Kasus Asabri, Kejagung Sita 7,36 Hektar Lahan Milik Benny Tjokro di Batam Tersangka kasus korupsi Asabri, Benny Tjokrosaputro. Foto: Antara

MerahPutih.com - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menelusuri aset milik tersangka kasus dugaan korupsi ASABRI, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro.

Terbaru, Kejagung menyita tanah seluas 7.360 meter persegi atau 7,36 hektare lahan diduga milik Benny Tjokro di Batam.

"Aset milik tersangka yang berhasil disita dalam perkara tersebut yakni aset-aset milik dan atau yang terkait tersangka BTS berupa 6 bidang tanah dan/atau bangunan dengan jumlah luas seluruhnya 7.360 meter persegi," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak kepads wartawan, Rabu (21/4).

Adapun enam bidang tanah dan bangunan yang disita itu telah mendapatkan penetapan Ketua Pengadilan Negeri Batam.

Kejaksaan Agung. Foto: ANTARA

Berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Batam Nomor: 320/Pen.Pid/2021 /PN.Btm tanggal 15 April 2021, aset milik atau yang berkaitan dengan tersangka Benny Tjokro yaitu:

1. Satu bidang tanah dan/atau bangunan sesuai HGB No 1640 yang terletak di Kota Batam dengan luas 6.184 M2;

2. Satu bidang tanah dan/atau bangunan sesuai HGB No 1618 yang terletak di Kota Batam dengan luas 104 M2;

3. Satu bidang tanah dan/atau bangunan sesuai HGB No 1516 yang terletak di Kota Batam dengan luas 82 M2;

4. Satu bidang tanah dan/atau bangunan sesuai HGB No 1514 yang terletak di Kota Batam dengan luas 82 M2;

5. Satu bidang tanah dan/atau bangunan sesuai HGB No 1641 yang terletak di Kota Batam dengan luas 826 M2;

6. Satu bidang tanah dan/atau bangunan sesuai HGB No 1483 yang terletak di Kota Batam dengan luas 82 M2;

Di atas enam bidang tanah tersebut, berdiri sebuah bangunan permanen yaitu Hotel Mandarine Regency.

"Terhadap aset-aset para tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara di dalam proses selanjutnya," ujarnya.

Ini bukan satu-satunya aset Benny Tjokro yang telah disita jaksa. Kejagung sebelumnya telah menyita berbagai aset diduga milik Benny Tjokro mulai dari lahan hingga mal. Kejagung juga menyita ratusan aset lain dari tersangka lainnya. Total kerugian keuangan negara akibat korupsi di PT Asabri ditaksir mencapai Rp23,73 triliun.

Saat ini, penyidik Kejaksaan Agung mulai melaksanakan proses klarifikasi penghitungan kerugian keuangan negara bersama auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sampai saat ini, ada sembilan tersangka dalam perkara dugaan korupsi Asabri. Kesembilan tersangka yaitu Jimmy Sutopo selaku Direktur Jakarta Emiten Investor Relation dan Benny Tjokrosaputro selaku Direktur PT Hanson Internasional. Tersangka lainnya, yaitu mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam R Damiri dan Sonny Widjaja.

Kemudian, BE selaku Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 dan HS selaku Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019.

Ada pula IWS selaku Kadiv Investasi PT Asabri Juli 2012-Januari 2017, Heru Hidayat selaku Direktur PT Trada Alam Minera dan Direktur PT Maxima Integra, dan LP sebagai Direktur Utama PT Prima Jaringan.

Sejumlah aset milik tersangka yang diduga terkait dengan kasus korupsi telah disita oleh penyidik. Di antaranya meliputi ribuan hektar tanah, belasan mobil mewah, apartemen, hingga kapal. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penunjukan Risma untuk Bersihkan Citra Korup di Kementerian Sosial
Indonesia
Penunjukan Risma untuk Bersihkan Citra Korup di Kementerian Sosial

"Ini dapat memulihkan citra negatif pemerintah dan juga PDI Perjuangan akibat kasus korupsi yang menjerat kader banteng moncong putih itu," ungkap Karyono

Polresta Surakarta Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni
Indonesia
Polresta Surakarta Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni

Kedua pelaku yang diamankan berinisial BD dan HD ditahan di Mapolresta Surakarta.

40 Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya Air Diterima Tim DVI Polri
Indonesia
40 Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya Air Diterima Tim DVI Polri

"Dapat kami sampaikan sampai jam 09.00 pagi tim DVI telah mendapat 40 sampel DNA," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono

Isu Kudeta AHY Dinilai Bukti Partai Demokrat Miliki Masalah Internal
Indonesia
Isu Kudeta AHY Dinilai Bukti Partai Demokrat Miliki Masalah Internal

Isu kudeta terhadap Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai sebagai bentuk kritik internal terhadap kepengurusannya.

Simulasi Pelarangan Mudik, Kakorlantas Langsung Minta Pemudik Diputar Balik
Indonesia
Simulasi Pelarangan Mudik, Kakorlantas Langsung Minta Pemudik Diputar Balik

Kakorlantas Polri Irjen Istiono meninjau skema penyekatan larangan mudik di GT Palimanan Tol Cipali yang merupakan wilayah Polresta Cirebon.

Gibran dan Bobby Jadi Satu-satunya Wali Kota yang Dikawal Paspampres
Indonesia
Gibran dan Bobby Jadi Satu-satunya Wali Kota yang Dikawal Paspampres

Ketentuan perlindungan presiden dan wakil presiden dan keluarga diatur dalam pasal 3 PP tersebut

AstraZeneca Mengandung Unsur Babi, Wapres: Boleh Digunakan
Indonesia
AstraZeneca Mengandung Unsur Babi, Wapres: Boleh Digunakan

Adanya kandungan babi dalam vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca, hal itu juga tidak menjadi persoalan selama vaksin tersebut boleh diberikan kepada masyarakat.

Pasien Sembuh Tembus 10 Ribu, Zona Merah COVID-19 di Jatim Tinggal 3 Kota
Indonesia
Pasien Sembuh Tembus 10 Ribu, Zona Merah COVID-19 di Jatim Tinggal 3 Kota

Sementara untuk pasien positif bertambah 255 orang

La Nina Picu Longsor, Banjir Hingga Banjir Bandang, BMKG Minta Masyarakat Waspada
Indonesia
La Nina Picu Longsor, Banjir Hingga Banjir Bandang, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Perbedaan suhu itu mengakibatkan terjadinya pergerakan aliran masa udara basah dari Samudera Pasifik

[HOAKS atau FAKTA] Video Susi Pudjiastuti Menari Usai Menteri Edhy Ditangkap KPK
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Video Susi Pudjiastuti Menari Usai Menteri Edhy Ditangkap KPK

"BERITA PALING POPULER HARI INI ~VIRAL VIDEO SUSI MENARI USAI MNTRI EDHY DTNGKP KPK~INFO TERKINI"