Kasus Corona di Tanah Air Bertambah 8.692 Petugas medis melakukan Rapid Test Antigen ke warga di labklinik Kimia Farma, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (11/1/2021) ANTARA/Harianto

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di Indonesia selama 24 jam terakhir hingga Senin (11/1), pukul 12.00 WIB, bertambah sebanyak 8.692. Dengan penambahan tersebut, total kasus di Indonesia menjadi 836.718.

Pasien sembuh bertambah 7.715 sehingga total menjadi 688.739. Kasus meninggal bertambah 214 menjadi total 24.343.

Penambahan ini diketahui berdasarkan pemeriksaan terhadap 38.061 spesimen dalam sehari.

Baca Juga:

Dinkes DKI Buka Pendaftaran Pelacak Kontak COVID-19, Berminat?

Pada periode yang sama, ada 27.948 orang yang diambil sampelnya untuk pemeriksaan spesimen.

Adapun jumlah suspect sebanyak 68.572. Sebanyak 510 kabupaten/kota dari 34 provinsi sudah terdampak COVID-19 di seluruh tanah air.

Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 memperpanjang dan memperketat aturan mengenai pembatasan perjalanan orang di dalam negeri yang surat edarannya berakhir pada hari ini.

Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi COVID-19 ini berlaku mulai 9 Januari – 25 Januari 2021.

Surat edaran ini juga didasarkan atas peningkatan penularan COVID-19 yang masih tinggi ditandai oleh positivity rate, kasus aktif, dan penambahan kasus positif di tingkat nasional.

Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo menjelaskan bahwa perpanjangan ini dimaksudkan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 yang berpotensi meningkat akibat perjalanan orang dari satu wilayah ke wilayah yang lain.

“Peraturan ini berlaku bagi seluruh pengguna moda transportasi pribadi maupun umum, baik melalui udara, perkeretaapian, darat, maupun laut.” Ujar Doni.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo berbicara dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (8/6/2020). ANTARA
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo berbicara dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (8/6/2020). ANTARA

Seluruh pengguna moda transportasi pribadi maupun umum wajib menjalankan protokol kesehatan sebagai berikut

Pertama, setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan hindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Kedua, pengetatan protokol kesehatan sepanjang perjalanan yang perlu dilakukan berupa penggunaan masker wajib secara benar menutupi hidung dan mulut dengan jenis masker kain 3 lapis atau masker medis.

Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum.

Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, kecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat untuk keselamatan dan kesehatannya.

Ketiga, pelaku perjalanan dalam negeri harus mengikuti sejumlah ketentuan:

Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku;

Untuk perjalanan ke Pulau Bali, pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 2 x 24 jam atau rapid test antigen paling lama 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Sementara untuk pengguna moda transportasi darat atau laut, baik pribadi maupun umum, wajib menunjukkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau nonreaktif rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan;

Untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antar provinsi/kab/kota), pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam atau rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Baca Juga:

Menko Luhut Pastikan Vaksinasi Nasional COVID-19 Dimulai Rabu

Sementara untuk pengguna moda transportasi laut dan kereta api antarkota wajib menunjukkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau nonreaktif rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan;

Untuk perjalanan ke daerah lainnya, pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam atau rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Sementara untuk pengguna moda transportasi laut, wajib menunjukkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatannya.

Untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat pribadi menuju ke daerah di dalam maupun luar Pulau Jawa diimbau melakukan rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Tes acak rapid test antigen akan dilakukan oleh satgas COVID-19 daerah bagi pelaku perjalanan dengan moda transportasi umum darat apabila diperlukan. Pengisian e-HAC Indonesia bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dengan seluruh moda transportasi umum maupun pribadi, terkecuali bagi moda transportasi kereta api.

Bagi siapa pun yang memalsukan keterangan hasil rapid tes antigen maupun RT-PCR akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangan. (Knu)

Baca Juga:

Fakta-Fakta Penting Tentang Vaksin COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masih Ada Warga yang Berolahraga dan Bersepeda di Sudirman-Thamrin
Indonesia
Masih Ada Warga yang Berolahraga dan Bersepeda di Sudirman-Thamrin

Minimnya penjagaan juga terlihat di persimpangan Jalan MH Thamrin hingga Patung Kuda

171 Nakes RSHS Terpapar COVID-19, BOR Hampir 90 Persen
Indonesia
171 Nakes RSHS Terpapar COVID-19, BOR Hampir 90 Persen

Lonjakan pasien COVID-19 membuat sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung turut terpapar COVID-19.

Dua Bulan, Polisi Amankan 10 Begal Sepeda dari Enam TKP
Indonesia
Dua Bulan, Polisi Amankan 10 Begal Sepeda dari Enam TKP

Yang kami sayangkan banyak korban yang tidak melaporkan

Jelang Pilkada, Ombudsman Temukan 72 Persen KPUD Belum Salurkan APD
Indonesia
Jelang Pilkada, Ombudsman Temukan 72 Persen KPUD Belum Salurkan APD

Ombudsman menyarankan agar memastikan dan mengupayakan pendistribusian kekurangan kelengkapan APD

Masyarakat Terkesan Malas Laporkan Pelanggaran Calon Kepala Daerah ke Media Sosial
Indonesia
Masyarakat Terkesan Malas Laporkan Pelanggaran Calon Kepala Daerah ke Media Sosial

“Partisipasi masyarakat yang melapor masih kurang. Padahal caranya mudah,” ucapnya

Politisi DKI Minta Pemprov Evaluasi Penanggulangan Banjir
Indonesia
Politisi DKI Minta Pemprov Evaluasi Penanggulangan Banjir

Data Pemprov untuk waktu surut, berturut-turut adalah 6 hari (2002), 10 hari (2007), 7 hari (2013), 7 hari (2015), 4 hari (2020), dan 1 hari (2021).

Perampasan Aset Koruptor Lebih Timbulkan Efek Jera Dibandingkan Hukuman Mati
Indonesia
Perampasan Aset Koruptor Lebih Timbulkan Efek Jera Dibandingkan Hukuman Mati

Peneliti PUKAT UGM, Yuris Rezha Kurniawan mengatakan, pengambilan aset pelaku koruptor lebih menimbulkan efek jera ketimbang hukuman mati.

Cuti Bersama Dipangkas Biar Warga Tidak Tamasya
Indonesia
Cuti Bersama Dipangkas Biar Warga Tidak Tamasya

Pemerintah telah menyepakati dan menetapkan perubahan cuti bersama tahun 2021, dari yang sebelumnya terdapat tujuh hari menjadi dua hari

Partai Demokrat Tolak Perwira TNI-Polri Aktif jadi Plt Kepala Daerah
Indonesia
Partai Demokrat Tolak Perwira TNI-Polri Aktif jadi Plt Kepala Daerah

Ia mengingatkan bahwa mekanisme penunjukan pj kepala daerah sudah diatur dalam Pasal Pasal 201 ayat 9-11 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada menyatakan penjabat gubernur, bupati, dan wali kota berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Kabupaten Cirebon Terima 1,5 Juta Vaksin COVID-19
Indonesia
Kabupaten Cirebon Terima 1,5 Juta Vaksin COVID-19

Untuk pelaksanaan vaksinasi, diperkirakan akan dimulai pada Februari nanti. Saat ini, ujar Imron, vaksin tersebut belum tiba di Kota Udang.