Kas Hartadi dan Mimpi Dewa United FC Mentas di Liga 1 Kas Hartadi. (BolaSkor.com/Budi Prasetyo Harsono)

MerahPutih.com - Dewa United FC memilih Kas Hartadi sebagai pelatih kepala dalam mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2021. Sosok berusia 50 tahun memiliki prestasi gemilang di kancah sepak bola nasional.

Sepanjang kariernya, Kas telah mempersembahkan gelar juara buat tim yang dibesutnya. Kas Hartadi pernah membawa Sriwijaya FC menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Lalu membawa Kalteng Putra promosi ke Liga 1 2019.

Baca Juga

Dewa United FC Langsung Kejar Lisensi Klub Liga 1 dan AFC

Berbekal pengalaman, pelatih berjuluk Si Kancil itu diharapkan bisa membawa Dewa United FC lolos ke Liga 1.

Klub yang mengakusisi Martapura FC, tentu tugas Kas Hartadi tidak mudah. Apalagi sepak bola Indonesia bagai mati suri selama setahun terakhir karena pandemi COVID-19.

Pilihan Dewa United FC ke Kas tentu cukup beralasan. Pria yang akrab dengan sapaan Pak Kas itu paham betul kerasnya persaingan di sepak bola Indonesia.

Dewa United FC
Jumpa Pers Perkenalan Klub Liga 2 Dewa United FC. Foto: MP/Rizki Fitriyanto

Setelah pengumuman Kas Hartadi sebagai pelatih di JHL Solitaire, Senin (22/2), Bolaskor.com berkesempatan mewawancarainya. Berikut ini adalah petikan wawancaranya:

Apa alasan Pak Kas bergabung dengan Dewa United FC?

Sebagai pelatih saya, setelah di Sriwijaya, kemudian ke akademi. Saya senang melatih anak-anak siapa tahu bisa menjadi pemain timnas.

Liga 2 akan dapat izin dari Kapolri. Saya mengatakan ke diri sendiri, kalau ada tawaran, saya ambil. Berarti itu rezeki dari Tuhan. Dewa United FC yang pertama.

Saya tidak menunggu dulu. Mungkin bisa semua membandingkan harga, tetapi saya tidak. Siapa yang menawar pertama, itu rezeki saya.

Saya senang manajemennya muda-muda sekali. Santai tetapi dituntut kerja. Kan menuntut lolos Liga 1, itu tantangan, tetapi santai.

Kalau target lolos ke Liga 1, apa harus juara?

Iya tidak ada target juara Liga 2, yang penting lolos ke Liga 1 saja.

Pak Kas sudah berpengalaman di sepak bola Indonesia, apa yang diperlukan Dewa United FC langsung lolos ke Liga 1?

Semua diawali dengan manajemen bagus, staff, pelatih, pemain, sampai kitman harus bagus. Semua dari luar lapangan, kekompakan seperti keluarga.

Jadi ada rasa memilikinya. Itu yang saya bentuk di setiap tim. Dari Sriwijaya, Kalteng Putra, diawali dari sebelum latihan di lapangan.

Soal asisten, apakah disediakan atau dibawa?

Pastinya harus saya yang bawa, karena harus sepaham. Nomor satu loyal, karena saya tidak tahu hati dan ucapan bisa lain. Harus loyal semua ke head coach.

Sudah ada nama yang diincar, berapa yang diajukan?

Sampai sekarang belum, cuma saya punya angan-angan si A, si B, ini. Harus ikut seleksi lagi karena kondisinya saya tidak tahu, satu tahun tanpa pertandingan.

Dia serius tidak latihannya. Karena latihan di rumah dan tim berbeda jauh. Kecuali kalau kemarin ada kompetisi, bisa dilihat. Kalau sekarang semua harus seleksi.

Ada yang pernah main di Timnas?

Yang pasti pernah main di Liga 1 dan Liga 2. Sudah berpengalaman, tetapi usianya di bawah 30. Ada yang di atas 30 tetapi super.

Maksudnya super segalanya. Attitude bagus, bisa membimbing yang muda. Kalau tidak ada saya memakai yang di bawah 30 tahun.

Akan ada seleksi terbuka, hanya pemain yang berpengalaman atau yang belum pernah juga bisa?

Nanti akan dilihat, kami akan koordinasi dulu dengan manajemen. Kalau terbuka itu sampai 1000 orang, pusing juga memilihnya. Kecuali ada yang pernah di Liga 2.

Masak nanti ada yang usia 15 ikut juga, tetapi level Liga 2 kan targetnya promosi di Liga 1. Kalau pemain U-19 atau U-20 bagus, bisa masuk.

Apakah Pak Kas akan turun tangan ke akademi?

Saya belum ada pembicaraan ke situ. Sekarang saya konsentrasi bagaimana membawa Dewa United FC ke Liga 1.

Sekarang kecenderungan klub bagus menerapkan sport science, apakah Pak Kas akan menerapkan di Dewa United FC?

Pastinya nutrisi harus mendukung, karena latihan saya agak berat. Kalau latihan berat tanpa nutrisi yang bagus, adanya tambah lembek.

Saya melatih di Diklat Ragunan keras, tetapi hasilnya bagus untuk Timnas. Keluaran Diklat Ragunan banyak yang ke Timnas. Dari Timnas U-16, U-19, U-23 saya pernah melatih.

Jadi harus nutrisi bagus, latihan keras. Mau main seperti apa juga bisa karena fisik bagus. Kalau fisik bagus mau menerapkan taktik apa pun bisa.

Pak Kas akan pakai strategi pressing, apakah akan saklek atau tidak?

Saya melihat lawan, kami tidak bisa pressing terus setiap pertandingan. Kan harus tahu kapan harus pressing, retreat, counter attack. Tak mungkin 90 menit main pressing.

Peta persaingan di Liga 2 dari pandangan Pak Kas?

Menurut saya tidak bisa tim A persaingan berat atau meremehkan. Semua tim sama, bagaimana persiapan kami agar bisa melawan.

Kalau tim dipersiapkan dengan bagus, pasti bisa melawan tim yang dianggap berat.

Kapan mulai pembentukan tim? Kan perlu ada chemistry

Saya baru datang ke sini, nanti akan ada koordinasi dulu dengan manajemen. Kami harus mempersiapkan rencana baru seleksi dan latihan. (*)

Baca Juga

Dewa United FC Ingin Punya Akademi, dari Tangerang Menuju Eropa

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Atta Halilintar Sebut Persis Solo Saingan Terberat AHHA PS Pati
Olahraga
Atta Halilintar Sebut Persis Solo Saingan Terberat AHHA PS Pati

Atta menyebut Persis Solo menjadi salah satu tim yang kuat di grup C

Menpora tak Rekomendasikan Kompetisi Olahraga Dihadiri Suporter
Olahraga
Menpora tak Rekomendasikan Kompetisi Olahraga Dihadiri Suporter

Menurut Zainudin, yang terpenting saat ini adalah bagaimana setiap kompetisi olahraga Tanah Air bisa tetap terselenggara tanpa adanya kasus positif COVID-19 di antara para pesertanya.

Polda Metro Tampik Klaim Raffi Ahmad Perkara Izin Pertandingan Selebritis FC
Olahraga
Polda Metro Tampik Klaim Raffi Ahmad Perkara Izin Pertandingan Selebritis FC

Sejauh ini polisi baru akan memberikan izin digelarnya pertandingan untuk Piala Menpora dan Liga 1

Polri Isyaratkan Izinkan Liga 1 dan Liga 2, tapi...
Olahraga
Polri Isyaratkan Izinkan Liga 1 dan Liga 2, tapi...

Polri mengatakan akan mengeluarkan surat rekomendasi izin keramaian pada 27 Mei 2021.

Peraih Medali Emas Olimpiade 2008 Markis Kido Meninggal Dunia
Olahraga
Peraih Medali Emas Olimpiade 2008 Markis Kido Meninggal Dunia

Peraih medali emas Olimpiade 2008, Markis Kido meninggal dunia pada Senin (14/6).

Pasoepati dan Kaesang Kawal Bus Pemain Persis Solo, Gibran: Ora Usah Konvoi
Olahraga
Pasoepati dan Kaesang Kawal Bus Pemain Persis Solo, Gibran: Ora Usah Konvoi

"Ora bener, ora usah konvoi (tidak usah). Kita batalkan, koyok menang Liga Calcio (Italy) wae (saja)," ujar Gibran pada awak media di Balai Kota, Senin (29/11

Timnas Indonesia Menang Tipis atas Taiwan
Olahraga
Timnas Indonesia Menang Tipis atas Taiwan

Timnas Indonesia berhasil memenangkan pertandingan dengan skor2-1.

Sapto Yogo Purnomo Persembahkan Medali Perunggu
Olahraga
Sapto Yogo Purnomo Persembahkan Medali Perunggu

Kali ini, medali perunggu dipersembahkan atlet atletik Sapto Yogo Purnomo di nomor 100 meter T37 putra.

PON XX Angkat Harkat Martabat Papua
Olahraga
PON XX Angkat Harkat Martabat Papua

Dengan kesuksesan kegiatan tersebut, sekaligus mengangkat harkat dan martabat Papua, bahwa Papua sama dengan dengan masyarakat Indonesia lainnya.

Kaesang Berniat Beli Stadion Manahan, Gibran: Dibicarakan Harganya Dulu
Olahraga
Kaesang Berniat Beli Stadion Manahan, Gibran: Dibicarakan Harganya Dulu

"Yo tukunen (Stadion Manahan). Harus ngobrol regane ndisik (dibicarakan harganya dulu)," ujar Gibran pada awak media di Balai Kota, Rabu (6/10).