Kasus COVID-19 Cukup Terkendali, Satgas Ingatkan Masyarakat Jangan Terlena Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memaparkan materinya dalam konferensi pers, Selasa (28/9/2021). (ANTARA/Zubi Mahrofi)

Merahputih.com - Masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap penularan COVID-19 jelang peringatan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW, yang jatuh pada 19 Oktober.

Pasalnya, sejumlah rangkaian acara yang berlangsung bisa memicu terjadinya kerumunan orang.

"Mengingat Indonesia yang saat ini sedang dalam kondisi kasus yang cukup terkendali, sudah sepatutnya kita mempertahankannya dengan tidak terlena dan tetap berhati-hati," ungkap Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito kepada wartawan, Rabu (6/10).

Baca Juga:

Penambahan COVID-19 Tanah Air 2.057 Kasus

Menurut Wiku, pengetesan COVID-19 di Indonesia belum merata di semua daerah. Bahkan ada daerah yang testingnya masih rendah dan jauh dari target WHO. Karenanya, dia meminta pemerintah daerah melakukan pengawasan kegiatan di masyarakat.

Salah satunya melakukan sosialisasi agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan di tiap kegiatannya. Pemerintah daerah diminta melakukan pengawasan kegiatan masyarakat dengan membantu sosialisasi yang jelas di daerah masing-masing.

"Khususnya rincian protokol kesehatan yang harus dijalankan untuk meminimalisir peluang penularan," tutur Wiku.

Penyekatan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat pada hari pertama PPKM Darurat, Sabtu (3/7). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Penyekatan di kawasan Kalideres, Jakarta Barat pada hari pertama PPKM Darurat, Sabtu (3/7). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Pemerintah menargetkan vaksinasi COVID-19 tiap daerah minimal 70 persen dari total penduduk pada Oktober 2021. Angka tersebut untuk mempercepat capaian kekebalan komunal (herd immunity).

"Cara yang dilakukan ialah melakukan edukasi secara berkelanjutan dan memperbanyak titik vaksinasi," jelas Wiku.

Sebagaimana diketahui, Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada 19 Oktober 2021 atau 1443 Hijriah. Namun demikian, demi mencegah penularan, pemerintah mengubah hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi 20 Oktober 2021.

Baca Juga:

Anies Bubarkan Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19

Perubahan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi, Birokrasi Nomor 712, 1, dan 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB Nomor 642, 4, dan 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Adapun situasi pandemi COVID-19 di Indonesia belakangan menunjukkan perbaikan. Meski begitu, penularan virus masih terjadi. Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pada Selasa (5/10) pukul 12.00 WIB menunjukkan bahwa ada 1.404 kasus baru dalam sehari.

Penambahan tersebut menyebabkan total kasus di Indonesia saat ini mencapai 4.221.610 orang dihitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2021. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ditutup Karena COVID-19, Perbatasan RI-Papua Nugini Segera Dibuka
Indonesia
Ditutup Karena COVID-19, Perbatasan RI-Papua Nugini Segera Dibuka

Perbatasan baru akan dibuka sekitar 21 Juni 2021 dan berbagai kesiapan kini dilakukan termasuk regulasi yang mengaturnya mengingat saat ini pandemi COVID-19 masih mewabah.

Bareskrim Usut Kasus Laporan Dugaan Penyalahgunaan Lahan oleh Rizieq Cs
Indonesia
Bareskrim Usut Kasus Laporan Dugaan Penyalahgunaan Lahan oleh Rizieq Cs

Bareskrim Polri masih menyelidiki laporan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII terkait dugaan penggunaan lahan tanpa izin untuk Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah.

Vaksin Keliling Kamis (26/8), Ada 5 Titik Sasaran
Indonesia
Vaksin Keliling Kamis (26/8), Ada 5 Titik Sasaran

Langkah ini sebagai upaya pemerintah menangani COVID-19

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Bantu Penanganan Banjir Bandang Batu
Indonesia
Tim Anies Bahas Pembangunan Jalur Khusus Pejalan Kaki Pasar Baru - Istiqlal
Indonesia
Tim Anies Bahas Pembangunan Jalur Khusus Pejalan Kaki Pasar Baru - Istiqlal

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun jalur khusus pejalan kaki yang menghubungkan kawasan Pasar Baru menuju Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

PKS: Diamnya Jokowi Bermakna Setuju dengan Aksi Moeldoko
Indonesia
PKS: Diamnya Jokowi Bermakna Setuju dengan Aksi Moeldoko

Aksi Moeldoko bisa ditafsirkan diketahui dan disetujui oleh Jokowi

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dikirim ke RS Polri
Foto
Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dikirim ke RS Polri

Petugas Kepolisian membawa kantung jenazah berisi korban Kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang untuk dikirim ke RS POLRI Kramat Jati di RSUD Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Banten

Dituding Gelembungkan Dana Reses, Viani: PSI Bikin Rusak Nama Saya
Indonesia
Dituding Gelembungkan Dana Reses, Viani: PSI Bikin Rusak Nama Saya

"Tiap hari dari pagi sampai malam kita kerja keras sepenuh hati untuk warga DKI Jakarta, malah dengan seenaknya aja main ngerusak nama baik," kata Viani saat dikonfirmasi, Rabu (6/10).

MK Putuskan TWK Konstitusional, Begini Tanggapan Novel Baswedan
Indonesia
MK Putuskan TWK Konstitusional, Begini Tanggapan Novel Baswedan

Menurutnya, meski MK memutuskan TWK konstitusional, tidak berarti pelaksanaan asesmen sebagai syarat alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dapat dibenarkan.

Denny Indrayana Gugat Hasil PSU Pilgub Kalsel
Indonesia
Denny Indrayana Gugat Hasil PSU Pilgub Kalsel

Denny menyebutkan modus kecurangan pertama adalah politik uang