Kasus Dugaan Pelecehan dan Perundungan Pegawai KPI Terancam tak Terungkap Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara dan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi (MP/Kanugraha)

MerahPutih.com - Kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan yang dialami seorang pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjadi perhatian publik di tahun 2021.

Namun, sampai sekarang kasus tersebut belum tuntas. Polisi pun mengungkapkan kesulitan dalam melakukan penyelidikan kasus ini.

Baca Juga

Komnas HAM Ungkap Hasil Penyelidikan Terkait Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes, Hengki Haryadi, keterangan saksi yang ada selama ini bersifat testimonium de auditu.

"Itu bukan saksi kalau (ditanya jawabnya) 'katanya, katanya," kata Hengki Haryadi kepada wartawan, Jumat (31/12).

Hengki mengatakan TKP yang berubah juga menjadi salah satu faktornya. Dia mengatakan kasus ini terjadi sekitar enam tahun lalu.

"Tapi kami akan berusaha keras, sekarang masih fase penyelidikan untuk membuktikan apakah benar peristiwa ini ada," kata Hengki.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, Kompol Wisnu Whardana mengatakan polisi akan meminta keterangan dari RS Polri Kramat Jati atas hasil pemeriksaan psikologi.

Dia mengatakan polisi juga bakal mengundang ahli dalam proses penyelidikan ini.

"Kemudian gelar dengan Polda Metro Jaya juga," kata Wisnu.

Baca Juga

Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual di KPI Belum Temui Titik Terang

Beberapa waktu lalu, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menilai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) gagal menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman. Hal itu disebabkan adanya peristiwa pelecehan dan perundungan di lingkungan kerja KPI.

"KPI gagal secara lembaga menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman serta mengambil langkah-langkah yang mendukung pemulihan korban," kata Beka di Komnas HAM, Senin, (29/11).

Selanjutnya, KPI juga dianggap gagal memberikan dukungan terhadap upaya pemulihan korban. Hal itu dapat dilihat dari tidak adanya regulasi internal dan pedoman panduan dalam penanganan pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja KPI.

"Tidak adanya regulasi internal dan perangkat-perangkat yang patut dalam pencegahan dan penanganan tindak pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja," ujar Beka

"Serta belum ada pedoman panduan dalam merespons serta menangani kasus pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja," tambahnya.

Beka juga mengatakan adanya dugaan kuat terjadi adanya peristiwa perundungan yang dialami oleh korban MS. Beka menuturkan perundungan itu dalam bentuk candaan yang bersifat meledek kondisi MS.

Tidak hanya itu, ada juga dugaan candaan yang bersifat serangan fisik yang dialami oleh MS. (Knu)

Baca Juga

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Perundungan Pegawai KPI Terus Berjalan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rusia Balas Usir Diplomat Amerika Serikat
Dunia
Rusia Balas Usir Diplomat Amerika Serikat

Amerika Serikat dilaporkan melakukan pengusiran terhadap staf perutusan Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

[HOAKS atau FAKTA]: Rudal Rusia Hancurkan Kementerian Pertahanan Ukraina
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Rudal Rusia Hancurkan Kementerian Pertahanan Ukraina

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, video tersebut terlihat janggal. Pasalnya, situasi bangunan tidak memperlihatkan kondisi Ukraina yang masih memasuki musim dingin

PDIP Solo Targetkan 35 Kursi di DPRD pada Pemilu 2024
Indonesia
PDIP Solo Targetkan 35 Kursi di DPRD pada Pemilu 2024

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Solo, Jawa Tengah sudah mulai menargetkan penambahan kursi di DPRD sebanyak 35 kursi dari 2019 sebanyak 30 kursi.

Kabar Duka, Anggota DPR RI Ichsan Firdaus Meningal Dunia
Indonesia
Kabar Duka, Anggota DPR RI Ichsan Firdaus Meningal Dunia

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ichsan Firdaus meninggal dunia dini hari tadi (27/3). Kabar tersebut dibenarkan oleh Staf Ahli Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Dwi Nugroho lewat pesan singkatnya.

Bandara YIA Dipadati Nyaris 10 Ribu Penumpang Arus Balik Mudik
Indonesia
Bandara YIA Dipadati Nyaris 10 Ribu Penumpang Arus Balik Mudik

Angkasa Pura 1 sebagai pengelola bandara YIA mencatat bandara ini dipenuhi nyaris 10 ribu penumpang perhari yang datang dan berangkat.

[Hoaks atau Fakta]: Kembali ke Bumi, Astronot Jadi Lebih Muda
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kembali ke Bumi, Astronot Jadi Lebih Muda

ISS bergerak dengan kecepatan 17.500 mil/jam, atau 28.160 km/jam, yang jauh lebih lambat dari kecepatan relativitas cahaya.

Kemendagri Siapkan Cetak Biru Ketahanan Bencana Pemda
Indonesia
Kemendagri Siapkan Cetak Biru Ketahanan Bencana Pemda

Pemerintah daerah dapat memitigasi potensi bencana dengan pendekatan responsif, bukan reaktif atau bertindak setelah terjadinya bencana.

PSI Sebut Jajaran Anies Tak Gubris Usulan Subsidi Pangan, malah Fokus ke Balapan
Indonesia
PSI Sebut Jajaran Anies Tak Gubris Usulan Subsidi Pangan, malah Fokus ke Balapan

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menyebut Pemerintah Provinsi tak menggubris usulannya dalam mengantisipasi kenaikan harga bahan pangan.

Menpan Tjahjo: Tenaga Honorer Dibolehkan dengan Pola Outsourcing
Indonesia
Menpan Tjahjo: Tenaga Honorer Dibolehkan dengan Pola Outsourcing

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menyatakan tenaga honorer dibolehkan dengan pola outsourcing.

11.764 Pelamar Ikuti SKD CPNS Kemendag di Depok dan Kantor Regional BKN
Indonesia
11.764 Pelamar Ikuti SKD CPNS Kemendag di Depok dan Kantor Regional BKN

Tahun ini, Kemendag membuka 344 formasi CPNS, yang dialokasikan sebanyak 301 untuk umum, 7 penyandang disabilitas, 34 lulusan terbaik, serta 2 putra-putri Papua dan Papua Barat.