Kasudin Dukcapil Jakarta Pusat Meninggal Dunia Akibat COVID-19 Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat, Erik Polim Simurat (@bangariza)

Merahputih.com - Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat, Erik Polim Simurat meninggal dunia hari ini Sabtu (23/1) setelah terpapar virus COVID-19.

"Betul (Kasudin Dukcapil Jakpus meninggat karena COVID-19)," ujar Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (24/1).

Baca Juga

Kasus Positif Melonjak, Anies Perpanjang PSBB Transisi Selama 2 Pekan

Jenazah Erik sudah dimakamkan pada Sabtu 23 Januari 2021 di kuburan khusus COVID-19.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya Kasudin Dukcapil Jakpus Erik Polim.

"Selamat jalan saudara kami Bapak Erik. Duka mendalam saya atas meninggalnya Bapak Erik Polim Sinurat, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Jakarta Pusat," tulis Riza lewat postingan Intagramnya @bangariza.

Riza menyampaikan terima kasih atas pengabdian almarhum untuk warga Jakarta. Sepengetahuan Riza, almarhum merupakan seorang pekerja keras yang selalu mendahulukan kepentingan masyarakat.

"Semoga Pak Erik diterima seluruh kebaikannya ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran aamiin," ungkapnya.

Baca Juga

Ini Kata Pakar Kesehatan Soal Pemangkasan Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru

"Hormat kami untuk keluarga besar Bapak Erik Polim Sinurat," urai Riza. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KLB Demokrat Digelar di Sumut Bakal Jadikan Moeldoko Ketum Partai
Indonesia
KLB Demokrat Digelar di Sumut Bakal Jadikan Moeldoko Ketum Partai

KLB PD akan memilih dan menetapkan Ketua Umum baru. Dia meyakini pemilihan Ketum baru akan membawa PD menang di Pemilu 2024.

Perkantoran di Jakarta Dibuka, Penumpang MRT Naik 6 Kali Lipat
Indonesia
Perkantoran di Jakarta Dibuka, Penumpang MRT Naik 6 Kali Lipat

"Tapi memang belum signifikan ya karena sebagian kegiatan kantor belum mulai dan mal belum buka," ucapnya.

Demo UU Ciptaker Rusuh, Belasan Kamera e-Tilang Rusak
Indonesia
Demo UU Ciptaker Rusuh, Belasan Kamera e-Tilang Rusak

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan 12 titik kamera itu rusak pasca demo yang berujung kericuhan beberapa kali.

Per Kamis (24/12), Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Capai 2.056 Jiwa
Indonesia
Per Kamis (24/12), Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Capai 2.056 Jiwa

Jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 577 kasus

 Hidayat Nur Wahid Desak Pemerintah Investigasi Kasus Perbudakan di Kapal Tiongkok
Indonesia
Hidayat Nur Wahid Desak Pemerintah Investigasi Kasus Perbudakan di Kapal Tiongkok

Ia sangat menyayangkan peristiwa tersebut yang seakan kontras dengan perlakuan pemerintah Republik Indonesia terhadap pekerja asal Tiongkok yang datang ke Indonesia.

Kepuasan Kinerja Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Jomplang
Indonesia
Kepuasan Kinerja Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Jomplang

Mayoritas publik mengaku puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu terungkap dalam salah satu temuan survei Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Anies Klaim Jakarta Paling Optimal Manfaatkan APBD
Indonesia
Anies Klaim Jakarta Paling Optimal Manfaatkan APBD

Jakarta menjadi daerah yang paling baik memanfaatkan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) di tengah pandemi COVID-19.

Jalani Tes Swab Massal, Wali Kota Solo: Semoga Hasilnya Negatif
Indonesia
Jalani Tes Swab Massal, Wali Kota Solo: Semoga Hasilnya Negatif

Test swab dulakukan sebagai tindak lanjut Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo yang dinyatakan positif COVID-19 pada Jumat (24/7).

7 Jalan Raya Jakarta Terendam Banjir, Ketinggian Sampai 30 Cm
Indonesia
7 Jalan Raya Jakarta Terendam Banjir, Ketinggian Sampai 30 Cm

Hujan yang menghuyur ibu kota pada hari ini, Selasa (27/10), menyebabkan 7 jalan raya terendam banjir. Genangan itu terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Selatan.

Baru 278 Jemaah yang Ajukan Pengambilan Setoran Pelunasan
Indonesia
Baru 278 Jemaah yang Ajukan Pengambilan Setoran Pelunasan

Ada delapan provinsi yang jemaahnya belum satupun mengajukan permohonan