Karanganyar Berstatus PPKM Level 4, Bupati Buka Tempat Wisata Bupati Karanganyar Juliyatmono. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, Jawa Tengah, memberikan kelonggaran dalam aturan PPKM level 4 COVID-19 dengan membuka tempat wisata.

Namun demikian, untuk aturan tersebut dilakukan dengan harus mengajukan izin dulu pada Pemkab dan harus tetap menerapkan aturan protokol kesehatan dengan mengenakan dobel masker.

Baca Juga

DPRD Karanganyar Kritik Surat Edaran Penggalangan Dana untuk Palestina

Selain itu, harus patuhi 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, pihaknya mempersilahkan pengelola tempat wisata untuk uji coba membuka operasional tempat wisata. Hal itu mengacu pada Peraturan Mendagri, Instruksi Gubernur Jateng.

"Kami mempersilahkan pengelola objek wisata untuk uji coba pembukaan tempat wisata. Syaratnya harus mematuhi aturan 5M," kata Juliyatmono, Senin (23/8).

Satlantas Polres Karanganyar, Jawa Tengah melakukan penyekatan di jalan utama menuju  objek wisata Tawangmangu, Senin (23/8). (MP/Ismail)
Satlantas Polres Karanganyar, Jawa Tengah melakukan penyekatan di jalan utama menuju objek wisata Tawangmangu, Senin (23/8). (MP/Ismail)

Ia mengatakan pengelola tempat wisata yang pintar-pintar memanfaatkan situasi agar ekonomi bergerak. Diakuinya, sudah ada beberapa pengelola yang sudah mengajukan izin ke Pemkab untuk uji coba pembukaan tempat wisata.

"Asalkan bertanggung jawab soal pelaksanaan protokol kesehatan dan menjaga operasional tempat wisatanya tidak akan menjadi klaster baru COVID-19 itu pesan saya," katanya.

Ia menjelaskan Satgas COVID-19 Pemkab Karanganyar akan turut melakukan pengecekan fasilitas tempat cuci tangan, pengawasan jaga jarak antrian loket tiket, dan lainnya. Juliyatmono mengatakan untuk pembukaan wisata ini tidak perlu adanya Surat Edaran (SE) Bupati.

"Semua sudah jenuh dengan SE sehingga silahkan bertanggung jawab sendiri pelaksanaan prosesnya jika memang ingin buka tempat wisata, warung atau apapun. Semua sudah pinter memikir apa yang baik agar semua sektor aman bergerak di era pandemi ini," papar dia.

Disinggung terkait adanya kebijakan dari Polres Karangayar yang melakukan penyekatan di akses jalan menuju objek wisata alam Tawangmangu, Juliyatmono tidak mempermasalahkannya. Kebijakan penyekatan tersebut justru dapat mengurangi kerumunan.

"Penyekatan tetap diperlukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan, misalnya terjadi kerumunan dan lainnya," tandasnya.

Kepala Dinas Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Karanganyar, Titis Sri Djawoto mengatakan, uji coba dibukanya tempat wisata diperlukan karena untuk persiapan jika tempat wisata akan buka total pada saatnya nanti. Untuk saat ini karena masih uji coba harus mengajukan izin ke Pemkab dan Satgas COVID-19.

"Saat ini sudah terjadi banyak warga masyarakat yang datang ke lokasi wisata dan mereka duduk bergerombol di pinggir jalan. Karena itu mereka harus difasilitasi agar prosesnya tetap terjaga dengan dibukanya tempat wisata," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Amplop Bansos PPKM Darurat Tertera Nama Istri Bupati Karanganyar Tuai Sorotan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Indonesia Berpeluang Besar dalam Pengembangan Metaverse Dunia
Indonesia
Indonesia Berpeluang Besar dalam Pengembangan Metaverse Dunia

Keunggulan nilai-nilai luhur bangsa dan kearifan lokal membuat Indonesia berpeluang besar dalam pengembangan metaverse dunia.

Laporan BPBD DKI, 150 RT di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Laporan BPBD DKI, 150 RT di Jakarta Terendam Banjir

Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya menyebabkan banjir di sejumlah titik. BPBD DKI melaporkan total terdapat 42 RW dengan 150 RT terdampak banjir.

Pemprov DKI Tunggu Aturan Pusat soal THR Lebaran 2021
Indonesia
Pemprov DKI Tunggu Aturan Pusat soal THR Lebaran 2021

Pemprov DKI hingga kini belum dapat menentukan dan masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terlebih dahulu soal aturan THR.

94.158 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh
Indonesia
94.158 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Kabar baik datang dari Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebanyak 94.158 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat dinyatakan sembuh.

Tiga Pilar Jaga Proses Vaksinasi Pagi Sampai Sore di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Tiga Pilar Jaga Proses Vaksinasi Pagi Sampai Sore di Pasar Tanah Abang

Para pedagang yang menerima vaksinasi juga akan diawasi supaya tidak menimbulkan kerumunan

COVID-19 Melonjak, Jabar Siapkan Secapa AD dan RS Darurat di Bogor dan Bekasi
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Jabar Siapkan Secapa AD dan RS Darurat di Bogor dan Bekasi

Jabar telah mempersiapkan Lapangan Tembak Gunung Bohong sebagai tempat isolasi, juga akan mengerahkan rumah sakit baru di Soreang untuk menampung 100 bed untuk pasien COVID-19.

Bakal Dilantik Jadi Pangdam Jaya, Mayjen Mulyo Aji Punya Harta Segini
Indonesia
Bakal Dilantik Jadi Pangdam Jaya, Mayjen Mulyo Aji Punya Harta Segini

Berdasarkan data dari acch.kpk.go.id yang dilihat MerahPutih.com pada Kamis (27/5), jenderal bintang dua itu terakhir melaporkan harta kekayaannya pada terakhir 21 Februari 2021

Jenderal Andika Diuji Komisi I Sabtu, Masuk ke Paripurna DPR Senin
Indonesia
Jenderal Andika Diuji Komisi I Sabtu, Masuk ke Paripurna DPR Senin

Jumat 5 November 2021, Komisi I DPR melakukan verifikasi administrasi calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Jokowi Jadikan Pandemi COVID-19 yang Melanda Indonesia Sebagai Inspirasi
Indonesia
Jokowi Jadikan Pandemi COVID-19 yang Melanda Indonesia Sebagai Inspirasi

"Dia menyakitkan, tetapi sekaligus juga bisa menguatkan."

Sekda Jabar: Jika Ditumpuk, Sampah Se-Indonesia Jauh Lebih Tinggi dari Monas
Indonesia
Sekda Jabar: Jika Ditumpuk, Sampah Se-Indonesia Jauh Lebih Tinggi dari Monas

Karena lahan yang ada saat ini untuk menampung sampah, apabila tidak dikelola sebelumnya, tidak pernah akan cukup memenuhi harapan