Kasus Aktif COVID-19 di DKI Jakarta Melorot Tajam Sejumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 bermain bola voli di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Selasa (17/8/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

MerahPutih.com - Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut, kasus aktif COVID-19 per 12 Oktober berkurang 207 kasus.

Dengan demikain, jumlah kasus saat ini tersisa 1.257 kasus baik orang yang dirawat di 140 rumah sakit rujukan maupun yang menjalani isolasi mandiri.

“Jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 207 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 1.257 baik orang yang masih dirawat maupun isolasi,” ujar Dwi di Jakarta, Rabu (13/10).

Baca Juga:

Anies Bersyukur Jakarta Sehari Penuh Tanpa Pemakaman COVID-19

Dari jumlah 1.257 kasus tersebut, sebanyak 310 orang yang dirawat dan 947 orang yang menjalani isolasi mandiri.

Sehari sebelumnya, 11 Oktober, jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 1.464 orang dengan perincian 386 orang yang dirawat dan 1.078 orang yang menjalani isolasi.

Jumlah kasus aktif saat ini turun tajam sebanyak 111.881 atau turun 89 kali lipat dibandingkan puncak kasus aktif di ibu kota yang terjadi pada 16 Juli 2021 lalu.

Pada saat itu, jumlah kasus aktif mencapai angka 113.138 kasus dengan perincian 88.295 pasien yang menjalani isolasi dan sebanyak 24.843 pasien yang dirawat.

Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Jumlah kasus aktif ini juga sangat kecil dibandingkan total kasus positif COVID-19 di Jakarta yang sudah mencapai angka 859.345 kasus.

Jumlah kasus aktif ini hanya 0,1 persen dari total kasus positif.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 844.538 dengan tingkat kesembuhan 98,3 persen.

"Dan total 13.550 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen," ungkap Dwi.

Baca Juga:

Dua Kapal Isolasi Atlet PON XX yang Terpapar COVID-19 Disiagakan di Papua

Dalam sepekan terakhir, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan tes PCR sebanyak 125.125 orang.

Dari jumlah ini, sebanyak 876 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 124.249 orang dinyatakan negatif.

Jumlah tes PCR ini sudah melampaui standar minimun yang ditetapkan WHO, yakni 10.645 orang dites PCR per minggu di Jakarta. Hal ini berarti, jumlah tes PCR di Jakarta sudah 12 kali lipat dari standar WHO.

“Dalam seminggu terakhir ada 125.127 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 610.128 per sejuta penduduk,” pungkas Dwi. (Knu)

Baca Juga:

Warga Terkonfirmasi Positif COVID-19 Kembali di Atas Seribu

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPPPA Dorong Proses Hukum Kasus Dugaan Pemerkosaan 4 Siswi Papua
Indonesia
KPPPA Dorong Proses Hukum Kasus Dugaan Pemerkosaan 4 Siswi Papua

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA Nahar mendorong pihak kepolisian menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak untuk menjerat terduga pelaku insiden biadab tersebut.

Mulai Sabtu Besok, Jalan TB Simatupang dan Antasari Ditutup
Indonesia
Mulai Sabtu Besok, Jalan TB Simatupang dan Antasari Ditutup

Perluasan titik karena masih banyak warga yang mengakali pos penyekatan yang sudah ada.

Klaim Permintaan Oksigen di Monas Turun, Wagub Riza: Semoga Pertanda Baik
Indonesia
Klaim Permintaan Oksigen di Monas Turun, Wagub Riza: Semoga Pertanda Baik

"DKI Jakarta, beberapa hari yang lalu, minggu yang lalu cukup kewalahan memenuhi oksigen bagi pasien COVID-19. Namun, semuanya bisa diatasi, tidak ada kekurangan, semuanya kita cukupi," ujar Riza.

Kapasitas Produksi Obat Terapi COVID-19 Diperbesar
Indonesia
Kapasitas Produksi Obat Terapi COVID-19 Diperbesar

Pada awal Agustus, beberapa obat-obatan yang sering dicari masyarakat, misalnya Azithromycin, Oseltamivir, maupun Favipiravir sudah bisa masuk ke pasar secara lebih signifikan.

7 Kota di Jatim Alami Hari Tanpa Bayangan
Indonesia
7 Kota di Jatim Alami Hari Tanpa Bayangan

Fenomena alam tersebut dialami Pacitan, Trenggalek, Blitar, Kepanjen Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi. Fenomena ini tak terjadi setiap saat. Fenomena tersebut mengartikan bahwa sumbu rotasi Bumi miring 66,6° terhadap ekliptika.

Kejari Halmahera Selatan Lakukan Inovasi Cegah Tipikor di Sektor Desa
Indonesia
Kejari Halmahera Selatan Lakukan Inovasi Cegah Tipikor di Sektor Desa

Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan terutama di Bidang Intelijen dapat memonitor seluruh penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa

Gerindra Soroti Sikap PKS dan Demokrat Terkait RUU Pemilu
Indonesia
Gerindra Soroti Sikap PKS dan Demokrat Terkait RUU Pemilu

Partai Gerindra merespons keberatan sejumlah partai di parlemen terkait dengan kesepakatan Komisi II DPR untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu.

Pariwisata Menggeliat, Restribusi Kabupaten Bantul Capai Rp 900 Juta
Indonesia
Pariwisata Menggeliat, Restribusi Kabupaten Bantul Capai Rp 900 Juta

Imbas dari penurunan level tersebut, retribusi Kabupaten Bantul mengalami peningkatan pesat. Hingga akhir Oktober, retribusi yang diperoleh mencapai Rp 900 juta.

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Hari Ini
Indonesia
Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Hari Ini

Harga pembelian vaksin sebesar Rp321.660 per dosis dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis. Sehingga jika dua kali suntik totalnya Rp879.140 per orang.

Pemerintah Hapus Indikator Kasus Kematian COVID-19, PKS: Sangat Berbahaya
Indonesia
Pemerintah Hapus Indikator Kasus Kematian COVID-19, PKS: Sangat Berbahaya

"Jika ini terjadi, tidak hanya berbahaya bagi keselamatan jiwa manusia, Indonesia juga akan semakin terpuruk ekonominya," ujarnya.