Kasus Bansos, KPK Dalami Aliran Duit dari Pejabat Kemensos ke Cita Citata Pedangdut Cita Citata memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Pedangdut Cita Citata memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 yang menjerat bekas Mensos Juliari Peter Batubara.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pelantun tembang "Goyang Dumang" ini akan dikonfirmasi soal pengetahuannya terkait sejumlah uang yang diterima Cita Citata saat mengisi acara Kementerian Sosial di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

"Yang bersangkutan telah datang dan akan diperiksa tim penyidik KPK untuk mengonfirmasi pengetahuannya terkait adanya aliran sejumlah uang yang diterima bersangkutan saat mengisi acara di Labuan Bajo yang diselenggarakan Kemensos," kata Ali Fikri, dalam keterangannya, Jumat (26/3).

Baca Juga:

Cita Citata Kebanjiran Job di Acara Kampanye Politik

Ali mengatakan, uang yang diterima Cita Citata diduga berasal dari para vendor yang mendapatkan pekerjaan pengadaan bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Diketahui, pada beberapa waktu lalu, Matheus Joko Santoso mengakui aliran uang senilai Rp16,7 miliar yang berasal dari fee pengadaan bansos, salah satunya untuk pembayaran Rp150 juta kepada pedangdut Cita Citata saat menjadi pengisi acara di Labuan Bajo.

Tersangka mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (5-3-2021). ANTARA FOTO/ Reno Esnir/aww.
Tersangka mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (5-3-2021). ANTARA FOTO/ Reno Esnir/aww.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan eks Mensos Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka. Ketiganya diduga sebagai pihak penerima suap.

Baca Juga:

Terseret Kasus Bansos, Pedangdut Cita Citata Bakal Diperiksa KPK

KPK juga menetapkan dua pihak swasta sebagai tersangka yakni Ardian Iskandar dan Harry Van Sidabukke yang diduga sebagai pemberi suap.

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. (Pon)

Baca Juga:

Jawaban Juliari Ditanya Jaksa Bayar Pedangdut Cita Citata Rp150 Juta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Direktur Waru Kaltim Plantation Terseret Kasus Suap Bupati PPU
Indonesia
Direktur Waru Kaltim Plantation Terseret Kasus Suap Bupati PPU

KPK menetapkan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur sebagai tersangka

Selama PPKM Lion Air Larang Penumpang di Bawah 18 Tahun
Indonesia
Selama PPKM Lion Air Larang Penumpang di Bawah 18 Tahun

Maskapai Lion Air Group memperbarui kebijakannya terkait adanya pemberlakuan PPKM.

2 Aplikasi Layanan Kependudukan  Kota Bandung Masuk Top 45 Inovasi Jabar 2021
Indonesia
2 Aplikasi Layanan Kependudukan Kota Bandung Masuk Top 45 Inovasi Jabar 2021

Saat ini, Disdukcapil berkordinasi dengan Dinas Sosial dan Penanganan Kemiskinan Kota Bandung (Dinsosnangkis).

Kasus COVID-19 Meroket, DPR Minta Sekolah Tatap Muka Dikaji Ulang
Indonesia
Kasus COVID-19 Meroket, DPR Minta Sekolah Tatap Muka Dikaji Ulang

Rahmad berharap, agar daerah zona merah tidak memaksakan diri untuk menggelar sekolah tatap muka

Warga Bandung Diingatkan Belum Merdeka dari COVID-19, Prokes Tetap Harus Ketat
Indonesia
Warga Bandung Diingatkan Belum Merdeka dari COVID-19, Prokes Tetap Harus Ketat

Jika dulu para pejuang melawan para penjajah untuk merebut kemerdekaan, kini bangsa Indonesia termasuk warga Kota Bandung melawan wabah COVID-19. Salah satu bentuk perjuangannya, yakni dengan mentaati protokol kesehatan.

Pembahasan RUU TPKS Belum Jelas, Pemerintah Hanya Bisa Nunggu
Indonesia
Pembahasan RUU TPKS Belum Jelas, Pemerintah Hanya Bisa Nunggu

sejauh ini belum ada panggilan rapat membahas soal RUU TPKS tersebut. Namun, pihaknya menghormati kesibukan anggota dewan, mengingat rancangan itu atas inisiatif DPR RI.

Bus Transjakarta Tabrak Pospol, Fakta Anggap Ada Penurunan Kualitas Layanan
Indonesia
Bus Transjakarta Tabrak Pospol, Fakta Anggap Ada Penurunan Kualitas Layanan

Manajemen PT TransJakarta diminta untuk mengambil langkah serius

Pemerintah Harap Pemerkosa dan Pembunuh Anak Dihukum Pasal Berlapis
Indonesia
Pemerintah Harap Pemerkosa dan Pembunuh Anak Dihukum Pasal Berlapis

Diperlukan perhatian masyarakat agar kasus ini tidak terulang sebab ada indikasi pemicu kasus tersebut adalah pornografi.

Taati Prokes, Kasus Harian COVID-19 di DKI Masih Melonjak
Indonesia
Taati Prokes, Kasus Harian COVID-19 di DKI Masih Melonjak

Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta pada Jumat (16/7) bertambah 12.415 orang