Kasus Asabri, Kejagung Periksa Building Manager Apartement South Hills PT Asabri. Foto: Isitmewa

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Building Manager Apartement South Hills berinisial MUS, dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri (Persero).

"Saksi yang diperiksa berinisial MUS selaku Building Manager Apartemen South Hills," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Senin (1/3) malam.

Baca Juga

Kejagung Dalami Keterkaitan Kerja Sama Tan Kian dengan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Pemeriksaan terhadap MUS diduga untuk mendalami kesepakatan kerja antara taipan properti Tan Kian dan tersangka Benny Tjokrosaputro. Sebab, sebelumnya penyidik menemukan perbuatan hukum keduanya.

Selain MUS, Kejagung juga memeriksa satu saksi lainnya dalam kasus yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp23,7 triliun ini. Saksi tersebut yakni, AK selaku Direktur PT Erdikha Elit Sekuritas.

"Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri," ujar Leonard.

Kejagung (Foto Ist.)
Kejagung (Foto Ist.)

Penyidik Kejagung sudah menyita 18 unit kamar Apartemen South Hill, milik Benny Tjokro. Apartemen mewah yang berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan, itu merupakan hasil kerja sama antara Benny Tjokro dengan Tan Kian.

Saat proses pembangunan apartemen tersebut, dilakukan penjualan secara pre-sale, di mana hasil penjualan itu, Benny telah menerima pembayaran sebesar Rp400 miliar dan Tan Kian menerima Rp1 triliun.

Terdapat pembagian hasil penjualan apartemen yang belum terjual, disepakati Benny mendapat bagian 70 persen dan Tan Kian memperoleh 30 persen.

Kejagung pernah menetapkan Tan Kian sebagai tersangka terkait kasus pengemplangan dana pensiunan tentara dan polisi di Asabri senilai 13 juta dolar AS pada 2009. Namun, di tahun yang sama Kejagung menerbitkan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) untuk Tan Kian.

Tak hanya di kasus Asabri, nama Tan Kian juga muncul dalam kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di PT Asuransi Jiwasraya. Bahkan, dia sempat dihadirkan ke persidangan sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Untuk diketahui, Kejagung telah menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus korupsi Asabri. Dua tersangka merupakan mantan Dirut Asabri, yakni Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damiri dan Sonny Widjaja.

Adapun tujuh tersangka lainnya yakni mantan Direktur Keuangan Asabri Bachtiar Effendi; mantan Direktur Asabri Hari Setiono; serta mantan Kepala Divisi Investasi Asabri Ilham W Siregar; dan Dirut PT Prima Jaringan, Lukman Purnomosidi.

Kemudian Dirut PT Hanson Internasional Tbk, Benny Tjokrosaputro; Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat dan terakhir Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo. (Pon)

Baca Juga

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Sita 17 Bus Milik Dua PO di Soloraya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang Sidang Lanjutan, Rizieq Bakal Dibeking Puluhan Pengacara
Indonesia
Jelang Sidang Lanjutan, Rizieq Bakal Dibeking Puluhan Pengacara

Sebanyak 34 tim pengacara terdakwa Rizieq Shihab bakal menghadiri ruang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa (23/3) besok.

PSI Minta Pemerintah Potong Gaji ASN
Indonesia
PSI Minta Pemerintah Potong Gaji ASN

Menurut Tsamara, rencana itu adalah ide yang bagus karena saat ini harus mencoba terus menyisir anggaran.

PP Muhammadiyah: Tidak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai
Indonesia
PP Muhammadiyah: Tidak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai

Program ini ditayangkan langsung melalui TV dan jaringan media sosial Muhammadiyah

Munarman dkk Deklarasi Front Persatuan Islam
Indonesia
Munarman dkk Deklarasi Front Persatuan Islam

Sejumlah tokoh mendeklarasikan Front Persatuan Islam setelah Front Pembela Islam (FPI) dilarang oleh pemerintah pada Rabu (30/12).

Munas V PKS Tegaskan Posisi Oposisi Pada Jokowi
Indonesia
Munas V PKS Tegaskan Posisi Oposisi Pada Jokowi

Munas V PKS akan mendorong lahirnya kepemimpinan nasional dengan menghadirkan kualitas kepemimpinan yang mumpuni dari daerah

Dua Hari Jelang Libur Natal, 356 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Indonesia
Dua Hari Jelang Libur Natal, 356 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Lalu lintas meninggalkan Jakarta mayoritas sebanyak 180.345 kendaraan menuju arah Timur, 105.110 kendaraan menuju arah Barat dan 70.555 kendaraan.

Natalius Pigai Dilaporkan atas Dugaan Penyebaran SARA
Indonesia
Natalius Pigai Dilaporkan atas Dugaan Penyebaran SARA

Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Ini yang Harus Dilakukan Bareskrim Jika Ada Fakta Hukum Baru Kebakaran Kejagung
Indonesia
Ini yang Harus Dilakukan Bareskrim Jika Ada Fakta Hukum Baru Kebakaran Kejagung

Bareskrim Polri harus segera melakukan rekonstruksi perkara yang terbuka

Keluarga Besar Denjaka TNI-AL Dapat Bantuan 300 Alat Tes Cepat COVID-19
Indonesia
Keluarga Besar Denjaka TNI-AL Dapat Bantuan 300 Alat Tes Cepat COVID-19

Alat tes cepat juga dapat disalurkan Denjaka untuk membantu masyarakat sekitar lingkungan

Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal
Indonesia
Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal

Disaat pandemi COVID-19 dan angka penularan yang masih tinggi, lebih baik masyarakat memahami sendiri tentang pentingnya penggunaan masker.