Kasus COVID-19 Tinggi, DPR Minta Pemerintah Tunda Sekolah Tatap Muka SMP Negeri 3 Wates di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah melakukan simulasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas. (ANTARA/Sutarmi)

MerahPutih.com - Paparan COVID-19 di Indonesia masih sangat tinggi, terlebih dengan masuknya varian baru virus corona, yakni Delta dari India dan Inggris.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sufmi Dasco Ahmad menilai, pemerintah saat ini perlu mengetatkan kembali pergerakan masyarakat.

Baca Juga

Kasus COVID-19 Meningkat, Anies Belum Berencana Buka Sekolah

“Kami meminta kepada pemerintah untuk mengambil langkah-langkah taktis dan langkah kontijensi supaya COVID-19 ini dapat dihambat lonjakannya,” imbau Dasco kepada wartawan, Selasa (15/6).

Dasco mengingatkan pemerintah untuk kembali mengevaluasi kebijakan sekolah tatap muka bagi para murid sekolah mengingat tingginya angka penularan COVID-19.

Kemudian mungkin ada beberapa rencana yang perlu dievaluasi oleh pemerintah, bisa ditunda. Antara lain soal kehadiran anak sekolah.

"Nah kan waktu itu dibuat rencana sebelum ada lonjakan tinggi di beberapa daerah,” ucap Politisi Partai Gerindra ini.

Siswa SMP Negeri 15 Kota Bogor menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (31/5/2021). (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)
Siswa SMP Negeri 15 Kota Bogor menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (31/5/2021). (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

Dasco menilai, pemerintah dapat menunda penerapan kebijakan sekolah tatap muka selama 2 hingga 3 bulan ke depan mengingat masih tingginya angka penularan COVID-19 pada saat ini.

“Nah mungkin hal ini dapat ditunda 2-3 bulan pelaksanaannya sambil menunggu situasi COVID-19 yang mudah-mudahan lonjakannya bisa di atasi,” jelas anggota Komisi III DPR RI ini.

Legislator asal Dapil Banten 3 ini meminta, pemerintah membuat kebijakan-kebijakan berupa sanksi. Hal itu itu disesuaikan dengan daerah dan kondisi masing-masing juga.

“Beliau sudah memberikan arahan kepada kepolisian setempat untuk melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu guna mencegah lonjakan corona semakin tinggi,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Anies Diminta Ikuti Usulan Jokowi Soal Kebijakan Sekolah Tatap Muka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Tegaskan Tiongkok Tak Miliki Hak Larang Pengeboran Minyak di Natuna
Indonesia
DPR Tegaskan Tiongkok Tak Miliki Hak Larang Pengeboran Minyak di Natuna

Klaim eksplorasi wilayah oleh Tiongkok yang meminta agar Indonesia menyetop pengeboran minyak dan gas di Natuna sama sekali tidak berdasar dalam hukum internasional.

Menhub Sarankan Masyarakat Mudik Lebih Awal demi Hindari Kemacetan
Indonesia
Menhub Sarankan Masyarakat Mudik Lebih Awal demi Hindari Kemacetan

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyarankan kepada pemudik melakukan perjalanan mudik lebih awal guna menghindari risiko kemacetan lalu lintas.

Seruan 'Jokowi Mundur' Bergema di Depan Gedung DPR
Indonesia
Seruan 'Jokowi Mundur' Bergema di Depan Gedung DPR

adan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mulai menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/4). Mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia itu berorasi dan meneriakkan yel-yel.

PDIP Sebut Kawasan Pinggiran Jakarta Tak Dapatkan 'Sentuhan'
Indonesia
PDIP Sebut Kawasan Pinggiran Jakarta Tak Dapatkan 'Sentuhan'

Anies dinilai luput merawat taman dan danau

Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan, Makan Prasmanan Belum Dibolehkan
Indonesia
Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan, Makan Prasmanan Belum Dibolehkan

DKI Jakarta juga mewajibkan para pekerja dan undangan yang hadir di resepsi pernikahan untuk divaksin COVID-19

KCN Diminta Hentikan Operasi Sementara Terkait Pencemaran Batubara
Indonesia
KCN Diminta Hentikan Operasi Sementara Terkait Pencemaran Batubara

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta didesak untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait pencemaran batubara di Marunda, Jakarta Utara. Hal ini penting dilakukan agar setiap operasional kawasan industri di wilayah Marunda tetap patuh pada peraturan lingkungan hidup yang sudah ada.

Bikin Sakit, Garuda Indonesia Harus Tutup Penerbangan ke Eropa
Indonesia
Bikin Sakit, Garuda Indonesia Harus Tutup Penerbangan ke Eropa

Rute internasional tetap dipertahankan tapi dipilih yang untung, seperti rute Jepang, sebagian rute China, ASEAN, atau Australia satu dua kota cukup, Jeddah dan Madinah.

Pasien Sembuh COVID-19 Capai 4 Juta
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 Capai 4 Juta

Sehingga total sebanyak 4.002.706 orang sembuh.

Salatiga Digoyang Rentetan Gempa Bumi, Aktivitas Gunung Merapi Normal
Indonesia
Salatiga Digoyang Rentetan Gempa Bumi, Aktivitas Gunung Merapi Normal

sejauh ini dampak gempa di Kota Salatiga sekitar tidak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi. Aktivitas Gunung Merapi dalam rentang 12 jam, sejak Sabtu pukul 00.00 WIB hingga 12.00 WIB tidak terlalu signifikan.

Beda Sikap dengan PKS, Gerindra Maksimalkan Panja Atasi Persoalan Minyak Goreng
Berita
Beda Sikap dengan PKS, Gerindra Maksimalkan Panja Atasi Persoalan Minyak Goreng

Fraksi Partai Gerindra DPR RI akan memaksimalkan Panitia Kerja (Panja) komoditas pangan untuk mendalami persoalan minyak goreng. Langkah itu berbeda dengan sikap Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusulkan penggunaan hak angket terkait polemik minyak goreng.