Kasus Corona DKI Alami Penurunan, LBM Eijkman Puji PSBB Anies Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Kepala LBM Eijkman Amin Soebandrio menilai keputusan Gubernur Anies Baswedan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sangat efektif. Sebab hasil analisnya kebijakan itu dapat mengurangi aktivitas masyakarat di luar rumah dimanah membantu menekan penularan COVID-19 di DKI.

Aturan itu juga, sambung Amin, ampuh menurunkan kasus positif penyakit dari kota Wuhan, Tiongkok itu di ibu kota.

Baca Juga:

Beda Dengan Nurhadi, IPW: Harun Masiku Sudah Lenyap Ditelan Bumi

"Tadi pagi kami menganalisis ulang data dari pembatasan sosial di DKI dengan laporan kasusnya. Kami menggunakan data makro dari Google yang bisa kita akses itu ternyata proporsi penduduk yang tinggal di rumah itu selama bulan April ini sudah mencapai 60%, dan kasusnya pun turun cepat," kata Amin Soebandrio saat diskusi melalui virtual di Jakarta, Minggu (3/5).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipuji Kepala LBM Eijkman
Anies Baswedan saat meninjau proses pengemasan masker kain di gudang PD Pasar Jaya, Jakarta Industrial Estate (JIEP) Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (29/4).

Amin meminta agar Anies dapat mempertahankan persentase penurunan aktivitas masyakarat di luar rumah tersebut. Jangan sampai, capaian 60 persen ini justru malah melesat turun.

"Kalau perlu bisa ditingkatkan menjadi 70-80 persen sehingga benar-benar akan terus melandai turun nanti sebelum lebaran semoga bisa dan itu tidak mudah. Ini sangat tergantung dari pada masyarakatnyanya," jelas dia.

Menurut Amin, efektifitas penerapan PSBB di DKI ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang menerapkan hal serupa. Daerah lain yang menerapkan PSBB seperti Jawa Tengah capaiannya masih sekitar 40 persen sementara Jawa Timur ada sebanyak 50 persen masyakarat yang telah beraktivitas di rumah.

"Kita harapkan mereka meningkat 10 persen saja, itu sudah bagus. Yang kita lihat efek di DKI itu juga akan terjadi di beberapa wilayah lainnya," ungkapnya.

Amin berpendapat, PSBB mestinya diterapkan secara nasional. Tidak dilakukan secara parsial lantaran setiap daerah tentu berpotensi menjadi lokasi penyebaran COVID-19.

Baca Juga:

Pemprov DKI Sita Sebanyak 1.357 Miras di Jakarta Barat

"Sebelumnya kami berasumsi bahwa psbb itu akan diterapkan secara nasional dan kemudian ada testing massal yang cukup kita bisa jangkau tetapi ternyata tidak," katanya.

Amin meyakini, bahwa kasus corona ini akan segera berakhir. Namun hal itu sangat ditentukan oleh komitmen masyakarat dalam mencegah penularan. Semakin, patuh masyakarat untuk tidak beraktivitas di luar rumah, maka akan semakin cepat kasus COVID-19 ini selesai di Indonesia.(Asp)

Baca Juga:

Update COVID-19, Minggu (3/5): Pasien Positif 11.192 dan 1.876 Dinyatakan Sembuh

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kaum Milenial Disarankan Nonton Film G30S/PKI
Indonesia
Kaum Milenial Disarankan Nonton Film G30S/PKI

"Saya sarankan yang belum pernah nonton supaya menonton sebagai pengetahuan, menambah referensi cara berpikir sebelum bersikap," ucap Margana

Kampus di DIY Wajib Bentuk Satgas Penanganan COVID-19
Indonesia
Kampus di DIY Wajib Bentuk Satgas Penanganan COVID-19

pembentukan Satgas ini untuk mempermudah pendataan dan pengawasan keluar masuk mahasiswa.

Kementerian ESDM: Guguran Aktif Gunung Merapi Normal Terjadi
Indonesia
Kementerian ESDM: Guguran Aktif Gunung Merapi Normal Terjadi

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpicu peredaran berita dan laporan yang tidak bertanggung jawab.

 Sohibul Iman Sebut Zulhas Dukung Pansus Jiwasraya
Indonesia
Sohibul Iman Sebut Zulhas Dukung Pansus Jiwasraya

Sohibul mengaku sudah bertemu dengan pria yang karib disapa Zulhas itu pada pekan lalu. Dalam pertemuan itu, menurut dia, Zulhas menyampaikan bahwa partainya akan ikut mendukung pembentukan Pansus Jiwasraya.

Negara Akan Memastikan Hak Anak Terpenuhi Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Negara Akan Memastikan Hak Anak Terpenuhi Saat Pandemi COVID-19

Merebaknya virus ini menimbulkan dampak signifikan pada melemahnya perekonomian keluarga

Khofifah Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan ke OTG COVID-19
Indonesia
Khofifah Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan ke OTG COVID-19

Jatim selama beberapa hari terakhir, angka OTG semakin bertambah

Pulihkan Ekonomi, Masyarakat Menengah ke Bawah Harus Jadi Prioritas Utama
Indonesia
Pulihkan Ekonomi, Masyarakat Menengah ke Bawah Harus Jadi Prioritas Utama

Problem kita selalu sama dan klasik. Kesemrawutan data sehingga bantuan sosial tidak tepat dan salah sasaran

Panglima Kogasgabpad Interaksi dengan 188 ABK yang Diobservasi di Pulau Sebaru
Indonesia
Panglima Kogasgabpad Interaksi dengan 188 ABK yang Diobservasi di Pulau Sebaru

Peserta observasi diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkomunikasi dengan keluarga

Penyidik Acak-acak Apartemen Jaksa Pinangki Cari Bukti Terkait Kasus Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Penyidik Acak-acak Apartemen Jaksa Pinangki Cari Bukti Terkait Kasus Suap Djoko Tjandra

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku telah menggeledah dua apartemen Jaksa Pinangki Sirna Malasari di Jakarta Selatan

Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan di Gedung, PDIP: Tamu Wajib Dibatasi
Indonesia
Pemprov DKI Izinkan Resepsi Pernikahan di Gedung, PDIP: Tamu Wajib Dibatasi

"Perlu pengawasan yang ketat, kedua perlu ada pembatasan kapasitas," ucap Gembong