Kasus Djoko Tjandra Tamparan Keras Penegak Hukum, Aparat yang Terlibat Terus Diburu Djoko Tjandra. (Foto: Antara/Ist)

Merahputih.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta aparat penegak hukum yang terlibat dalam kasus Djoko Tjandra diproses sampai tuntas.

"Kasus buronan korupsi Joko Tjandra menjadi tamparan keras bagi para penegak hukum karena seolah-olah selama ini dia memiliki kekuasaan dengan memanfaatkan uangnya untuk membeli loyalitas oknum pejabat hukum” kata Mahfud MD di Jakarta, Senin (10/8).

Baca Juga:

Polisi bakal Cecar Pengacara Djoko Tjandra soal Aliran Dana

Tugas pemerintah selanjutnya ialah memproses tindak pidana lain yang diduga dilakukan DJoko Tjandra, oknum jaksa tipikor, maupun oknum kepolisian serta institusi lain.

Mahfud berjanji akan terus mendorong agar oknum penegak hukum yang terlibat dalam kasus DJoko Tjandra ditindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku.

Terdakwa dalam kasus Bank Bali, Djoko S. Tjandra bersiap meninggalkan ruang sidang Pengadilan negeri Jakarta Selatan, Senin (28/2/2000). ANTARA FOTO/Str/Irham/aa.
Terdakwa dalam kasus Bank Bali, Djoko S. Tjandra bersiap meninggalkan ruang sidang Pengadilan negeri Jakarta Selatan, Senin (28/2/2000). ANTARA FOTO/Str/Irham/aa.

Ia memerintahkan Deputi bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam agar dapat mengambil peran dalam mensinergikan instisusi penegak hukum baik Kejaksaan, Kepolisian, maupun KPK dalam mengusut kasus Djoko Tjandra.

Baca Juga:

Polisi Kembali Panggil Pengacara Djoko Tjandra Jumat

"Penangkapan Joko Tjandra merupakan momentum yang baik untuk melakukan perbaikan integritas dan meningkatkan citra positif penegakan hukum. Mari kita buktikan kepada masyarakat bahwa pemerintah menaruh perhatian serius terhadap evaluasi kinerja penegak hukum” tutup Mahfud. (Asp)

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH