Kasus COVID-19 Bertambah 5.253 Hari Ini Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay/fernandozhiminaicela

MerahPutih.com - Pemerintah mencatat kasus COVID-19 pada Rabu (17/8) bertambah 5.253. Sehingga total menjadi 6.297.484 kasus positif.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 4.324 orang sehingga menjadi sebanyak 6.087.056 orang.

Baca Juga

Kasus COVID-19 di Indonesia Tambah 5.869, Sembuh 5.803 Orang

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus COVID -19 di Indonesia bertambah 19 orang menjadi 157.296 orang.

Lalu, angka positivity rate pada hari ini tercatat mengalami kenaikan menjadi 13,79 persen

Baca Juga

Positif COVID-19 Indonesia Bertambah 4.442 Kasus

Angka tersebut masih melebihi kisaran level aman positivity rate yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yaitu di bawah lima persen.

Sementara untuk kasus aktif COVID-19 pada hari ini berdasarkan laporan dari Satgas tercatat sebanyak 910 yang membuat kasus aktif sebanyak 53.132.

Perlu diketahui bahwa kasus aktif adalah jumlah pasien positif COVID-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau sedang isolasi mandiri.

Kemenkes mencatat hari ini terdapat 5.163 orang yang berstatus suspek. (Knu)

Baca Juga

Jelang HUT Kemerdekaan RI, Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 4 Ribu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KRL Jabodetabek Anulir Aturan Semua Kursi Penumpang Boleh Diisi
Indonesia
KRL Jabodetabek Anulir Aturan Semua Kursi Penumpang Boleh Diisi

KAI Commuter tak mau mengambil risiko jadi kluster penyebaran COVID-19

APBN 2022 Surplus, Jokowi Berani Beri Subsidi Energi Rp 502 Triliun
Indonesia
APBN 2022 Surplus, Jokowi Berani Beri Subsidi Energi Rp 502 Triliun

"Sampai pertengahan tahun ini, APBN juga surplus Rp106 triliun. Oleh karena itu, Pemerintah mampu memberikan subsidi BBM, LPG, dan listrik sebesar Rp 502 triliun pada tahun 2022," kata Jokowi

Gempa Larantuka, BMKG Masih Berikan Peringatan Dini Tsunami
Indonesia
Gempa Larantuka, BMKG Masih Berikan Peringatan Dini Tsunami

Pemerintah provinsi/kabupaten/kota yang berada pada status "Awas" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi menyeluruh.

Ketua DPRD DKI Bersikukuh Gelar Hak Interpelasi Terkait Formula E
Indonesia
Ketua DPRD DKI Bersikukuh Gelar Hak Interpelasi Terkait Formula E

Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta memutuskan Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi tidak terbukti melanggar tata tertib dan kode etik pelaksanaan Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula.

Pertamina Diminta Jelaskan Hasil Investigasi Kebakaran Kilang Minyak di Cilacap
Indonesia
Mendagri Jelaskan SE Pj Kepala Daerah Boleh Mutasi Pegawai ASN
Indonesia
Mendagri Jelaskan SE Pj Kepala Daerah Boleh Mutasi Pegawai ASN

Ada informasi yang keliru soal SE tersebut sehingga mengundang komentar yang salah dari sejumlah pihak.

Ketua DPD Optimistis Timnas Boyong Piala AFF ke Tanah Air
Indonesia
Ketua DPD Optimistis Timnas Boyong Piala AFF ke Tanah Air

Ketua DPD RI yang juga mantan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti, optimistis Timnas Indonesia akan membawa Piala AFF ke Tanah Air untuk pertama kalinya.

Pertamina Bertanggung Jawab Atas Insiden Kecelakaan Truk BBM di Jalan Transyogi
Indonesia
Pertamina Bertanggung Jawab Atas Insiden Kecelakaan Truk BBM di Jalan Transyogi

PT Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan mobil tangki dengan nomor polisi B 9598 BEH di Jalan Transyogi Gunung Putri, Bogor, sekitar pukul 15.29 WIB. Akibat peristiwa tersebut 11 orang dikabarkan meninggal dunia.

Menteri Sandiaga Sebut Ajang MotoGP Mandalika Serap 6.900 Tenaga Kerja
Indonesia
Menteri Sandiaga Sebut Ajang MotoGP Mandalika Serap 6.900 Tenaga Kerja

Bekas Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyebut 6.900 tenaga kerja terserap ke dalam sejumlah sektor usaha seiring dengan penyelenggaraan ajang balap motor dunia di Mandalika.

Asrama Haji Donohudan Jadi Lokasi Isoter, Gibran: Amit-amit Ada Gelombang Ketiga
Indonesia
Asrama Haji Donohudan Jadi Lokasi Isoter, Gibran: Amit-amit Ada Gelombang Ketiga

Persiapan yang sudah dilakukan diantaranya tempat isolasi terpusat (isoter) yang akan dibutuhkan untuk melakukan karantina bagi warga yang terkonfirmasi positif COVID-19.