Kasus COVID-19 Bertambah 3.351 Hari Ini Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 3.351 pada Rabu (7/12). Dengan demikian, total kasus Corona di tanah air hingga saat ini mencapai 6.689.532.

Tambahan kasus baru COVID-19 tersebut merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan 62.461 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Baca Juga

3.744 Warga Terinfeksi COVID-19 per Hari Ini

Sementara itu, kasus sembuh COVID-19 hari ini tercatat 3.240 orang. Dengan demikian, total angka kesembuhan mencapai 6.481.690 orang.

Di sisi lain, angka kematian akibat COVID-19 bertambah 41 menjadi total 160.112 orang.

Baca Juga

Penerapan PPKM Jelang Pergantian Tahun Cegah Lonjakan Kasus COVID-19

Sementara itu, kasus aktif naik 70 kasus dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya mencapai 47.730 kasus aktif.

Kasus aktif adalah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Lalu, ada sebanyak 5.175 orang lainnya berstatus suspek. (Knu)

Baca Juga

Jumlah Pasien Sembuh Harian dari COVID-19 Dua Kali Lebih Banyak Ketimbang Terinfeksi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Adik Brigadir J Ceritakan tak Boleh Lihat Jenazah Kakaknya
Indonesia
Adik Brigadir J Ceritakan tak Boleh Lihat Jenazah Kakaknya

"Sampai saat dikeluarkan dari ruang autopsi di dalam peti pun saya tidak bisa melihat," kata Reza di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10).

[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Polisi Menilang Kereta Api
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Polisi Menilang Kereta Api

Beredar informasi sebuah video di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang petugas berwarna baju coklat tengah menghentikan kereta api.

[HOAKS atau FAKTA]: Zul Zivilia Dieksekusi Mati
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Zul Zivilia Dieksekusi Mati

Istri Zul Zivilia, Retno Paradinah, mengatakan bahwa isu suaminya mendapatkan hukuman mati merupakan kabar tidak benar.

Kaesang Sebut Persis Solo Tetap Main Serius di Tengah Isu Liga 1 Tanpa Degradasi
Indonesia
Kaesang Sebut Persis Solo Tetap Main Serius di Tengah Isu Liga 1 Tanpa Degradasi

Direktur Utama (Dirut) Persis Solo, Kaesang Pangarep manegaskan Liga 1 musim 2022/2023 tanpa degradasi belum menjadi keputusan final PT LIB dan PSSI. Atas dasar itu, ia memastikan Persis Solo tetap bermain serius setiap pertandingan Liga 1.

Penindakan yang Ngebut di Jalan Tol Menuai Kritik
Indonesia
Penindakan yang Ngebut di Jalan Tol Menuai Kritik

Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan menilai semestinya pengguna jalan tol mendapat garansi jaminan keselamatan dan fasilitas-fasilitas yang memadai.

Masa Depan Jakarta Pasca Perpindahan IKN Perlu Diperjuangkan
Indonesia
Masa Depan Jakarta Pasca Perpindahan IKN Perlu Diperjuangkan

DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov untuk memperjuangan revisi Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Forum B20 Bahas Pasar Karbon dan Penyaluran Dana Biayai Transisi Energi
Indonesia
Forum B20 Bahas Pasar Karbon dan Penyaluran Dana Biayai Transisi Energi

Sektor energi merupakan sektor yang memiliki tantangan yang paling kritis untuk beralih ke energi berkelanjutan sebagai upaya mengurangi emisi karbon yang menjadi penyebab gas rumah kaca.

Minta Perluas Penanaman Sorgum di NTT, Strategi Jokowi Hadapi Krisis Pangan
Indonesia
Minta Perluas Penanaman Sorgum di NTT, Strategi Jokowi Hadapi Krisis Pangan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai sorgum jadi alternatif sumber pangan selain beras dan jagung guna menghadapi krisis pangan.

Gusdurian Kutuk Aksi Kekerasan terhadap Ade Armando
Indonesia
Gusdurian Kutuk Aksi Kekerasan terhadap Ade Armando

Jaringan Gusdurian mengutuk dan mengecam segala bentuk kekerasan kepada dan oleh siapa pun, termasuk yang dialami Ade Armando.

[HOAKS atau FAKTA]: Anggota Polisi Dimutasi Karena Hina Idol Kpop NCT Dream
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Anggota Polisi Dimutasi Karena Hina Idol Kpop NCT Dream

Beredarnya suntingan tangkapan layar tersebut berawal dari keributan di Twitter, karena adanya seseorang yang menghina Idol Kpop NCT Dream hingga meraih atensi publik.