Kasus Benur, KPK Sita Rumah Stafsus Edhy Prabowo di Cikarang KPK menyita satu unit rumah milik Andreau Pribadi Misanta, staf khusus bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Jumat (12/3). (Foto: MP/Dok KPK)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit rumah milik Andreau Pribadi Misanta, staf khusus bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Jumat (12/3).

Andreau dan Edhy merupakan tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur.

"Tim penyidik KPK melakukan penyitaan satu unit rumah yang diduga milik tersangka AMP (Andreau Misanta Pribadi)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (12/3).

Baca Juga:

Dalami Kasus Benur, KPK Periksa Pejabat KKP Jadi Saksi Edhy Prabowo

Rumah yang terletak di Perumahan Pasadena, Blok A Nomor 16, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu disita lantaran diduga dibeli dari uang yang terkumpul dari para eksportir benih lobster.

"Proses penyitaan dihadiri juga oleh tersangka AMP. Tim penyidik memasang plang sita pada rumah dimaksud serta dibuat berita acara penyitaan," ujar Ali.

Sebelumnya, penyidik KPK juga telah menyita rumah pribadi milik Andreau Pribadi Misanta yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan pada Rabu (3/3).

KPK menyita satu unit rumah milik Andreau Pribadi Misanta, staf khusus bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Jumat (12/3). (Foto: MP/Istimewa)
KPK menyita satu unit rumah milik Andreau Pribadi Misanta, staf khusus bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Jumat (12/3). (Foto: MP/Dok KPK)

KPK diketahui sempat mendalami transaksi jual beli rumah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan oleh tersangka Andreau Pribadi Misanta. Diduga rumah tersebut dibeli menggunakan uang dari para eksportir benur.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, tiga staf khusus Edhy, Andreau Pribadi Misanta, Safri serta Amril Mukminin; Siswadi selaku pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku staf istri Menteri KP; dan Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Baca Juga:

Sespri Edhy Prabowo Rekayasa Posisi Komisaris Perusahaan Penampung Suap Benur

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp10,2 miliar dan USD100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosita Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton, serta baju Old Navy. (Pon)

Baca Juga:

Kiara Ingatkan Menteri KP Segara Cabut Aturan Izin Ekspor Benur

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pegawai Kemenag Berusia 55 Tahun ke Atas Diminta WFH dan Dilarang Tinggalkan Rumah
Indonesia
Pegawai Kemenag Berusia 55 Tahun ke Atas Diminta WFH dan Dilarang Tinggalkan Rumah

Kementerian Agama melakukan penyesuaian sistem kerja bagi pegawainya.

Vaksinasi Daerah Pesisir, Para Nelayan Disuntik di Atas Kapal
Indonesia
Vaksinasi Daerah Pesisir, Para Nelayan Disuntik di Atas Kapal

Ditpolair Polda Jawa Timur dan Polres Gresik menggelar vaksinasi COVID-19 di pesisir Desa Kroman, Gresik, Selasa (3/8).

DKI Batasi Operasional Angkutan Umum Saat Libur Lebaran
Indonesia
DKI Batasi Operasional Angkutan Umum Saat Libur Lebaran

"Untuk pembatasan kapasitas angkut transportasi dibatasi dengan jumlah 50 persen dari kapasitas angkut pada setiap jenis sarana transportasi," kata Syafrin.

[Hoaks atau Fakta]: Komunitas IDI keluarkan Pernyataan COVID-19 Hanya Sandiwara
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Komunitas IDI keluarkan Pernyataan COVID-19 Hanya Sandiwara

Klaim bahwa Swedia, Chechnya, dan Tajikistan sama sekali tidak memiliki kasus COVID-19 juga tidak benar. Terhitung hingga 23 Juni 2021, Swedia telah melaporkan 1.084.636 kasus COVID-19, Chechnya telah melaporkan 12.553 kasus, dan Tajikistan telah melaporkan 13.731 kasus.

Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan
Indonesia
Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan

Bahkan, orang dewasa juga bersama keluarganya ikut menerobos banjir untuk bersenang-senang meski pakaian mereka jadi basah.

Anies Diklaim Tak Terlibat Pembelian Tanah Program Rumah DP 0 Rupiah
Indonesia
Anies Diklaim Tak Terlibat Pembelian Tanah Program Rumah DP 0 Rupiah

Dinas-dinas terkaitlah yang mengeksekusi program yang telah dirancang Pemprov DKI

122.718 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh
Indonesia
122.718 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Terdapat empat tower yang menampung pasien rawat inap tersebut

Nyatakan Setia dan Loyal Terhadap AHY, Ratusan Kader Demokrat Cap Jempol Darah
Indonesia
Pemulihan dan Penanggulangan COVID-19, Bamsoet: Indonesia Jauh Lebih Baik Dibandingkan Singapura
Indonesia
Pemulihan dan Penanggulangan COVID-19, Bamsoet: Indonesia Jauh Lebih Baik Dibandingkan Singapura

Situs Our World Data mencatat hingga 11 Oktober 2021, Indonesia tercatat di peringkat keenam dunia sebagai negara yang paling banyak memberikan vaksin untuk warganya

Eksepsi Munarman Ditolak, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi
Indonesia
Eksepsi Munarman Ditolak, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi

Memerintah penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Munarman