Kasus COVID-19 Meroket, DIY Tetap Lanjutkan Work from Yogyakarta Tugu Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.com - Meroketnya penambahan kasus COVID-19 tak memudarkan rencana Work from Yogyakarta (Bekerja dari Yogyakarta). Saat ini, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah merampungkan persiapan program tersebut.

Berdasarkan data Satgas COVID-19, dampak liburan pasca Idulfitri di pekan keempat meningkatkan kasus COVID-19 hingga 112,22 persen. Lima provinsi yang menyumbang kenaikan kasus COVID-19 signifikan berturut-turut, Jawa Tengah naik 281,59 persen, DKI Jakarta 263,26 persen, DIY 172,03 persen, Jawa Timur 102,74 persen, dan Jawa Barat naik 58,75 persen.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo menjelaskan, penerapan program Work from Yogyakarta akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi.

Baca Juga:

Pokja Genetik UGM Pastikan Varian Baru COVID-19 Belum Terdeteksi di DIY

Pihaknya bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY, serta Forum Komunikasi Desa Wisata DIY hingga saat ini masih menyiapkan paket-paket wisata yang bakal disajikan dalam program ini.

Sejumlah paket wisata tersebut antara lain meliputi perjalanan wisata yang disiapkan untuk mengisi waktu luang para wisatawan di sela bekerja.

"Yang sudah berjalan itu Asita DIY dengan (menyiapkan) 11 paketnya. Sedangkan PHRI dengan forkom desa wisata sedang disiapkan," kata Singgih di Yogyakarta, Jumat (18/6).

Lokasi wisata yang asyik untuk Work from Jogja. (Foto: MP/Teresa Ika)
Lokasi wisata yang asyik untuk Work from Jogja. (Foto: MP/Teresa Ika)

Meski demikian, target pelaksanaan program Work from Yogyakarta yang sebelumnya direncanakan pada Juli 2021, kata Singgih, akan disesuaikan kembali dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi perkembangan kasus penularan COVID-19 di DIY serta kebijakan Pemda DIY.

"Target awalnya memang bulan Juli 2021 tapi kami akan melihat lagi situasinya seperti apa," ujar dia.

Menurut Singgih, prosedur standar operasi (SOP) aktivitas pariwisata yang bakal diterapkan selama program Work from Yogyakarta tidak mengalami perubahan.

"Tapi, tetap harus lebih waspada karena sekarang ini kan trennya (kasus COVID-19) baru meningkat. Jadi, persiapan tetap jalan terus tapi kemudian mengenai pelaksanaan kita melihat situasi dan kondisi, serta kebijakan," kata dia.

Baca Juga:

Kenaikan Kasus COVID-19 Pasca Libur Lebaran Terlihat 7-8 Pekan

Seluruh pelaku pariwisata baik perhotelan, pengelola destinasi wisata, hingga penyedia jasa perjalanan wisata juga diminta disiplin mematuhi protokol CHSE (cleanliness, health, safety and environmental sustainability) untuk menghindari potensi paparan COVID-19.

"Standar itu yang kemudian kita gunakan, selain juga persyaratan pelaku perjalanan menjadi bagian yang harus ditegakkan, misalnya dari luar DIY harus menunjukkan swab antigen dan sebagainya. Itu bagian yang kita jaga terus," kata Singgih.

Program Work from Jogja diharapkan mampu menggairahkan sektor pariwisata yang terpuruk karena wabah COVID-19. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Takut Telat Masuk Kerja, Pengendara Rusak Pos Pemeriksan COVID-19 Suramadu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Diminta Selidiki Kebakaran Gedung Kejagung, Ada Kesengajaan Atau Benar-Benar Terbakar
Indonesia
Polisi Diminta Selidiki Kebakaran Gedung Kejagung, Ada Kesengajaan Atau Benar-Benar Terbakar

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyebutkan ruang kerjanya ikut terbakar

Penyelidik KPK Ini Siap Buktikan Dirinya atau Firli yang Tak Berintegritas
Indonesia
Penyelidik KPK Ini Siap Buktikan Dirinya atau Firli yang Tak Berintegritas

"Kami akan buktikan siapa sebenarnya yang tidak berintegritas, siapa yang tidak punya netralitas dan siapa yang radikal. Siapa pula yang sering bermain politik, siapa yang tidak steril dengan pihak-pihak yang berperkara," kata Harun

RUU PDP Perlu Segera Disahkan Buat Lindungi Warga Dari Pinjaman Online Ilegal
Indonesia
RUU PDP Perlu Segera Disahkan Buat Lindungi Warga Dari Pinjaman Online Ilegal

Transaksi pinjol memang belum signifikan dampaknya ke sistem keuangan nasional tetapi perlu segera diatasi karena menyasar segmen mikro, terutama di pedesaan yang literasi keuangannya rendah.

Cak Imin Desak Pemerintah Lebih Gesit Deteksi Varian Baru Virus Corona
Indonesia
Cak Imin Desak Pemerintah Lebih Gesit Deteksi Varian Baru Virus Corona

Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana COVID-19 DPR ini mengusulkan pengetatan lebih optimal utamanya bagi WNA dan WNI yang tiba dari negara berpotensi tinggi tularkan COVID varian baru.

Gereja Katedral Makassar Diserang Teroris, Umat Katolik Tak Akan Panik dan Gentar
Indonesia
Gereja Katedral Makassar Diserang Teroris, Umat Katolik Tak Akan Panik dan Gentar

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Antonius Benny Susetyo menanggapi peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Vaksin COVID-19
Indonesia
Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Vaksin COVID-19

Penerbitan PMK ini dapat memberikan kepastian hukum dan kesempatan kepada berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan vaksin.

Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus Tampung Fee Bansos Rp9 Ribu Per Paket
Indonesia
Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus Tampung Fee Bansos Rp9 Ribu Per Paket

Yogas alias Agustri Yogasmara disebut kerap mendapat jatah kuota pengadaan bansos di Kementerian Sosial (Kemensos).

Tjahjo Serahkan Nama Wakilnya ke Jokowi
Indonesia
Tjahjo Serahkan Nama Wakilnya ke Jokowi

KemenPAN-RB hanya menyiapkan rancangan aturan terkait hal itu

Anak Buah Anies Larang Warga Adakan Sahur On The Road
Indonesia
Anak Buah Anies Larang Warga Adakan Sahur On The Road

Pemprov DKI Jakarta melalui Satpol PP DKI melarang masyarakat untuk melaksanakan kegiatan sahur on the road pada bulan puasa tahun 2021 ini di tengah masa pandemi COVID-19.