Karena Sesuatu dan Lain Hal, Bareskrim Undur Penetapan Tersangka Baru Kasus Djoko Tjandra Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

Merahputih.com - Bareskrim Polri mengundur rencana gelar perkara dalam menetapkan tersangka baru dalam kasus surat jalan asli tapi palsu terkait Djoko Soegianto Tjandra.

“Mohon maaf karena sesuatu dan lain hal maka pelaksanaan gelar perkara penetapan tersangka kasus surat jalan palsu JT (berkas ke-3) hari ini batal,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono melalui keterangan kepada wartawan, Rabu (12/8).

Baca Juga

Diperiksa Belasan Jam, Pengacara Djoko Tjandra Langsung Dijebloskan ke Penjara

Rencananya gelar perkara akan dilakukan pada Jumat (14/8) bersamaan dengan kasus Tipikor dalam hilangnya nama Djoko dalam red notice.

Sebelumnya diketahui, Mabes Polri menyatakan gelar perkara untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus surat jalan palsu Djoko Tjandra digelar pada hari ini. Gelar perkara setelah penyidik pada Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri melakukan analisis dan evaluasi kasus tersebut pada Minggu (9/8) kemarin.

Awi mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan penyidik hingga Ahad lalu, di antaranya menyiapkan administrasi untuk penyidikan di Kalimantan Barat.

Djoko Tjandra (tengah) di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (31/7/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Kepolisian masih akan memanggil lima saksi, dua di antaranya berada di Kalimantan Barat. Ia mengatakan pemeriksaan terhadap dua saksi di Kalimantan Barat dilakukan pada Senin (10/8).

Pada Kamis (13/8), penyidik akan melaksanakan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo (BJPU) dan satu orang saksi.

Hal lain yang disiapkan, yakni administrasi penetapan penyitaan dan administrasi untuk menghadapi gugatan praperadilan.

Baca Juga

Diperiksa Belasan Jam, Pengacara Djoko Tjandra Langsung Dijebloskan ke Penjara

Selain Djoko Tjandra, dan Prasetijo Utomo, Bareskrim Polri juga sudah menetapkan status tersangka terhadap pengacara Djoko, Anita Kolopaking. Anita juga sudah ditahan selama dua puluh hari ke depan per Sabtu (8/8) lalu.

Anita diduga berperan menjembatani Djoko Tjandra dan Eks Kepala Biro Korwas Bareskrim Brigjen Prasetijo Utomo membuat surat jalan palsu. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH