Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Selebgram Terhadap Dedy Susanto Naik Penyidikan Revina VT (@revinavt)

Merahputih.com - Kasus pelaporan motivator Dedy Susanto terhadap Selebgram RVT dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terus bergulir.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Roma Hutajulu mengatakan, kasus ini sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan.

"Lagi kami proses. Sudah naik sidik," kata Roma kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (14/8).

Baca juga:

Fenty Skin, Produk Skincare Terbaru dari Rihanna

Roma melanjutkan, saksi yang diperiksa ada enam orang. "Ada juga dua saksi dari ahli bahasa dan ITE," jelas Roma.

Kasus ini bakal terus dilanjutkan meski polisi belum menetapkan siapa tersangkanya. "Lagi proses ya. (Belum ada tersangka) iya," tutup Roma.

Motivator Dedy Susanto menceritakan perkembangan laporannya di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terhadap selebgram RVT yang sudah mencemarkan nama baiknya melalui sosial media.

Dedy mengaku, laporannya terhadap RVT dibuat pada 21 Februari 2020 lalu. Penyidik pun sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut.

"Dia (RVT) sudah dipanggil. Digital forensik sudah, mendatangkan saksi ahli ITE, ahli bahasa dan ahli pidana sudah," terang Dedy.

Motivator Dedy Susanto (Ist)

Dedy melanjutkan, dari semua tahap tersebut, sejatinya proses penyidikan itu sudah selesai sebelum lebaran Idul Fitri 2020 kemarin.

Kabar terakhir yang Dedy dapatkan dari proses hukum ini adalah tinggal menunggu gelar perkara.

Pasalnya, dari laporannya itu Dedy mengakui tidak pernah melakukan DM mesum di Instagram. Sehingga tuduhan Revina kepada dirinya sangat merugikan baik materil maupun psikologinya.

"Sekarang hanya menunggu digelar saja," katanya.

Dedy berharap, polisi bisa segera menyelesaikan proses hukum ini guna memberi efek jera kepada RVT dan juga memberikan pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan mengupload cerita yang belum diketahui kebenarannya.

"Itu mencemarkan nama baik saya karena pekerjaan saya dibidang motivasi yang butuh kepercayaan. Kalau sudah seperti ini bagaimana saya mau menyelenggarakan training dan seminar lagi?," tutur dia.

Baca juga:

Justin Bieber bakal nge-rap di lagu WHAT'S POPPIN Milik Jack Harlow

Dengan terungkapnya kebohongan yang dibuat RVT, bisa membuka harapan baru bahwa dirinya tidak pernah melakukan pelecehan kepada wanita mana pun secara fisik maupun virtual seperti DM Instagram dan bentuk chatting lainnya.

"Kerugian psikologisnya tentu saja saya merasa terpukul, kok wanita-wanita yang gak pernah saya kenal sama sekali bisa muncul dengan cerita-cerita yang fiktif. Kalau kerugian secara materi ya tentunya ini memengaruhi pekerjaan karena saya biasanya ngadain seminar dan training," ucap dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Azis Syamsuddin Jadi Fasilitator Pertemuan Penyidik KPK dengan Walkot Tanjungbalai
Indonesia
Azis Syamsuddin Jadi Fasilitator Pertemuan Penyidik KPK dengan Walkot Tanjungbalai

KPK mengungkapkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menjadi fasilitator pertemuan antara penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju dengan Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial.

[Hoaks atau Fakta]: Tentaranya Dibantai, Israel Menyerah dan Akui Kedaulatan Palestina
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Tentaranya Dibantai, Israel Menyerah dan Akui Kedaulatan Palestina

Video berita tersebut, dimuat di situs nbcnews.com pada 11 Februari 2017 dengan judul “Nightly News Full Broadcast (February 10th)”.

Tangerang Targetkan 2,5 Juta Warganya Sudah Divaksin Akhir Tahun
Indonesia
Tangerang Targetkan 2,5 Juta Warganya Sudah Divaksin Akhir Tahun

Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten menargetkan 2,5 juta warganya sudah menjalani vaksinasi COVID-19 pada akhir tahun 2021.

Bio Farma Siapkan 3 Juta Dosis Vaksin COVID-19 untuk Tenaga Medis
Indonesia
Bio Farma Siapkan 3 Juta Dosis Vaksin COVID-19 untuk Tenaga Medis

Induk holding BUMN farmasi yang berpusat di Bandung, Bio Farma akan persiapkan 3 juta dosis COVID-19 dari Sinovac, Tiongkok.

Debat Terbuka Angkat Tema COVID-19, Gibran Sebut Materinya Standar dan Bagyo Terkejut
Indonesia
Debat Terbuka Angkat Tema COVID-19, Gibran Sebut Materinya Standar dan Bagyo Terkejut

Debat tersebut mengangkat tema "Kebijakan Strategis Penanganan COVID-19".

Dihantam Cuaca Buruk, Pencarian Sriwijaya Air Dihentikan Sementara
Indonesia
Dihantam Cuaca Buruk, Pencarian Sriwijaya Air Dihentikan Sementara

"Baru sampe mulut kolam kita terpaksa harus balik kanan karena cuacanya dapat informasi di lokasi cuaca ekstrem," ujar Deputi Bina Tenaga dan Potensi SAR, Abdul Haris Achadi

PPKM Efektif, Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat Tambah Fasilitas COVID-19
Indonesia
PPKM Efektif, Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat Tambah Fasilitas COVID-19

Pemprov DKI Jakarta meminta Pemerintah Pusat untuk menambah fasilitas kesehatan dalam penanganan COVID-19, agar pelaksanaan PPKM berjalan efektif.

Pimpinan DPRD Desak Disdik DKI Perbaiki Pendaftaran PPDB
Indonesia
Pimpinan DPRD Desak Disdik DKI Perbaiki Pendaftaran PPDB

Pimpinan DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov untuk mengevaluasi proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 yang sempat bermasalah pada hari pertama dibuka.

Mulai Besok, Penumpang KRL Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin
Indonesia
Mulai Besok, Penumpang KRL Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin

"Karena harus menunjukkan sertifikat vaksin,” jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangan persnya, Selasa (7/9).

Ribuan Ibu Hamil di DIY Ikuti Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Ribuan Ibu Hamil di DIY Ikuti Vaksinasi COVID-19

Ribuan ibu hamil di Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti vaksinasi COVID-19, Graha Saba UGM Yogyakarta.