Kasus Benur, KPK Sita Rumah Stafsus Edhy Prabowo KPK Sita Rumah Stafsus Edhy Prabowo (Ist)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita rumah pribadi milik tersangka kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster atau benur, Andreau Pribadi Misanta.

Rumah pribadi milik Staf Khusus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo itu berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan.

Baca Juga:

KPK Kembali Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo

"Hari ini (3/03) Tim Penyidik KPK melakukan penyitaan sekaligus pemasangan plang sita pada rumah kediaman pribadi milik tersangka APM (Andreau Pribadi Misanta)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dalam keterangannya, Rabu (3/3).

KPK diketahui sempat mendalami transaksi jual beli rumah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan oleh tersangka Andreau Pribadi Misanta. Diduga rumah tersebut dibeli menggunakan uang dari para eksportir benur.

KPK Sita Rumah Stafsus Edhy Prabowo (Ist)

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, tiga staf khusus Edhy, Andreau Pribadi Misanta, Safri serta Amril Mukminin; Siswadi selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku Staf istri Menteri KP; dan Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar dan USD 100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Baca Juga:

Siap Dihukum Mati, Edhy Prabowo: Lebih dari Itupun Saya Siap

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosita Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton, serta baju Old Navy. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Edhy Prabowo dan Nasib Hubungan Prabowo-Jokowi
Indonesia
Edhy Prabowo dan Nasib Hubungan Prabowo-Jokowi

“Peristiwa ini bisa mengganggu relasi politik Prabowo dan Jokowi," kata Karyono

Komnas HAM Telah Minta Keterangan 25 Saksi Terkait 6 Laskar FPI yang Tewas
Indonesia
Komnas HAM Telah Minta Keterangan 25 Saksi Terkait 6 Laskar FPI yang Tewas

Komisioner Komnas HAM sekaligus Ketua Tim Penyelidikan, M Choirul Anam mengatakan, puluhan saksi tersebut berasal dari semua pihak terkait termasuk masyarakat.

BMKG Perkirakan Daerah-Daerah Ini Bakal Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir
Indonesia
BMKG Perkirakan Daerah-Daerah Ini Bakal Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir

DKI Jakarta diprakirakan mengalami hujan yang dapat disertai kilat/petir

Minta PSBB Jangan Kendor, Anies: Tak Disiplin Makin Lama Selesainya
Indonesia
Minta PSBB Jangan Kendor, Anies: Tak Disiplin Makin Lama Selesainya

Anies tetap mewajibkan seluruh warga DKI Jakarta untuk menggunakan masker.

Temui TGB Zainul Majdi, Ketua BNPT Sebut Santri Rawan Terkena Paham Radikal
Indonesia
Temui TGB Zainul Majdi, Ketua BNPT Sebut Santri Rawan Terkena Paham Radikal

Boy Rafli mengungkapkan bahwa paham radikal intoleran yang dapat mendorong terjadinya aksi terorisme dapat menyasar siapa saja.

Negatif COVID-19, Pedagang Pasar Kembang Solo Syukuran Potong Nasi Tumpeng
Indonesia
Negatif COVID-19, Pedagang Pasar Kembang Solo Syukuran Potong Nasi Tumpeng

DKK Solo melakukan rapid test massal di pasar tradisoonal Solo pada akhir Mei sampai awal Juni

Diduga Ada Kecurangan, Hasil Pilkada Maluku Barat Daya Disengketakan ke MK
Indonesia
Diduga Ada Kecurangan, Hasil Pilkada Maluku Barat Daya Disengketakan ke MK

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya nomor urut 01, Nicolas Johan Kilkily-Demianus Orno akan mendaftarkan gugatan hasil Pilkada Maluku Barat Daya 2020 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

92 RT Terendam Banjir, Pemprov DKI Dirikan 3 Posko Pengungsian
Indonesia
92 RT Terendam Banjir, Pemprov DKI Dirikan 3 Posko Pengungsian

Jumlah warga yang mengungsi akibat rumahnya terendam banyak sebanyak 154 jiwa. Data ini dilaporkan BPBD DKI Jakarta pada pukul 09.00 WIB.

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Moeldoko: Gue Nggak Ngerti
Indonesia
Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Moeldoko: Gue Nggak Ngerti

"Udah, jangan tanya itu. Gue enggak ngerti," ujarnya.

Pemprov DKI Tambah 5 RS Rujukan COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Tambah 5 RS Rujukan COVID-19

Pemprov DKI Jakarta menambah kembali 5 rumah sakit yang diperuntukan sebagai perawatan pasien COVID-19