Kasus COVID-19 Papua Barat Naik Tajam Dua Hari Terakhir Juru Bicara Pemprov Papua Barat pada Penanganan COVID-19, dr Arnoldus Tiniap. (FOTO ANTARA/Toyiban)

MerahPutih.com - Juru bicara Pemerintah Papua Barat Pada Percepatan Penanganan COVID-19 Arnoldus Tiniap menyatakan temuan konfirmasi positif COVID-19 di provinsi itu naik tajam pada dua hari terakhir ini.

"Pada Sabtu 12 September tambahan kasus positif di Papua Barat mencapai 67 orang. Lalu, pada Minggu 13 September mencapai 63 kasus. Sejauh ini, temuan pada dua hari itu merupakan yang tertinggi," katanya di Manokwari, Senin (15/9), dikutip Antara.

Ia menjelaskan Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 provinsi dan seluruh kabupaten serta kota akan menggelar rapat bersama.

Baca Juga:

Pemerintah Diminta Pisahkan Aturan Otsus Papua dan Papua Barat

Rapat bersama itu untuk melakukan evaluasi total dan langkah yang akan terkait upaya penanganan yang sudah dilakukan saat ini.

"Upaya penanganan, baik di provinsi maupun kabupaten dan kota akan kita evaluasi semua. Kelemahannya di mana, apa yang harus segera kita lakukan dan lain sebagainya," katanya.

Menurut dia, kasus penyebaran COVID-19 di Papua Barat semakin mengkhawatirkan. Daerah-daerah yang semula sudah berhasil kembali ke zona hijau kembali memerah.

"Seperti Raja Ampat, Teluk Bintuni dan Manokwari Selatan. Tiga daerah ini sudah berhasil ke zona hijau, gelombang kedua datang dan saat ini kembali merah. Raja Ampat cukup lama stagnan di angka 19, kemarin kembali ditemukan kasus baru yang angkanya sangat signifikan yakni 33 kasus," katanya.

Personil Gabungan TNI dan Polri pada operasi pendisiplinan protokol kesehatan di Manokwari belum lama ini (Antara/Toyiban)
Personil Gabungan TNI dan Polri pada operasi pendisiplinan protokol kesehatan di Manokwari belum lama ini (Antara/Toyiban)

Ia berharap seluruh daerah meningkatkan kewaspadaan, termasuk masyarakat, karena tidak menutup kemungkinan COVID-19 pun sudah menyebar di Kabupaten Pegunungan Arfak dan Tambrauw mengingat akses keluar dan masuk ke daerah ini cukup terbuka.

"Jangan sampai seperti ibarat hijau-hijau semangka, dari luar terlihat hijau namun saat dibuka isinya merah. Kami berharap Satgas COVID-19 di dua daerah ini bekerja maksimal," katanya menambahkan.

Baca Juga:

Polda Papua Barat Bentuk Tim Selidiki Kematian Adik Ipar Edo Kondologit

Sesuai data Satgas COVID-19, konfirmasi positif di Papua Barat per 13 September 2020 secara akumulatif sudah mencapai 1.149 kasus.

Temuan tertinggi di Kota Sorong mencapai 535, disusul Teluk Bintuni 174, Manokwari 166, Kabupaten Sorong 122, Raja Ampat 52, Sorong Selatan 32, Teluk Wondama 30, Fakfak 29, Manokwari Selatan lima kasus, Kaimana dan Maybrat masing-masing dua.

"Pegunungan Arfak dan Maybrat belum ada laporan temuan positif COVID-19. Nanti semua daerah akan kita evaluasi bersama," demikian Arnoldus Tiniap. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Melihat Papua Maju, Timor Leste Ingin Balik ke Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar

Indonesia di Ambang Resesi, PKS Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM
Indonesia
Indonesia di Ambang Resesi, PKS Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

jika pada Kuartal III nanti pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali minus, maka mimpi buruk itu menjadi kenyataan.

Beredar Video Panas Diduga Artis Heboh di Media Sosial, Polisi Diminta Tangkap Penyebarnya
Indonesia
Beredar Video Panas Diduga Artis Heboh di Media Sosial, Polisi Diminta Tangkap Penyebarnya

Pengguna media sosial dihebohkan dengan beredarnya video mesum yang mirip dengan salah satu artis ternama.

Sepanjang 2020, KPK Tetapkan 109 Tersangka
Indonesia
Sepanjang 2020, KPK Tetapkan 109 Tersangka

Perkara yang saat ini sedang berjalan sebanyak 130

KKB Papua Bakal Berhadapan dengan Polwan Brimob Tangguh
Indonesia
KKB Papua Bakal Berhadapan dengan Polwan Brimob Tangguh

Korps Brimob Polri menerjunkan enam polisi wanita (polwan) untuk bergabung Operasi Satgas Nemangkawi di Papua.

Biaya Karantina di Hotel Bagi  WNI Dari Luar Negeri Dibebankan Pada Pemerintah
Indonesia
Biaya Karantina di Hotel Bagi WNI Dari Luar Negeri Dibebankan Pada Pemerintah

Apabila terdapat WNI atau WNA yang menghendaki hotel lain di luar 104 hotel yang telah ditentukan oleh pemerintah, maka biaya dan akomodasinya dibebankan kepada yang bersangkutan.

Tiga Pengeroyok Polisi Saat Demo Tolak Omnibus Law Diciduk
Indonesia
Tiga Pengeroyok Polisi Saat Demo Tolak Omnibus Law Diciduk

Korban pun saat ini masih dilakukan perawatan di RS Polri

Pemkot Siapkan Solo Techno Park Sebagai Tempat Karantina Pemudik
Indonesia
Pemkot Siapkan Solo Techno Park Sebagai Tempat Karantina Pemudik

Dalam aturan PPKM mikro tersebut, Pemkot Solo memutuskan menyiapkan Solo Techno Park (STP) sebagai tempat karantina masyarakat yang nekat mudik saat Lebaran nanti.

Puncak Mudik Diprediksi Berlangsung H-2 Lebaran
Indonesia
Puncak Mudik Diprediksi Berlangsung H-2 Lebaran

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperediksi 109.327 kendaraan diprediksi bakal meninggalkan Jabotabek pada H-2 Lebaran 2021 atau Selasa (11/5).

Pilkada Serentak Bakal Gerakan Konsumsi Sampai Rp35 Triliun
Indonesia
Pilkada Serentak Bakal Gerakan Konsumsi Sampai Rp35 Triliun

Pemerintah yakin ada sinyal positif perbaikan ekonomi pada kuartal selanjutnya salah satunya mulai bergeraknya aktivitas ekonomi.