Kasus Ge dan Joshua, Hendardi: Hentikan Kriminalisasi dengan Dalil Penodaan Agama Ketua SETARA Institute Hendardi. (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Ketua SETARA Institute Hendardi mengatakan komika Ge Pamungkas dan Joshua Suherman dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan menggunakan 'pasal karet' penodaan agama. Tujuannya untuk membungkam kebebasan berekspresi dan menyampaikan kritik sosial.

Hendardi menyebut, dalam materi stand up comedy yang ditampilkan, Ge sesungguhnya menyampaikan kritik sosial atas kecenderungan beberapa kelompok yang gemar melakukan framing opini atas isu-isu sosial-politik dengan menggunakan agama, termasuk dalam isu banjir Jakarta, seperti yang dipersoalkan oleh Ge.

Sedangkan Joshua, kata Hendardi, dalam materi stand up yang dibawakan, sejatinya memberikan kritik keras atas perilaku sebagian kita yang gemar melakukan diskriminasi sosial berdasarkan SARA, termasuk dalam profesi artis, sebagaimana satire yang disampaikan oleh Joshua.

"Dengan demikian, jelas bahwa kedua komika tersebut sama sekali tidak menistakan agama tertentu, tetapi menyampaikan kritik tentang perilaku sosial sebagian kelompok masyarakat dalam menggunakan agama dan doktrin-doktrin di dalamnya," kata Hendardi dalam keterangan tertulis, Jumat (12/1).

"Kalau kita telisik profil kelompok pelapor, sangat jelas bahwa mereka merupakan bagian dari kelompok yang secara berpola menggunakan agama dalam usaha untuk menguasai wacana publik, bahkan untuk kepentingan-kepentingan ekonomi-politik tertentu," kata Hendardi lagi.



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH