Kasus Banprov Indramayu, KPK Garap 4 Anggota DPRD Jabar Gedung Merah Putih KPK (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat anggota DPRD Jawa Barat terkait kasus dugaan suap dana bantuan provinsi (banprov) untuk Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019.

Empat legislator Jabar tersebut yaitu Ade Barkah Surahman, Phinera Wijaya, Cucu Sugyati, dan Imas Noerani. Mereka akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka eks anggota DPRD Jabar Rizaq Muslim.

"Para saksi diperiksa untuk tersangka ARM (Abdul Rozaq Muslim), anggota DPRD Jawa Barat 2014-2019)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (21/1).

Baca Juga:

Usut Suap Proyek, KPK Garap Ketua DPRD Indramayu

Tak hanya para anggota dewan, penyidik KPK juga akan memeriksa dua saksi lain untuk tersangka Abdul. Mereka yakni bekas Kepala BAPPEDA M Taufiq Budi Santoso dan mantan Kabid Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA) pada Dinas PUPR Indramayu 2017-2020 Kafidun.

Penetapan tersangka terhadap Abdul Rozaq Muslim merupakan pengembangan perkara suap proyek Pemkab Indramayu yang menjerat Supendi selaku Bupati Indramayu, Omarsyah selaku Kepala Dinas PUPR Indramayu, Wempy Triyono selaku Kabid Jalan Dinas PUPR Pemkab Indramayu, dan pengusaha Carsa ES.

Logo KPK. ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Logo KPK. ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Keempat orang itu telah divonis bersalah dan sedang menjalani hukuman pidana.

Abdul Rozaq Muslim diduga menerima suap sekira Rp8,5 miliar dari Carsa. Suap itu diberikan lantaran Abdul Rozaq telah membantu mengurus sejumlah proyek dari dana bantuan provinsi untuk Pemkab Indramayu untuk dikerjakan Carsa.

Baca Juga:

KPK Sita Dokumen Proyek Kabupaten Indramayu dari Kantor DPRD Jabar

Atas bantuan Abdul Rozaq Muslim dalam perolehan proyek Carsa tersebut, Abdul diduga menerima sejumlah dana sebesar Rp8.582.500.000 yang pemberiannya dilakukan dengan cara transfer ke rekening atas nama orang lain.

Dalam proses penyidikan yang telah dilakukan sejauh ini, KPK telah menyita uang tunai sekira Rp1,5 miliar. (Pon)

Baca Juga:

KPK Cecar Enam Saksi Soal Dana Banprov Kabupaten Indramayu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Belum Sepakat soal Ambang Batas Parlemen
Indonesia
DPR Belum Sepakat soal Ambang Batas Parlemen

Pasalnya, setiap fraksi memiliki pandangannya masing-masing.

Demokrat Minta KPK Transparan Terkait Pemberhentian 51 Pegawai
Indonesia
Demokrat Minta KPK Transparan Terkait Pemberhentian 51 Pegawai

"Transparansi penjelasan dari KPK ini ditunggu masyarakat karena hukum harus terang-benderang, tidak ada yang disembunyikan, adil dan ada kepastian hukum," kata Herzaky

Tetap Waras sebagai Pimpinan DPRD DKI, Berprasangka Baik pada Allah
Hiburan & Gaya Hidup
Tetap Waras sebagai Pimpinan DPRD DKI, Berprasangka Baik pada Allah

Jika manusia berperilaku baik pada Allah dan mahluk hidup lainnya, niscaya akan dilindungi dari segala penyakit.

Isi Surat Pengunduran Diri Febri Diansyah dari KPK
Indonesia
Isi Surat Pengunduran Diri Febri Diansyah dari KPK

Febri sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara KPK sejak 6 Desember 2016 hingga 26 Desember 2019

Akumindo: Kebijakan Anies Rugikan UMKM
Indonesia
Akumindo: Kebijakan Anies Rugikan UMKM

Ikhsan lebih setuju, jika pelaku rumah makan hanya diharuskan menaati protokol kesehatan

Belasan Mayat dalam Mobil Ditemukan di Wilayah Rawan Kartel Narkoba
Dunia
Belasan Mayat dalam Mobil Ditemukan di Wilayah Rawan Kartel Narkoba

Lokasi penemuan mayat-mayat itu merupakan daerah rawan aktivitas kartel narkoba.

Kasus Dugaan Korupsi PT Asabri Naik ke Penyidikan
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi PT Asabri Naik ke Penyidikan

Asuransi BUMN ini dikabarkan tekor hingga Rp10 triliun akibat salah kelola dana penempatan dan kurang hati-hati.

Startup Milik Putra Jokowi Dapat Kucuran Dana Rp29 Miliar dari Alpha JWC Ventures
Indonesia
Startup Milik Putra Jokowi Dapat Kucuran Dana Rp29 Miliar dari Alpha JWC Ventures

Startup Mangkokku ini didirikan Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep dengan mengandeng Masterchef Indonesia Arnold Poernomo dan pengusaha kawakan Randy Kartadinata

Wapres Minta MUI Persiapkan Fatwa Vaksin COVID-19 Halal
Indonesia
Wapres Minta MUI Persiapkan Fatwa Vaksin COVID-19 Halal

Berbagai hal baru memerlukan kepastian hukum Islam, sehingga fatwa dari para ulama menjadi solusi untuk persoalan ketidakpastian dalam menjalankan ibadah.

Vaksin Sinovac Tahap 2 Tiba di Indonesia Sebanyak 1,8 Juta Dosis
Indonesia
Vaksin Sinovac Tahap 2 Tiba di Indonesia Sebanyak 1,8 Juta Dosis

Pemerintah kembali mendatangkan vaksin COVID-19 Sinovac tahap 2 ini tiba di Bandara Soekarno-Hatta.