Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Turun, Kini Hanya 86.198 Petugas kesehatan bersiap mengantar pasien COVID-19 menuju Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran di Puskesmas Menteng, Jakarta, Minggu (20/6). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kasus aktif COVID-19 di ibu kota, Kamis (22/7) mengalami penurunan sebanyak 3.739.

Dinas Kesehatan Pemprov DKI telah melakukan tes PCR sebanyak 38.740 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 28.512 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 7.058 positif dan 21.454 negatif.

Baca Juga:

Mengenal Varian COVID-19 Lambda

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 10.308 orang, dengan hasil 809 positif dan 9.499 negatif. Hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 3.739 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 86.198 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI, Dwi Oktavia di Jakarta, Kamis (22/7).

Ilustrasi - Bahayanya virus corona. ANTARA/Shutterstock
Ilustrasi - Bahayanya virus corona. ANTARA/Shutterstock

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 770.487. Dari jumlah tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 673.424 dengan tingkat kesembuhan 87,4 persen, dan total 10.865 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,4 persen.

Baca Juga:

KAI Gratiskan Pengangkutan Tabung Oksigen untuk Penanganan COVID-19

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 27 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,2 persen.

Organisasi kesehatan dunia atau WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Muhammadiyah Minta Polisi Bertanggung Jawab atas Kekerasan Tim Kesehatan MDMC
Indonesia
Muhammadiyah Minta Polisi Bertanggung Jawab atas Kekerasan Tim Kesehatan MDMC

Muhammadiyah menyayangkan tindakan pemukulan aparat keamanan terhadap sejumlah relawan kesehatannya saat demo tolak UU Cipta Kerja.

Pengamat: Basis Partai Demokrat Akan Mengalami Migrasi
Indonesia
Pengamat: Basis Partai Demokrat Akan Mengalami Migrasi

Partai politik belum melakukan berbagai manuver untuk menjaring suara-suara baru

[Hoaks atau Fakta]: Sebelum Lebaran, Jatim Alami Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Sebelum Lebaran, Jatim Alami Lonjakan Kasus COVID-19

Data dari Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim menunjukkan sejak tanggal 8 Mei sampai 14 Mei 2021 penambahan kasus baru total sebanyak 1.455.

 Tangani Lonjakan COVID-19, SDM Kesehatan di Jabar Perlu Ditambah
Indonesia
Tangani Lonjakan COVID-19, SDM Kesehatan di Jabar Perlu Ditambah

Pemprov Jabar, terus memperkuat sistem kesehatan baik dari sisi input, sisi proses, supaya output bisa terukur. Agar angka kesembuhan meningkat, angka kematian menurun, dan nakes sehat.

Wamenag Sebut PPKM Darurat Bentuk Ajaran Agama Menjaga Keselamatan Jiwa
Indonesia
Wamenag Sebut PPKM Darurat Bentuk Ajaran Agama Menjaga Keselamatan Jiwa

MUI yang melalui kajian fikih telah menerbitkan beberapa fatwa

Stok Gula Menipis, Presiden Diminta Tegur Menteri Perindustrian
Indonesia
Stok Gula Menipis, Presiden Diminta Tegur Menteri Perindustrian

Masalah pasok gula rafinasi saat ini adalah terlalu panjang jalur birokrasi perizinan import gula tersebut

Pemprov DKI Manut Aturan Satgas COVID-19 Soal Isolasi WNA
Indonesia
Pemprov DKI Manut Aturan Satgas COVID-19 Soal Isolasi WNA

Aturan tersebut sesuai dengan adendum Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19

KPK Lelang Satu Set Perhiasan Rp245,1 Juta
Indonesia
KPK Lelang Satu Set Perhiasan Rp245,1 Juta

Perhiasan tersebut merupakan barang rampasan dari terpidana Syahrul Rajasampurnajaya yang telah berkekuatan hukum tetap.

[Hoaks atau Fakta]: Darurat Keuangan BI Cetak Uang Rp300 Triliun
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Darurat Keuangan BI Cetak Uang Rp300 Triliun

Langkah itu diambil karena keadaan darurat keuangan negara yang semakin kritis.

Polisi Usut Aliran Dana Haram Kasus Alat Swab Bekas di Bandara Kualanamu
Indonesia
Polisi Usut Aliran Dana Haram Kasus Alat Swab Bekas di Bandara Kualanamu

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara menelusuri aliran dana dari kasus penggunaan alat uji cepat antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu.