Karena Tekanan FBI, Apple Batalkan Rencana Enkripsi iCloud Apple Batalkan Rencana Enkripsi iCloud (Foto: pixabay/pexels)

BELUM lama ini Apple di laporkan membatalkan sepenuhnya rencana untuk mengamankan iCloud dengan enkripsi end-to-end. Keputusan itu dilakukan usai FBI keluhkan insiatif dari Apple tersebut.

Kabar tersebut muncul saat Apple terjebak dalam petrikaian Apple dengan penegak hukum, terkait akses ke iPhone yang menjadi tersangka penembakan di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di di Pensacola, Florida.

Baca Juga:

Bye Windows 7! Akankah Apple Semakin Jauh Melesat?

Apple Batalkan enkripsi iCloud (foto: stevepb)

Seperti laporan dari reuters, Apple memberi informasi pada FBI beberapa tahun lalu, jika mereka berencana untuk menawarkan enkripsi end-to-end untuk iCloud.

Jika Apple telah menerapkan enkripsi end-to-end ke iCloud, itu artinya Apple tak akan lagi dapat mengakses data backup yang dienkripsi pengguna. Termasuk menyerahkannya pada aparat penegak hukum.

Dilansir dari laman Mashable, rencana Apple untuk mengenkripsi iCloud sontak memicu protes dari FBI. Sumber laporan itu mengatakan, saat kedua entitas itu bertemu kembali setahun kemudian, Apple batalkan rencananya.

Baca Juga:

Google Diminta Singkirkan Aplikasi Android yang Tak Berguna

Sementara itu, menurut penuturan mantan karyawan Apple, perusahaan tak mau mengambil risiko diserang oleh pejabat publik lantaran dianggap melindungi penjahat. Selain itu Apple juga dikabarkan tak ingin dituntut memindahkan data yang sebelunya bisa diakses dari jangkaun lembaga pemerintah, atau digunakan dengan alasan untuk undang-undang baru terhadap enkripsi.

Apple mundur dari rencana mengekripsi iCloud dipengaruhi karena pertikaian panjang di pengadilan (Foto: Photomix-company)

Selain itu, menurut seorang sumber, keputusan Apple untuk mundur dari rencana mengenkripsi iCloud pun dipengaruh oleh pertikaian panjang pengadilan, antara Apple dan FBI pada 4 tahun silam, dan mengenai iPhone milik pelaku penembakan di San Bernardino.

FBI sendiri meminta Apple membangun backdoor ke perangkatnya sendiri. Apple pun menolak permintaan tersebut. Hingga pada akhirnya FBI menemukan jalannya seniri untuk masuk ke ponsel.

Setelah 'pertarungan sengit' dengan FBI di tahun 2016 silam. Apple pun memutuskan jika mereka tak akan memprovokasi lagi. sementara itu, diluar kehebohan publik atas San Bernardino, Apple dikabarkan menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah federal. (Ryn)

Baca Juga:

Waspada Aplikasi TikTok Rentan Untuk Diretas!

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH