Karier Politik AHY Bisa Selesai Jika Baper Hadapi Konflik Partai Demokrat Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Merahputih.com - Pengamat Politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Rangkasbitung, Haris Hijrah Wicaksana menilai konflik Partai Demokrat merupakan sebuah ujian untuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Jika AHY baper dalam mengadapai kasus ini, maka karier politiknya dinilai bakal selesaii.

"Kita yakin jika AHY itu duduk bersama dan membangun rekonsiliasi politik dengan kubu KLB dipastikan konflik akan berakhir," ujar Haris dikutip Antara, Minggu (7/3).

Baca Juga:

Otak di Balik Kudeta Demokrat Sudah Siapkan Tiga Parpol Usung Capres 2024

Dalam kasus ini, AHY harus bersikap cerdik dan pandai untuk menyelesaikan konflik tersebut agar tidak berlangsung lama. AHY hendaknya dapat menunjukkan sikap sebagai politisi dengan membangun komunikasi politik dan menggandeng hasil KLB itu. Pasalnya, para penggagas KLB di antaranya terdapat pendiri partai seperti Jhoni Allen Marbun dan Marzuki Alie.

Ia menilai, persoalan konflik di Partai Demokrat tentu berbeda dengan Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

AHY ingatkan pemerintah terkait pembukaan tahun ajaran baru di masa pandemi covid-19
Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: antaranews)

Partai Golkar sudah biasa konflik masalah pemilihan ketua umum, namun bisa diselesaikan melalui KLB. Pun begitu dengan PKB yang juga mengalami hal sama sebelum kepemimpinan dipegang oleh Muhaimin Iskandar.

Menurutnya, konflik Partai Demokrat bagaikan api dalam sekam, sehingga lahir KLB akibat dinasti keluarga SBY yang mewariskan kepada putranya AHY sebagai ketua partai.

Baca Juga:

Marah Dituding Ingin Kudeta Demokrat, Moeldoko Ancam AHY

Konflik Partai Demokrat saat ini sangat berpotensi membuat partai berlambang mercy itu menjadi partai kecil. Bahkan, bisa saja Partai Demokrat tidak mengikuti Pemilu 2024.

"Jika konflik itu tidak ada titik temu tentu dapat merugikan Partai Demokrat sendiri," ujar Haris. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolda Jateng: Vaksinasi Difokuskan pada Pelajar dan Mahasiswa
Indonesia
Kapolda Jateng: Vaksinasi Difokuskan pada Pelajar dan Mahasiswa

Pertimbangan kelompok tersebut dilakukan percepatan vaksinasi karena sekolah sudah memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan Perkuliahan Tatap Muka (PTM).

Bobby Bakal Atur PKL Kota Medan Lewat Zonasi
Indonesia
Bobby Bakal Atur PKL Kota Medan Lewat Zonasi

Dalam penataan aktivitas PKL di Kota Medan terdapat banyak permasalahan kompleksitas dalam pemanfaatan ruang bagi PKL khususnya karena faktor kebutuhan masyarakat setempat.

Mendes PDTT Minta Kapolri Kawal Dana Desa
Indonesia
Mendes PDTT Minta Kapolri Kawal Dana Desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya untuk mengawal dana desa.

Tok, PSI Punya Ketum Baru Bukan Plt Lagi
Indonesia
Tok, PSI Punya Ketum Baru Bukan Plt Lagi

Giring Ganesha sebelumnya menjabat sebagai Plt Ketum PSI

Survei PRC: Masyarakat Lebih Percaya Polri Dibandingkan KPK
Indonesia
Survei PRC: Masyarakat Lebih Percaya Polri Dibandingkan KPK

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diklaim lebih tinggi. Khususnya dari delapan lembaga tinggi negara lainnya.

Kantor Swasta Mulai Terapkan Denda Karyawan Tak Bermasker Rp250 Ribu
Indonesia
Kantor Swasta Mulai Terapkan Denda Karyawan Tak Bermasker Rp250 Ribu

Bagi karyawan yang melanggar protokol kesehatan (prokes) COVID-19

[Hoaks atau Fakta]: Sinar X TV Tabung Bisa Membunuh Virus
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Sinar X TV Tabung Bisa Membunuh Virus

Sinar X sendiri dihasilkan melalui suatu tabung yang memiliki mekanisme bertemunya elektron dan anoda. Elektron sendiri dihasilkan melalui katoda yang dipanaskan.

Epidemiolog Nilai COVID-19 Masih Terkendali, Masyarakat Diminta Tetap Berhati-hati
Indonesia
Epidemiolog Nilai COVID-19 Masih Terkendali, Masyarakat Diminta Tetap Berhati-hati

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga harus dilakukan secara konsisten

Anies Ibaratkan Warga Jabodetabek yang tidak Mudik Pejuang Perang
Indonesia
Anies Ibaratkan Warga Jabodetabek yang tidak Mudik Pejuang Perang

Anies juga meminta warga untuk salat Id di rumah.