Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta 22 Ribu Lebih, Tingkat Kesembuhan Tembus 97 Persen Petugas membawa peti berisi jenazah COVID-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Senin, (28/6/2021). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Warga Jakarta dan sekitarnya mesti berhati-hati akan tingginya penyebaran COVID-19.

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat, kasus aktif COVID-19 di Jakarta mengalami peningkatan, Rabu (3/8).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, kasus aktif COVID-19 di Jakarta tembus 22 ribu lebih.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: 6 Dokter Meninggal Akibat Vaksin COVID-19 Dosis ke-4

"Jumlah kasus aktif di Jakarta (kemarin) naik 341 kasus. Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 22.455 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi kepada wartawan, Kamis (4/8).

Kemudian, telah dilakukan tes PCR sebanyak 18.659 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, 16.401 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.532 positif dan 13.869 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes antigen 21.899 orang dites dengan hasil 1.456 positif dan 20.443 negatif.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan sembuh mencapai 1.298.981. Dengan tingkat kesembuhan 97,2 persen.

Lalu, 15.412 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen.

"Sedangkan, tingkat kematian Indonesia sebesar 2,5 persen," tuturnya.

Dwi juga menyebut positivity rate di Jakarta melewati standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta 16,6 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,6 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Baca Juga:

Waspada, Penambahan Harian Kasus COVID-19 kembali di Atas Angka 6 Ribu

Sementara itu, vaksinasi COVID-19 dosis keempat atau booster kedua sudah mulai diberikan sejak Jumat (29/7).

Pada tahap ini, booster kedua baru diberikan kepada tenaga kesehatan sebagai kelompok prioritas.

"Kelompok risiko tinggi lainnya akan menyusul nanti, seperti usia lanjut dan komorbid. Sedangkan untuk masyarakat kita tunggu dulu karena priortias kita saat ini kan vaksin booster yang pertama (dosis ketiga) baru 26,8 persen," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril.

Syahril menjelaskan, vaksinasi COVID-19 booster pertama bagi nakes sudah dimulai sejak 9-12 bulan lalu.

Sebab, tingkat antibodi dari vaksin menurun dalam hitungan beberapa bulan sejak suntikan vaksin COVID-19 terakhir.

Sehingga, kini nakes menjadi prioritas sasaran vaksinasi COVID-19 booster kedua. (Knu)

Baca Juga:

Ganjar Pastikan Atlet ASEAN Para Games Positif COVID-19 Sudah Tertangani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Australia Kirim 1 Juta Dosis Vaksin PMK ke Indonesia
Indonesia
Australia Kirim 1 Juta Dosis Vaksin PMK ke Indonesia

Vaksin itu nantinya akan didistribusikan oleh pemerintah Indonesia ke daerah-daerah yang paling membutuhkan.

Viral Biaya Karantina Mandiri Belasan Juta, DPR: Kasihan Rakyat
Indonesia
Viral Biaya Karantina Mandiri Belasan Juta, DPR: Kasihan Rakyat

Karena tidak semua orang Indonesia yang pulang dari luar negeri adalah orang kaya

 Kabupaten Tangerang Kehabisan Blanko E-KTP
Indonesia
Kabupaten Tangerang Kehabisan Blanko E-KTP

Persediaan blanko KTP elektronik selama ini didistribusikan langsung dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Prakiraan Cuaca Jumat (9/9), Sebagian Wilayah Jakarta Hujan
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jumat (9/9), Sebagian Wilayah Jakarta Hujan

Dikutip laman resmi BMKG, pada pagi hari di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara mengalami hujan ringan, sedangkan Kepulauan Seribu diprakirakan hujan sedang.

KSP Dorong BPN Verifikasi Status Tanah IKN Agar Bebas Konflik Agraria
Indonesia
KSP Dorong BPN Verifikasi Status Tanah IKN Agar Bebas Konflik Agraria

"IKN harus dibangun di atas tanah yang sudah tidak mengandung masalah sehingga di masa depan tidak lagi memicu konflik agraria," kata Usep dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (14/3).

Jokowi Tak Mau Indonesia Latah Ikutan Negara Lain Soal Buka Masker
Indonesia
Jokowi Tak Mau Indonesia Latah Ikutan Negara Lain Soal Buka Masker

Penambahan kasus COVID-19 harian makin melandai. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin tergesa-gesa untuk mengubah status pandemi COVID-19 menjadi endemi. Jokowi mengatakan kasus COVID-19 di Indonesia memang rendah tapi dia mengingatkan mengenai pentingnya masa transisi.

Momen Jokowi Sambut Kelahiran Cucu Kelima
Indonesia
Momen Jokowi Sambut Kelahiran Cucu Kelima

Cucu kelima Jokowi dan Iriana dari pasangan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution ini lahir di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.

[HOAKS atau FAKTA]: Minyak Goreng Asal Malaysia Mengandung Minyak Babi
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Minyak Goreng Asal Malaysia Mengandung Minyak Babi

Minyak goreng dengan merk ASRI telah terdaftar di lembaga halal Malaysia dan merupakan keluaran Syarikat Asri Vegetable Oil Products Sdn Bhd.

Legislator Minta PPKM Level 3 Nataru Diperpanjang, Cegah Pemudik 'Curi Start'
Indonesia
Legislator Minta PPKM Level 3 Nataru Diperpanjang, Cegah Pemudik 'Curi Start'

Saat ini pemerintah sudah melarang pelaku perjalanan dari sejumlah negara di Afrika memasuki Indonesia

Partai NasDem Targetkan Masuk Dua Besar Pemilu 2024
Indonesia
Partai NasDem Targetkan Masuk Dua Besar Pemilu 2024

Partai NasDem resmi mendaftarkan diri sebagai partai politik peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Senin (1/8).