Karyawan Perusahaan dan Pengelola Apartemen Ikut Terseret Kasus Korupsi Asabri Asabri. (Foto: Asabri)

MerahPutih.com - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa lima orang saksi terkait perkaran dugaan korupsi di PT Asabri.

Saksi yang diperiksa pada Rabu (7/4) yaitu, MM selaku karyawan swasta, BI selaku Direktur PT Batu Kuda Propertindo, dan FW selaku karyawan PT Yuanta Sekuritas. Kemudian, BS selaku Staf Administrasi PT Asabri dan S selaku pengelola apartemen West Vista.

"Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (8/4).

Baca Juga:

Disita Kejagung Terkait Kasus Asabri, Manajemen Bersyukur Hotel Tidak Ditutup

Sampai saat ini, ada sembilan tersangka dalam perkara dugaan korupsi Asabri. Kesembilan tersangka yaitu, yaitu Jimmy Sutopo selaku Direktur Jakarta Emiten Investor Relation dan Benny Tjokrosaputro selaku Direktur PT Hanson Internasional. Tersangka lainnya, yaitu mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam R Damiri dan Sonny Widjaja.

Kemudian, BE selaku Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 dan HS selaku Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019. Ada pula IWS selaku Kadiv Investasi PT Asabri Juli 2012-Januari 2017, Heru Hidayat selaku Direktur PT Trada Alam Minera dan Direktur PT Maxima Integra, dan LP sebagai Direktur Utama PT Prima Jaringan.

Dalam perkara ini, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 23,73 triliun. Saat ini penyidik Kejaksaan Agung sudah mulai melaksanakan proses klarifikasi penghitungan kerugian keuangan negara bersama auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Teranyar, penyidik menyita mobil mewah Lexus milik Heru Hidayat.

"Berhasil disita kali ini adalah aset yang terkait Tersangka HH berupa 1 mobil Lexus Nomor Polisi B 16 SLR, yang merupakan hasil penggeledahan Kantor PT IIKP di Kembangan Jakarta Barat pada Selasa 06 April 2021 kemarin," kata Leonard.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak

Dia mengatakan, barang bukti itu disita dari Direktur Utama PT Inti Kapuas Arwana Internasional bernama Susanti Hidayat. Diketahui, Susanti merupakan adik kandung dari Heru Hidayat.

Leonard menerangkan, penyitaan terhadap benda bergerak berupa mobil itu akan dimintakan persetujuan penyitaan kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara di dalam proses selanjutnya," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Disita Kejagung Terkait Kasus Asabri, Manajemen Bersyukur Hotel Tidak Ditutup

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mayoritas Penderita Corona di Indonesia Didominasi Laki-laki
Indonesia
Mayoritas Penderita Corona di Indonesia Didominasi Laki-laki

Pemerintah mengatakan sudah lebih dari 100 ribu spesimen diperiksa untuk mendeteksi virus corona.

Kementerian BUMN Klarifikasi Tudingan MUI Minta 'Jatah' Komisaris Pelat Merah
Indonesia
Kementerian BUMN Klarifikasi Tudingan MUI Minta 'Jatah' Komisaris Pelat Merah

Arya juga membantah bahwa hal tersebut sama sekali tidak ada hubungannya atau kaitannya dengan rencana penggunaan vaksin AstraZeneca

KPK Wanti-wanti Menkes Distribusi Vaksin Jadi Celah Penyimpangan
Indonesia
KPK Wanti-wanti Menkes Distribusi Vaksin Jadi Celah Penyimpangan

Komisi Pemberantasan Korupsi mewanti-wanti Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin soal adanya celah terjadinya penyimpangan dalam program vaksinasi COVID-19.

Berbaju 'Indonesia Tolak Rapid' di Kantor Polisi, JRX Jelaskan Maksud 'IDI Kacung WHO'
Indonesia
Berbaju 'Indonesia Tolak Rapid' di Kantor Polisi, JRX Jelaskan Maksud 'IDI Kacung WHO'

Drummer Band Superman Is Dead (SID) ini menjalani pemeriksaan di sebuah ruang wawancara di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali

2 Orang Tewas akibat Tanah Longsor di Semarang
Indonesia
2 Orang Tewas akibat Tanah Longsor di Semarang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan ada 2 orang meninggal dunia akibat tanah longsor di Semarang, Jawa Tengah.

Ini Penyebab Tewasnya Lima ABK di Ruang Pendingin Kapal Kepulauan Seribu
Indonesia
Ini Penyebab Tewasnya Lima ABK di Ruang Pendingin Kapal Kepulauan Seribu

Penemuan lima mayat tersebut berawal saat polisi melakukan kegiatan patroli operasi yustisi.

BIN Diminta Cari Informasi Terkait Parodi Lagu Indonesia Raya
Indonesia
BIN Diminta Cari Informasi Terkait Parodi Lagu Indonesia Raya

Azis juga meminta pemerintah Malaysia harus dapat menangkap pelaku

Terbang ke Kalsel, Jokowi Resmikan Bendungan Tapin
Indonesia
Terbang ke Kalsel, Jokowi Resmikan Bendungan Tapin

Bendungan Tapin dirancang dengan tipe Timbunan Batu Zonal Inti Tegak dan memiliki kapasitas tampung sebesar 70,52 juta meter kubik.

Libur Panjang, Penumpang Terminal Tirtonadi Solo Naik 20 Persen
Indonesia
Libur Panjang, Penumpang Terminal Tirtonadi Solo Naik 20 Persen

Peningkatan jumlah penumpang mulai terasa pada Rabu (28/10).

Komjen Gatot Eddy Berpeluang Paling Besar Gantikan Jenderal Idham Azis
Indonesia
Komjen Gatot Eddy Berpeluang Paling Besar Gantikan Jenderal Idham Azis

Sejumlah nama mulai mencuat dalam bursa Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).