Kasus COVID-19 di Prancis Kembali Melonjak Sejumlah penduduk Kota Paris menikmati waktu luang mereka di Kanal Saint-Martin, di Paris, Prancis, Rabu (13/5/2020). ANTARA FOTO/Xinhua-Aurelien Morissard/hp.

MerahPutih.com - Kasus virus corona di Prancis melonjak hingga lebih dari 1.600 kasus dalam 24 jam terakhir, Kamis (6/8). Penambahan kasus diiringi dengan peningkatan jumlah pasien di unit perawatan intensif.

Tercatat 1.604 kasus harian COVID-19, yang lebih rendah dibandingkan 1.695 kasus pada Rabu (5/8). Angka tersebut tidak jauh dari 1.828 kasus yang dilaporkan pada 30 Mei.

Baca Juga:

KBRI Beirut Beberkan Kondisi WNI Pascaledakan Lebanon

Secara kumulatif, jumlah kasus COVID-19 di Prancis mencapai 195.633.

Dikutip Antara, rata-rata pergerakan kasus baru selama tujuh hari, yang kini berada pada angka 1.351, mengalami kenaikan satu hari selama 11 hari terakhir, dengan lonjakan hampir 50 persen.

Tim medis penanganan Covid-19 terus mengawasi pasien yang diisolasi di RSUP Kandou, Kota Manado. (foto: ilustrasi) (1)
Ilustrasi. (Antara)

Angka 1.351 adalah lima kali lipat lebih tinggi daripada 272 kasus pada 27 Mei, tapi juga lebih rendah tiga kali lipat dari puncaknya, yaitu 4.537 kasus pada 1 April.

Meski terjadi lonjakan kasus baru, jumlah pasien COVID-19 rawat inap terus menurun sampai 88 menjadi 5.060, memperpanjang tren selama 10 pekan.

Baca Juga:

Ledakan Besar di Lebanon, 78 Orang Dinyatakan Tewas

Sementara itu, jumlah pasien ICU bertambah enam orang menjadi 390.

Otoritas kesehatan Prancis melaporkan tujuh kematian baru COVID-19 sehingga totalnya menjadi 30.312, angka tertinggi ketujuh di dunia. (*)

Baca Juga:

Kepala Staf Presiden Brazil Positif COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polres Jakpus Sediakan Rapid Antigen Gratis di Stasiun Senen
Indonesia
Polres Jakpus Sediakan Rapid Antigen Gratis di Stasiun Senen

Polisi melayani 500 penumpang kereta api untuk per harinya yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 20.30 WIB.

Mantan Dirut PT Indosurya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan Dana Nasabah
Indonesia
Mantan Dirut PT Indosurya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan Dana Nasabah

JI ditetapkan jadi tersangka lantaran terbukti menjalankan operasional tanpa memiliki hak.

Berstatus Tahanan, Brigjen Prasetijo Diperiksa saat Jalani Pengobatan di Rumah Sakit
Indonesia
Berstatus Tahanan, Brigjen Prasetijo Diperiksa saat Jalani Pengobatan di Rumah Sakit

Penyidik Bareskrim tetap berkoordinasi dengan dokter yang memantau kondisi kesehatan Prasetijo.

Bawa 121 Penumpang dari Tanjung Priok, Belasan Awak KM Kelud Positif COVID-19
Indonesia
Bawa 121 Penumpang dari Tanjung Priok, Belasan Awak KM Kelud Positif COVID-19

KM Kelud berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok dengan membawa 121 penumpang.

Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta
Indonesia
Eko Patrio Setuju Program Kampung Tangguh di Jakarta

Lebih lanjut, kata Eko, penanganan corona memang harus fokus langsung pada lokasi-lokasi yang memang menjadi episentrum di setiap kelurahan dan RW.

Dalam 24 Jam, Lebih dari 9 Ribu Pasien COVID-19 Berhasil Sembuh
Indonesia
Dalam 24 Jam, Lebih dari 9 Ribu Pasien COVID-19 Berhasil Sembuh

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan bahwa penularan virus corona masih terus bertambah hingga Sabtu (23/1).

Bantu Korban Bencana, PKS Instruksikan Anggota Dewan Potong Gaji
Indonesia
Bantu Korban Bencana, PKS Instruksikan Anggota Dewan Potong Gaji

Jazuli berharap upaya kolektif tersebut dapat meringankan beban saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah.

Kemenkes: Mayoritas Masyarakat Bersedia Menerima Vaksin COVID-19
Indonesia
Kemenkes: Mayoritas Masyarakat Bersedia Menerima Vaksin COVID-19

Mayoritas publik bersedia menerima vaksin COVID-19

MRT Tetap Beroperasi di Hari Lebaran, Penumpang Dibatasi
Indonesia
MRT Tetap Beroperasi di Hari Lebaran, Penumpang Dibatasi

"Jadi tidak ada perubahan, semua sama seperti selama PSBB diberlakukan," kata Kamaludin

Teken Pakta Integritas, Paslon Dilarang Rayakan Kemenangan dengan Konvoi
Indonesia
Teken Pakta Integritas, Paslon Dilarang Rayakan Kemenangan dengan Konvoi

Dalam isi pakta integritas tersebut kedua paslon dilarang merayakan kemenangan dengan melakukan konvoi.