID-19 Mensos Juliari

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Survei CISA: Elektabilitas PDI-P Tetap Unggul, AHY dan Demokrat Semakin Moncer
Indonesia
Survei CISA: Elektabilitas PDI-P Tetap Unggul, AHY dan Demokrat Semakin Moncer

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mendapatkan 15,51 persen

Wagub DKI Minta Satu Orang di Keluarga Ditunjuk Jadi Satgas COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Minta Satu Orang di Keluarga Ditunjuk Jadi Satgas COVID-19

Untuk senantiasa melaksanakan protokol COVID-19

Tujuh Anak Buahnya Positif COVID-19, Wagub DKI: Balai Kota Tidak Perlu Lockdown
Indonesia
Tujuh Anak Buahnya Positif COVID-19, Wagub DKI: Balai Kota Tidak Perlu Lockdown

Dia berharap jika semua pihak bersinergi positif saling membantu, mata rantai COVID-19 bisa diputus

Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Terancam Dipenjara
Indonesia
Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Terancam Dipenjara

Wakil Ketua DPRD Tegal, WE nekat menggelar konser dangdutan di tengah pandemi COVID-19. Apalagi, konser tersebut dipadati pengunjung.

Blok C Pasar Minggu Terbakar, IKAPPI Tuntut Ganti Rugi ke Pemprov DKI
Indonesia
Blok C Pasar Minggu Terbakar, IKAPPI Tuntut Ganti Rugi ke Pemprov DKI

"Kami meminta agar lapak yang nanti ada itu menjadi lapak yang layak untuk di tempati para pedagang," urainya.

Rusia Nyatakan Siap Pasok Vaksin Sputnik V untuk Indonesia
Indonesia
Rusia Nyatakan Siap Pasok Vaksin Sputnik V untuk Indonesia

Rusia kembali menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam memasok vaksin COVID-19 Sputnik V.

Masjid Istiqlal tidak Selenggarakan Salat Idul Adha
Indonesia
Masjid Istiqlal tidak Selenggarakan Salat Idul Adha

"Istiqlal kesulitan membatasi keluar masuk jamaah, karena terbatasnya alat dan sebagainya," tutur Khayin.

Nama Baru Aprilia Manganang setelah Resmi Jadi Laki-laki
Indonesia
Nama Baru Aprilia Manganang setelah Resmi Jadi Laki-laki

Aprilia pun kini dipastikan seorang pria setelah melewati proses perawatan dan pengesahan Pengadilan.

 Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei, Kemenhub Tidak Bisa Berikan Sanksi
Indonesia
Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei, Kemenhub Tidak Bisa Berikan Sanksi

Kementerian Perhubungan akan menerbitkan surat edaran sebagai acuan petunjuk pelaksanaan teknis di lapangan terkait kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Ini Kata Pangdam Jaya Soal Pengepungan Anggotanya oleh Belasan Debt Collector
Indonesia
Ini Kata Pangdam Jaya Soal Pengepungan Anggotanya oleh Belasan Debt Collector

Polisi menangkap 11 debt collector yang mengepung mobil yang dikemudikan anggota TNI Serda Nurhadi.