Kapolsek Menteng Klaim Wilayahnya Zero Tawuran Selama Ramadan Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Thariq (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Thariq mengklaim, selama bulan Ramadhan 2020 tak pernah terjadi tawuran di wilayahnya. Terutama di kawasan Menteng Tenggulun dan Manggarai yang yang selama ini dikenal rawan gangguan kriminalitas bahkan selama pandemi corona.

Menurut Guntur, salah satu alasan disana nihil tawuran karena beberapa 'aktor' intelektualnya sudah ditangkap.

"Kami tangkap beberapa orang beberapa waktu lalu. Termasuk anggota geng Zwembath yang memang sebagai otak aksit tawuran disana. Jadi memang selama Ramadan nihil tawuran disana," ungkap Guntur kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (21/5).

Baca Juga

Kronologi Tawuran di Manggarai yang Buat Warga Panik

Guntur melanjutkan, faktor lainnya karena Polsek Metro Menteng bekerjasama dengan unit Cyber Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya untuk memantau pergerakan para pelaku di media sosial.

"Kami 'pantengin' terus di media sosial. Dilihat pergerakan pelaku dan aktivitas mereka di medsos. Karena para pelaku memang kerap berkomunikasi di media sosial," jelas Guntur.

Ia berujar, kawasan Menteng Trenggulun harus diawasi betul mengingat potensi tawuran terjadi disana sangat besar.

"Kalau sampai terjadi tawuran tentu dampaknya kemana-mana. Bisa ke masyarakat sekitar dan mengganggu perekonomian setempat. Apalagi disana ada perlintasan kereta api yang kalau ada tawuran bisa terhambat lalu lintasnya," kata Guntur.

Guntur menjelaskan, ajakan untuk aksi tawuran tak jarang dilakukan di media sosial. Kodenya bisa dengan ungkapan yang aneh-aneh seperti 'Nikahan'. "Mereka undang siapa pun lewat media sosial untuk tawuran. Makanya kami pantau terus melalui operasi cyber," ucap Guntur.

"Media sosial tak tentu kapan dilakukannya. Kalau viral kami terjunkan tim untuk melakukan penyelidikan di sana," kata Guntur.

ilustrasi tawuran warga (AntaraNews/Diasty Surjanto)

"Itu modus saja. Nikah itu maksudnya undangan mau kumpul gangster se-Jakarta. Itu kami antisiapasi. Bisa saja nikahan itu berarti berkumpul untuk melakukan penyerangan," kata Guntur.

Guntur melanjutkan, polisi selalu bergerak dengan melakukan sejumlah inovasi pengamanan. Seperti memperbanyak patroli dan dan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat setempat.

"Kami melakukan manajerial antisipasi yang baik. Dan memberikan inovasi baru dalam bertindak khususnya pencegahan," jelas Guntur.

Ia memastikan, kehadiran polisi di tengah masyarakat itu yang terpenting. Selain itu, kerjasama dengan instansiain seperti TNI juga dilakukan mengingat sebagian pelaku juga datang dari wilayah sana. "Kita aktif patroli rutin. Kita bergerak aktif," ungkapnya.

Baca Juga

Tawuran Kursi di Kongres PAN Bukti Cacat Demokrasi

24 jam kita pantau wilayah. Kebanyakan anak remaja. Kalau sudah berbuat mereka kita tindak. Tapi sebelumnya kita pencegahan," jelas lulusan AKPOL 2002 ini.

Guntur yakin, disaat masyarakat istirahat polisi dan koordinasi dengan TNI harus muncul. "Saat masyarakat menikmati hidup polisi harus begerak mengamankan. Selain itu orang tua harus bisa ingatkan anaknya untuk tak melakukan aksi tawuran," jelas Guntur yang ayah tiga orang anak ini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Sekretaris MA Nurhadi Jalani Sidang Dakwaan Suap dan Gratifikasi
Indonesia
Eks Sekretaris MA Nurhadi Jalani Sidang Dakwaan Suap dan Gratifikasi

Nurhadi beserta menantunya Rezky Herbiyono bakal menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Update COVID-19 Jumat (24/4): 8.211 Positif, Jumlah Pasien Sembuh Tembus 1.002 Orang
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (24/4): 8.211 Positif, Jumlah Pasien Sembuh Tembus 1.002 Orang

"Kasus positif bertambah 436 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto

Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru
Indonesia
Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru

“Kami terus mengupayakan berbagai dukungan fasilitas sebaik mungkin, termasuk pemakaman,” ujar Ariza

KPK Tahan Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso
Indonesia
KPK Tahan Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso

Kedua tersangka ditahan secara terpisah

Kubu Rizieq Serahkan Bukti Tertulis, Salah Satunya Surat dari Pemda DKI
Indonesia
Kubu Rizieq Serahkan Bukti Tertulis, Salah Satunya Surat dari Pemda DKI

"Hari ini kita acara pembuktian. Kalau dari pemohon kita serahkan 40 (halaman). Ada semua," kata kuasa hukum Rizieq, Alamsyah Hanafiah

Jokowi: Kita Beruntung Memilih PSBB Bukan 'Lockdown'
Indonesia
Jokowi: Kita Beruntung Memilih PSBB Bukan 'Lockdown'

Sudah ada 4 provinsi dan 22 kabupaten/kota yang telah menerapkan PSBB

Puluhan Ribu Rumah Rusak Akibat Bencana Alam Sepanjang 2020
Indonesia
Puluhan Ribu Rumah Rusak Akibat Bencana Alam Sepanjang 2020

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNOB, Raditya Jati mengatakan, data BNPB hingga 31 Desember 2020 pukul 15.00 WIB, mencatat 42.762 unit rumah rusak.

Polisi Temukan Tisu Magic di Lokasi Penggerebekan Pesta Gay
Indonesia
Polisi Temukan Tisu Magic di Lokasi Penggerebekan Pesta Gay

Benda yang banyak dijual bebas ini sebetulnya adalah tisu antiseptik, namun kadang disalahgunakan untuk berbagai macam hal.

MA Menangkan Gugatan Rachmawati, Yusril: Keabsahan Jokowi-Ma'ruf Final dan Mengikat
Indonesia
MA Menangkan Gugatan Rachmawati, Yusril: Keabsahan Jokowi-Ma'ruf Final dan Mengikat

MA sama sekali tidak berwenang mengadili sengketa Pilpres.

Staf Khusus Edhy Prabowo yang Buron Caleg Gagal PDIP
Indonesia
Staf Khusus Edhy Prabowo yang Buron Caleg Gagal PDIP

Setelah gagal menjadi wakil rakyat, pria kelahiran Makale 17 Januari 1986 itu ditunjuk Staf Khusus Edhy Prabowo pada Januari 2020