Kasus Harian COVID-19 Saat Libur Nataru Melonjak Tajam Gegara Omicron Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Rabu (27/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Kasus harian dan kasus aktif COVID-19 selama periode Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2022 melonjak jauh lebih tinggi. Yakni mencapai 258 persen dibandingkan periode Nataru 2020 yang rata-rata hanya 52 persen.

"Ini salah satu faktornya, masuknya omicron," jelas Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam konferensi pers tentang Rapat Evaluasi Nataru di Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Senin (17/1).

Baca Juga:

572 Pasien COVID-19 Omicron di Indonesia, Mayoritas Gejala Batuk dan Demam

Ia mengklaim kenaikannya tidak terlalu signifikan. Pada tahun 2020, angkanya sebesar 6.347 kasus. Sedangkan pada tahun 2021 hanya 179 kasus.

Bahkan pada 15 Januari 2022 lalu berjumlah 1.054 kasus atau lebih rendah dibanding tanggal yang sama tahun 2021 sebanyak 2.218 kasus.

Jadi secara persentase kenaikannya memang sangat tajam, tapi secara angka absolut relatif kecil.

"Mudah-mudahan pasca-Nataru kita akan bisa lebih menekan seminim mungkin lonjakan kasus sehingga nanti di samping secara angka tidak terlalu drastis peningkatannya juga kurvanya lama-lama bisa turun secara drastis,” ujar Muhadjir

Muhadjir menyebutkan, peningkatan fluktuatif ini karena telah terjadi keterpaduan penanganan di samping pengendalian COVID-19, kepatuhan terhadap protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi dilakukan dengan baik.

Baca Juga:

Kasus Omicron di Jakarta Tembus 725 Orang, 75 Persen dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Ia menuturkan, pengendalian mobilitas masyarakat selama Nataru dapat dilakukan dengan sangat baik dengan melibatkan kesadaran masyarakat, kementerian/lembaga (K/L), TNI dan Polri serta pemerintah daerah (pemda).

Dalam kesempatan itu Muhadjir menyatakan evaluasi itu dilakukan dalam rangka untuk menilai secara kritis tentang kelemahan-kelemahan penanganan COVID-19 selama Nataru 2021-2022.

Baca Juga:

Para Pakar Beri Masukan Soal Menghadapi Omicron kepada Luhut

Namun di antara kelemahan yang ada, ia menyebut ada praktik baik selama penanganan, termasuk memadukan vaksinasi dengan protokol kesehatan (prokes) dan 3T (testing, tracing, treatment).

“Secara prinsip, pengendalian COVID-19 di masa libur Nataru telah dilaksanakan dengan baik melalui sinergitas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah," tutup Muhadjir. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemekaran Provinsi Jawa Tengah Kembali Menguat
Indonesia
Pemekaran Provinsi Jawa Tengah Kembali Menguat

Dalam mendirikan provinsi baru nanti kesejahteraan masyarakat harus diutamakan. Namun, jika pemekaran tidak bisa mensejahterakan rakyat tidak perlu.

Ferdy Yuman Didakwa Sembunyikan Nurhadi saat Jadi Buronan KPK
Indonesia
Ferdy Yuman Didakwa Sembunyikan Nurhadi saat Jadi Buronan KPK

Jaksa menyebut Ferdy Yuman menyembunyikan Nurhadi dan Rezky saat menjadi buronan KPK.

Operasional Pasar Induk Kramat Jati Tak Berubah Meski DKI PPKM Darurat
Indonesia
Isu Perang Rusia Ukraina Jadi Ujian Kepemimpinan Indonesia Dalam G20
Indonesia
Isu Perang Rusia Ukraina Jadi Ujian Kepemimpinan Indonesia Dalam G20

Dalam mengikuti perkembangan pembahasan di sejumlah kelompok kerja G20, sejumlah isu dan prioritas tetap dibahas sesuai jadwal dan cukup mendapatkan atensi.

Bos Pertamina Mangkir dari Pemeriksaan Dewas KPK
Indonesia
Bos Pertamina Mangkir dari Pemeriksaan Dewas KPK

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Kamis (21/4).

Polisi Pastikan Tidak Ada Proses Seleksi Bagi 57 Mantan Pegawai KPK
Indonesia
Polisi Pastikan Tidak Ada Proses Seleksi Bagi 57 Mantan Pegawai KPK

Hingga kini ke-57 mantan pegawai KPK masih terus intensif melakukan komunikasi antarsatu sama lain.

Dua Gerai Starbucks di Tiongkok Didenda Rp 3 Miliar
Dunia
Dua Gerai Starbucks di Tiongkok Didenda Rp 3 Miliar

Dua gerai kopi Starbucks di Kota Wuxi, Provinsi Jiangsu, Tiongkok, dikenai denda sebesar 1,36 juta yuan atau sekitar Rp 3 miliar.

Sambangi Wisma Atlet, BP2MI Pastikan Jaminan Kesehatan Bagi Pekerja Migran Indonesia
Indonesia
Sambangi Wisma Atlet, BP2MI Pastikan Jaminan Kesehatan Bagi Pekerja Migran Indonesia

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menyambangi Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta Pusat, Rabu (19/5).

[HOAKS atau FAKTA]: Selama Ratusan Tahun Warga Baduy Tak Pernah Divaksin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Selama Ratusan Tahun Warga Baduy Tak Pernah Divaksin

Unggahan tersebut mendapat atensi sebanyak 421 reaksi, 8 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 29 kali.

PAN Setuju Pemilu 2024 Ditunda
Indonesia
PAN Setuju Pemilu 2024 Ditunda

PAN akan menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan, termasuk partai politik, organisasi kemasyarakatan, dan elemen bangsa lainnya