Karyawan Pabrik Esemka Tidak Lagi Makan di Kantin Akibat COVID-19, Omzet Pedagang Anjlok Pabrik Esemka Jalan Sambi-Mangu km 3.5, Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (2/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Dampak wabah COVID-19 tidak hanya dirasakan perusahaan besar dengan merumahkan karyawannya. Wabah COVID-19 juga dirasakan pedagang kecil penjual warung makan yang ada di lokasi Pabrik Esemka, di Jalan Sambi-Mangu km 3.5, Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Hal tersebut diungkapkan Sutarti pemilk kantin di kompleks Pabrik Esemka atau PT Solo Manufaktur Kreasi. Ia mengaku sudah enam bulan terakhir terhitung sejak bulan Maret-Agustus, pendapatannya sebagai penjual warung makan anjlok.

Baca Juga

Erick Thohir: Program Subsidi Gaji Rp600 Ribu Bisa Diteruskan

"Pelanggan saya sebagian besar adalah karyawan Pabrik Esemka. Di lokasi pabrik terdapat tiga kantin atau warung makan, semuanya kondisi sekarang sepi pembeli," ujar Sutarti, Rabu (2/9).

Dikatakannya, sebelum corona ratusan karyawan Esemka, pada saat jam makan siang makannya di kantin. Saat mereka makan di kantin cukup membawa voucher Rp13.000 per orang pemberian dari perusahaan.

"Voucher yang terkumpul setiap harinya diklaimkan pada perusahaan Esemka dan diganti uang tunai," kata dia.

Pabrik Esemka Jalan Sambi-Mangu km 3.5, Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (2/9). (MP/Ismail)
Pabrik Esemka Jalan Sambi-Mangu km 3.5, Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (2/9). (MP/Ismail)

Ia mengaku, pendapatannya pada saat itu lumayan banyak. Namun, saat terjadi wabah COVID-19 karyawan pabrik Esemka, tiba-tiba pendapatannya anjlok. Pembelinya biasanya per hari ratusan orang, sekarang hanya belasan orang.

"Karena harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat di pabrik, karyawan yang masuk kerja hanya sekitar 30 persen. Tak hanya itu, mereka sekarang makannya sudah disediakan pabrik," kata dia.

Baca Juga

Mobil Hangus Terbakar di Tol Cawang, Begini Nasib Pengemudinya

Sutarti hanya bisa pasrah dengan kondisi sekarang. Pihaknya hanya bisa berharap COVID-19 segera berakhir sehingga warung makannya bisa kembali ramai.

"Kami tidak tahu sampai kapan terus seperti ini," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ada Anak Megawati di Peresmian Patung Bung Karno, FX Rudy: Jangan Berpikir Aneh
Indonesia
Polisi Tulis Kalimat Provokatif Soal KRI Nanggala 402 Diduga Depresi
Indonesia
Polisi Tulis Kalimat Provokatif Soal KRI Nanggala 402 Diduga Depresi

Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menangkap seorang polisi berinisial F.

TNI-Polri Bertambah Banyak di Lokasi Kontak Tembak, MIT Semakin Terjepit
Indonesia
TNI-Polri Bertambah Banyak di Lokasi Kontak Tembak, MIT Semakin Terjepit

Kontak tembak tersebut juga menewaskan seorang prajurit TNI Praka Dedi Irawan

Doni Monardo Sebut Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi
Indonesia
Doni Monardo Sebut Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi

Pemerintah Provinsi DKI tidak pernah mengizinkan

Besan Bamsoet Bersaksi di Persidangan Kasus Suap Benur
Indonesia
Besan Bamsoet Bersaksi di Persidangan Kasus Suap Benur

Suharjito, dijadwalkan bersaksi dalam persidangan lanjutan perkara dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur.

Mantan Presiden India Meninggal Karna COVID-19
Indonesia
Mantan Presiden India Meninggal Karna COVID-19

India yang merupakan negara terpadat kedua di dunia, mencatat lonjakan kasus harian COVID-19 tertinggi secara global.

PB SEMMI Ancam Laporkan Risma ke Ombudsman
Indonesia
PB SEMMI Ancam Laporkan Risma ke Ombudsman

Dengan keputusan itu, PB SEMMI berniat akan melaporkan dan menggugat masalah rangkap jabatan ini kepada Ombudsman dan PTUN.

Hibah Rp3,3 Triliun Buat Sektor Usaha Wisata Segera Disalurkan
Indonesia
Hibah Rp3,3 Triliun Buat Sektor Usaha Wisata Segera Disalurkan

Dana hibah yang diberikan kepada pemerintah daerah dibagi dengan imbangan 70 persen dialokasikan untuk bantuan langsung kepada industri hotel dan restoran. Sedangkan 30 persen untuk pemerintah daerah.

PSI DKI Kritik Penanganan Pengungsi Banjir Abaikan Protokol Kesehatan
Indonesia
PSI DKI Kritik Penanganan Pengungsi Banjir Abaikan Protokol Kesehatan

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengkritik kinerja Pemprov DKI yang masih meremehkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 saat bencana banjir merendam wilayah ibu kota.

Pemerintah Tawarkan Sukuk Wakaf Tunai Buat Danai Program Sosial
Indonesia
Pemerintah Tawarkan Sukuk Wakaf Tunai Buat Danai Program Sosial

Pemerintah memfasilitasi para pewakaf uang baik yang bersifat temporer maupun permanen agar dapat menempatkan wakaf uangnya pada instrumen investasi yang aman dan produktif.