Kasus Bakamla, Bos PT CMIT Divonis 5 Tahun Penjara Foto Dok - Terdakwa kasus korupsi proyek Bakamla Rahardjo Pratjihno. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras.

MerahPutih.com - Direktur Utama PT Compact Microwave Indonesia Teknologi (CMIT) Rahardjo Pratjihno divonis pidana lima tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider enam bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Rahardjo diyakini terbukti memperkaya diri sendiri dan orang lain terkait proyek Backbone Coastal Surveillance System di Badan Keamanan Laut (Bakamla) pada tahun anggaran 2016 hingga merugikan keuangan negara sebesar Rp63.829.008.006,92.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Rahardjo Pratjihno telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Ketua Majelis Hakim, Muslim membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (16/10).

Baca Juga:

Bakamla Gelar Operasi Cegah Tangkal Antisipasi COVID-19 di Tiga Zona

Selain itu, Rahardjo juga dijatuhi hukuman tambahan berupa membayar uang pengganti sebesar Rp 15.014.122.595. Selambat-lambatnya dibayarkan satu bulan setelah hukuman vonis berkekuatan hukum tetap.

"Jika tidak bayarkan, harta benda disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti dan jika harta bendanya tidak cukup untuk menutupi uang pengganti, maka dipidana selama tiga tahun penjara," ujar Rahardjo.

Dalam menjatuhkan vonis ini, Majelis Hakim mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan. Untuk hal yang memberatkan, Rahardjo dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi dan tidak mengakui perbuatannya.

"Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan mempunyai tanggungan keluarga," kata Hakim Muslim.

Bos PT CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno diperpanjang masa tahanannya oleh KPK (Foto: antaranews)
Bos PT CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno diperpanjang masa tahanannya oleh KPK (Foto: antaranews)

Majelis Hakim pun meyakini, perbuatan Rahardjo dilakukan bersama-sama Ali Fahmi alias Fahmi Habsy sebesar Rp 3.500.000.000. Fahmi Habsy merupakan Staf Khusus bidang perencanaan dan keuangan yang diangkat Arie Soedewo selaku Kepala Bakamla.

Perbuatan itu, dilakukan bersama-sama dengan Bambang Udoyo selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Bakamla RI, Leni Marlina selaku ketua unit pengadaan Bakamla RI dan Juli Amar Ma’ruf selaku anggota atau koordinator ULP Bakamla RI pada Maret 2016 sampai Desember.

Rahardjo dituntut melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga:

Kasus Bakamla, Dirut PT CMIT Dituntut 7 Tahun Penjara

Vonis terhadap Rahardjo lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rahardho oleh Jaksa KPK dituntut hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider enam bulan kurungan.

Bos PT CMI Teknologi itu juga dituntut hukuman pidana tambahan berupa membayar uang pengganti sebesar Rp 60.329.008.006,92. Baik terdakwa maupun jaksa dalam menyikapi vonis majelis hakim masih menyatakan pikir-pikir. (Pon)

Baca Juga:

Bakamla Terus Pantau Pencurian Ikan Oleh Kapal Vietnam

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Papua Lakukan Pencarian Pesawat Twin Otter Rimbun Air
Indonesia
Polda Papua Lakukan Pencarian Pesawat Twin Otter Rimbun Air

Pesawat Rimbun Air Cargo seri Twin Otter 300 PK-OTW dikabarkan hilang kontak di Kabupaten Intan Jaya, Papua, hari Rabu, 15 Sept 2021 pukul 07.37 WIT.

HUT ke-75 Bhayangkara, Polri Dapat Apresiasi Gegara Delapan Tahun Raih Opini WTP
Indonesia
HUT ke-75 Bhayangkara, Polri Dapat Apresiasi Gegara Delapan Tahun Raih Opini WTP

Tidak salah jika Polri akan terus menambah e-TLE di berbagai daerah

Pidato Sidang Tahunan MPR, Jokowi Singgung Gaya Hidup Serba Daring
Indonesia
Pidato Sidang Tahunan MPR, Jokowi Singgung Gaya Hidup Serba Daring

Jokowi mengatakan saat ini dunia penuh disrupsi

Usaha Rumahan di Bandung Difasilitasi Sertifikat Halal dan Standar Mutu
Indonesia
Usaha Rumahan di Bandung Difasilitasi Sertifikat Halal dan Standar Mutu

Tim juga membantu pemasaran produk-produk unggulan hasil rumahan melalui warung UP2K online yang bisa diakses di instagram. @Warung_UP2K_Kota_Bandung

Grab Klarifikasi Dugaan Mitranya Terlibat Teror Rumah Orangtua Veronica Koman
Indonesia
Grab Klarifikasi Dugaan Mitranya Terlibat Teror Rumah Orangtua Veronica Koman

Perusahaan transportasi daring, Grab Indonesia memberikan klarifikasi terkait dugaan mitranya terlibat dalam aksi teror di rumah orang tua aktivis HAM Papua, Veronica Koman.

Jalur Puncak Macet Total hingga Belasan Jam, Mabes Polri Angkat Suara
Indonesia
Jalur Puncak Macet Total hingga Belasan Jam, Mabes Polri Angkat Suara

Polri memastikan macet selama belasan jam di wilayah Puncak, Bogor, Jawa Barat bakal menjadi bahan evaluasi ke depannya.

Polisi Tahan 21 Pengendara Supermoto Nekat Terobos Jalan Tol
Indonesia
Polisi Tahan 21 Pengendara Supermoto Nekat Terobos Jalan Tol

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menindak tegas puluhan anggota komunitas supermoto yang viral masuk Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang.

Data Dobel dan Orang Meninggal Dapat BST, Dinsos Klaten Lapor Kemensos
Indonesia
Data Dobel dan Orang Meninggal Dapat BST, Dinsos Klaten Lapor Kemensos

"Ternyata setelah warga dapat BLT DD Rp 300.000, mereka juga dapat BST Kemensos Rp 600.000 untuk dua bulan," katanya.

Krisis dan Kerawanan Pangan Global Meningkat
Dunia
Krisis dan Kerawanan Pangan Global Meningkat

Krisis ketahanan pangan menambah tekanan lebih lanjut pada 60 persen negara berpenghasilan rendah pada atau mendekati kesulitan utang.

PPKM Level 3 Libur Nataru Bikin Target Retribusi Pariwisata Gunung Kidul Merosot
Indonesia
PPKM Level 3 Libur Nataru Bikin Target Retribusi Pariwisata Gunung Kidul Merosot

Untuk mencapai target Rp 12 miliar sampai akhir tahun memang sulit