'Karpet Merah' untuk WNA Tiongkok saat Larangan Mudik, Ini Kata Politisi PDIP Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Masuknya Warga Negara Asing (WNA) Tiongkok ke Indonesia disaat pemerintah melarang mudik menjadi sorotan banyak pihak.

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Aria Bima angkat bicara terkait kebijakan kontroversial tersebut. Menurutnya, ada ketentuan-ketentuan khusus yang sudah disepakati antar negara sehingga warga asing bisa masuk ke Indonesia.

Baca Juga

WN Tiongkok Masuk Indonesia, Imigrasi Pastikan Sudah Sesuai Prosedur

"Pastinya ada pertimbangan matang sampai warga asing masuk ke Indonesia. Warga kita juga boleh masuk ke negara mereka (Tiongkok)," kata Aria Bima, Rabu (12/5).

Politikus PDIP ini mengatakan ada ketergantungan negara yang cukup kuat sehingga masuknya WNA tidak bisa dihindari. Ia mencontohkan dulu Indonesia juga pernah ketergantungan dengan India sebagai penyuplai bahan baku vitamin C.

"Karena itu WNA India bisa masuk ke Indonesia. Ketika Negara India menutup diri, Indonesia kesulitan mencari bahan baku obat," katanya.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima. (MP/Ismail)
Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima. (MP/Ismail)

Kemudian yang terjadi saat ini, kata dia, Indonesia tergantung dengan Tiongkok terkait kebutuhan masker, serta alat-alat kesehatan. Ia pun meminta pada masyarakat tidak menyamakan kebijakan larangan mudik dengan masuknya WNA ke Indonesia.

"Larangan mudik adalah sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona. WNA Tiongkok ini tidak bisa dipersandingkan dengan larangan mudik," papar dia

Ia menambahkan jika sampai ada 1,5 juta orang mudik, maka potensi penyebaran virus Corona juga akan sangat besar. Hal itu yang membuat pemerintah melarang mudik. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Imigrasi Benarkan Warga Tiongkok Masuk ke Indonesia Lewat Bandara Soetta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Muhadjir: Tak Puas Silahkan Ajukan Judicial Review
Indonesia
Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Muhadjir: Tak Puas Silahkan Ajukan Judicial Review

"Kalau duduk bersama tidak ada titik temu, bisa mengajukan gugatan atau Judicial Review ke MK (Mahkamah Konstitusi)," kata dia.

Tekan Penyebaran COVID-19, Jokowi Disarankan Terapkan Lockdown Akhir Pekan
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, Jokowi Disarankan Terapkan Lockdown Akhir Pekan

"Sebaiknya pemerintah mencari alternatif kebijakan lain. Salah satu di antaranya adalah menerapkan kebijakan lockdown akhir pekan. Diyakini, lockdown akhir pekan dapat menurunkan dan menekan laju penyebaran virus Corona," kata Saleh

Sektor Perikanan Bantalan Resesi Ekonomi Indonesia
Indonesia
Sektor Perikanan Bantalan Resesi Ekonomi Indonesia

Sektor perikanan diyakini menjadi bantalan terhadap potensi resesi ekonomi yang diperkirakan melanda Indonesia

Anak Buah Meninggal Karena COVID-19, Begini Kondisi Terkini Menteri Edhy
Indonesia
Anak Buah Meninggal Karena COVID-19, Begini Kondisi Terkini Menteri Edhy

Kematian pejabat yang bertemu dan mendampingi Menteri Edhy dalam perjalan dinasnya, merupakan orang kedua setelah Bupati Berau, Muharram (52),

Jokowi Dinilai Belum Perlu Keluarkan Perppu Terkait UU ITE
Indonesia
Jokowi Dinilai Belum Perlu Keluarkan Perppu Terkait UU ITE

Untuk mengatasi polemik penerapan UU ITE di masyarakat cukup dengan revisi UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE

Positif COVID-19, Menteri Agama Fachrul Razi Lama Tak ke Istana
Indonesia
Positif COVID-19, Menteri Agama Fachrul Razi Lama Tak ke Istana

Presiden Joko Widodo dipastikan sudah lama tak menemui Menteri Agama Fachrul Razi yang kini positif COVID-19.

Semburkan Awan Panas 4,5 Kilometer, Status Gunung Semeru Dievaluasi
Indonesia
Semburkan Awan Panas 4,5 Kilometer, Status Gunung Semeru Dievaluasi

Mengenai status gunung, saat ini Gunung Semeru masih berada pada level II atau 'Waspada' dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sedang melakukan evaluasi lebih lanjut.

Kapolri Jenderal Listyo dan Kasus Bom Gereja Kepunton Solo
Indonesia
Kapolri Jenderal Listyo dan Kasus Bom Gereja Kepunton Solo

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memiliki kenangan bersama Sigit saat menjabat Wali Kota Solo.

Risma Resmikan Alun-alun Surabaya, Seluruh Pertunjukan Kesenian Gratis
Indonesia
Risma Resmikan Alun-alun Surabaya, Seluruh Pertunjukan Kesenian Gratis

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini meresmikan alun-alun kota Surabaya bertepatan dengan HUT ke-75 Republik Indonesia pada Senin (17/8)

Duh, Kendaraan Keluar Tol Jabodetabek Saja Sejak Larangan Mudik Sudah 462 Ribuan
Berita
Duh, Kendaraan Keluar Tol Jabodetabek Saja Sejak Larangan Mudik Sudah 462 Ribuan

Sudah ada 462.560 kendaraan meninggalkan jalan tol di Jabotabek sejak larangan mudik 6 Mei.