KSAD Andika Perkasa Minta Kasus Penusukan Babinsa Diusut Tuntas Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa saat memberikan keterangan pers di Mabesad, Jakarta, Rabu (24/6). ANTARA/Syaiful Hakim

MerahPutih.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa meminta agar kasus penusukan Babinsa Serda Saputra di Jakarta Barat diusut tuntas dan jangan sampai pelaku bisa lari dari tanggung jawab.

Pelaku sendiri disinyalir oknum aparat. Menurut menantu A.M. Hendropriyono ini menegaskan tidak ada yang boleh main hakim sendiri di negara hukum ini.

Baca Juga

Beri Motivasi Mahasiswa Baru UGM, Jenderal Andika Perkasa: Jangan Kecewakan Orangtua Anda

"Kita harus proses hukum sampai tuntas, nggak boleh gitu-gitu. Apa pun masalahnya nggak boleh main hakim sendiri," ucap Andika kepada wartawan di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Rabu (24/6).

Andika mengaku akan segera memanggil Komandan Pusat Polisi Militer TNI (Danpuspom TNI). Lulusan Akadami Militer tahun 1987 itu meminta Puspom melakukan investigasi menyeluruh dalam kasus ini.

"Hari ini akan saya panggil Danpuspom. Saya perintahkan lakukan investigasi menyeluruh, kejar, jangan sampai walk away gitu aja," katanya

Andika Perkasa
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat olahraga pagi di di Mabesad, Jakarta, Rabu (24/6). Foto: MP/Kanu

Sebelumnya, Anggota Babinsa Pekojan Serda Saputra,, Tambora, Jakarta Barat, ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk di sebuah hotel di wilayah Jalan Kali Besar, Tambora, Jakarta Barat. Persoalannya diduga karena urusan karantina COVID-19 yang memicu salah paham.

Baca Juga

KASAD Jenderal Andika Perkasa Bantah TNI AD Punya Data Hasil Pemilu 2019

Dandim 0503/Jakarta Barat, Kolonel Valian Wicaksono mengatakan, pelaku penusukan yang diduga oknum anggota TNI AL, saat ini telah diamankan Polisi Militer TNI.

“Oknum ya. Saat kejadian, yang bersangkutan (pelaku) mengaku demikian,” tukas Valian di Jakarta, Senin (22/6). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang Batas Akhir PPKM Level 4, 100 Titik di Jakarta Masih Dilakukan Penyekatan
Indonesia
Jelang Batas Akhir PPKM Level 4, 100 Titik di Jakarta Masih Dilakukan Penyekatan

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo memastikan penyekatan di wilayah perbatasan Jakarta masih diterapkan sampai batas terakhir PPKM Level 4 di Jakarta, Senin (9/8).

Kadiv Propam Minta Maaf ke Kapolri Terkait Kelakuan Buruk Anak Buahnya
Indonesia
Kadiv Propam Minta Maaf ke Kapolri Terkait Kelakuan Buruk Anak Buahnya

Kelakuan buruk sejumlah oknum anggota polisi dalam beberapa bulan terakhir mendapatkan perhatian serius dari Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo

Ancaman Berantai ke Polisi Diduga Terkait Pemindahan Teroris ke Jakarta
Indonesia
Ancaman Berantai ke Polisi Diduga Terkait Pemindahan Teroris ke Jakarta

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko menduga, ancaman tersebut terkait pemindahan puluhan terduga teroris dari Mapolda Jatim ke Mabes Polri di Jakarta.

MAKI Praperadilankan KPK Karena Lamban Usut Kasus Bansos
Indonesia
MAKI Praperadilankan KPK Karena Lamban Usut Kasus Bansos

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mempraperadilankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas penanganan kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID19.

Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19
Indonesia
Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19

Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk bisa menyamakan persepsi

Legislator Minta PPKM Darurat Jangan Susahkan Rakyat Kecil
Indonesia
Legislator Minta PPKM Darurat Jangan Susahkan Rakyat Kecil

Kebijakan PPKM yang sudah tepat ini jangan sampai membuat rakyat kecil susah.

Pangdam dan Kapolda Diperintah Luhut Cari Warga Yang Tidak Bisa Makan
Indonesia
Pangdam dan Kapolda Diperintah Luhut Cari Warga Yang Tidak Bisa Makan

"Jangan sampai ada rakyat yang gak bisa makan. Saya minta kalian lakukan patroli, cek dimana ada warga yang gak bisa makan, segera datangi, bantu," perintah Luhut.

Biden Bakal Kumpulkan Sekutu Lawan Tiongkok
Dunia
Biden Bakal Kumpulkan Sekutu Lawan Tiongkok

Biden diyakini memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat, mengalahkan petahana Donald Trump .

Periksa Hotma Sitompul, KPK Dalami Pembayaran Fee Lawyer Tersangka Suap Bansos
Indonesia
Periksa Hotma Sitompul, KPK Dalami Pembayaran Fee Lawyer Tersangka Suap Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa advokat Hotma Sitompul sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

DPR Pastikan Dana Haji Disimpan di Bank Syariah dan SBSN
Indonesia
DPR Pastikan Dana Haji Disimpan di Bank Syariah dan SBSN

Dana haji itu telah disimpan dengan mekanisme pembiayaan sukuk (obligasi syariah) atau surat berharga syariah negara (SBSN).