Kasus COVID-19 Melonjak, DLH Solo Mulai Rasakan Limpahan Sampah Medis B3 Banyaknya pasien COVID-19 dan vaksinasi beberapa bulan terakhir membuat limbah B3 di Solo meningkat tajam. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Melonjaknya kasus COVID-19 di Solo membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai merasakan dampak limpahan limbah infeksius dan limbah domestik.

Kepala Seksi Pengolahan Limbah B3 DLH Solo Herri Widiyanto mengemukakan, sampah medis dulunya hanya terpusat di rumah sakit dan puskesmas. Namun karena kondisi sekarang kasus COVID-19 naik, muncul tempat isolasi terpusat di sejumlah gedung sekolah dan Solo Techno Park (STP).

"Lokasi karantina terpusat tersebut memunculkan banyak limbah medis. Jadi kami sekarang mulai merasakan dampak membeludaknya limbah medis," ujar Herri, Kamis (15/7).

Baca Juga:

PLN Jadikan Limbah Batu Bara Untuk Bangun Rumah Warga

Ia menyampaikan, limbah dibagi menjadi 2 jenis, B3 infeksius dan limbah domestik. Untuk pemilahan mulai dari masing-masing pasien di lokasi isolasi terpusat.

"Masker bekas, APD bekas, tisu yang mengandung droplet, dan alat makan plastik, kami kategorikan masuk limbah B3 infeksius," ujar dia.

  Banyaknya pasien COVID-19 dan vaksinasi beberapa bulan terakhir membuat limbah B3 di Solo meningkat tajam. (MP/Ismail)
Banyaknya pasien COVID-19 dan vaksinasi beberapa bulan terakhir membuat limbah B3 di Solo meningkat tajam. (MP/Ismail)

Sebelum dibuang ke tempat sampah, kata dia, sampah wajib diikat secara aman dan disemprot disinfektan. Hal itu sesuai standar dari Kemenkes dan Kementerian LHK, penyemprotan dilakukan 2 kali dalam satu hari.

"Limbah B3 yang mengandung droplet dimasukkan ke dalam wadah atau bin kuning bertuliskan B3 infeksius. Kalau sampah domestik dimasukkan ke dalam trash bag hitam," tutur dia.

Baca Juga:

Mahasiswa ITS Gagas Masker Kain Dengan Filter Limbah Lontar

Dia menuturkan, jumlah limbah B3 yang diproduksi setiap orang berkisar 0,5 - 1 kg per hari. Sementara itu, data pada Selasa (13/7), tempat isolasi terpusat Solo Techno Park (STP) mengeluarkan 16,80 kilogram dan SD Cemara 2 sebanyak 19,40 kilogram.

"Limbah B3 itu diolah oleh pihak ke-3. Pengolahannya dibakar menggunakan incinerator untuk dijadikan abu," kata dia.

Ia menambahkan, sejauh ini limbah medis di Solo diolah dengan baik dan tidak sampai terjadi kebocoran. Kalau ada rumah sakit atau puskesmas buang limbah sembarangan, akan dikenai sanksi berat sesuai PP Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Setahun Pandemi COVID-19, Volume Limbah Medis Solo Naik 10 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mal dan Tempat Wisata di DIY Belum Buka, Pengusaha Pasrah Tunggu Bangkrut
Indonesia
Mal dan Tempat Wisata di DIY Belum Buka, Pengusaha Pasrah Tunggu Bangkrut

Para pengusaha dan pengelola hanya bisa pasrah menunggu kebangkrutan

[HOAKS atau FAKTA]: Mengunyah Cengkeh Bisa Tingkatkan Kadar Oksigen
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mengunyah Cengkeh Bisa Tingkatkan Kadar Oksigen

Beredar sebuah pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengklaim jika seseorang mengunyah cengkeh atau kayu manis bisa meningkatkan kadar oksigen di dalam tubuh.

Pemprov DKI Minta Pesepeda Pakai Lajur Sebelah Kiri
Indonesia
Pemprov DKI Minta Pesepeda Pakai Lajur Sebelah Kiri

Syafrin menegaskan semua pemakai jalan wajib mengikuti aturan yang berlaku

Malaysia Lockdown, Cuma 20 Persen Pekerja Yang Boleh Ngantor
Dunia
Malaysia Lockdown, Cuma 20 Persen Pekerja Yang Boleh Ngantor

Pemerintah Malaysia mengerahkan 55.000 anggota Polisi Diraja Malaysia (PDRM) sepanjang pelaksanaan full lockdown ini,

Satgas COVID-19 Mulai Tracing Penyebaran Corona di Petamburan
Indonesia
Satgas COVID-19 Mulai Tracing Penyebaran Corona di Petamburan

Tracing penderita COVID-19 di kawasan Petamburan, mulai dilakukan.

Pimpinan KPK Tutup Rapat Nama 51 Pegawai yang Akan Dipecat
Indonesia
Pimpinan KPK Tutup Rapat Nama 51 Pegawai yang Akan Dipecat

Sebanyak 51 dari 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) bakal dipecat.

Siklon Tropis Seroja Buktikan Perubahan Iklim Nyata
Indonesia
Siklon Tropis Seroja Buktikan Perubahan Iklim Nyata

Munculnya siklon tropis seroja yang mengakibatkan bencana banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi bukti bahwa perubahan iklim global itu nyata.

Polisi Tetapkan Sopir Anggota Polisi Yang Lawan Arus Tersangka Tapi Tidak Ditahan
Indonesia
Polisi Tetapkan Sopir Anggota Polisi Yang Lawan Arus Tersangka Tapi Tidak Ditahan

AS mengemudikan mobil dengan melawan arah yang membahayakan para pengemudi lainnya. Setelah kejadian dia melarikan diri dan tidak menolong korban atau melaporkan kepada polisi terdekat.

Serangan Roket Bunuh Kontraktor Sipil di Irak, Lukai Anggota Layanan AS
Dunia
Serangan Roket Bunuh Kontraktor Sipil di Irak, Lukai Anggota Layanan AS

Itu adalah serangan paling mematikan yang menghantam pasukan pimpinan AS dalam hampir satu tahun di Irak.

Listyo Sigit Tak Mau Lagi Dengar Istilah Kriminalisasi Ulama
Indonesia
Listyo Sigit Tak Mau Lagi Dengar Istilah Kriminalisasi Ulama

Dia pun mengungkapkan program 100 hari pertama saat menjabat sebagai Kapolri nanti